Karena Budi Pekerti Sangatlah Penting

Jurnalis : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung) , Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung)

Penutupan kelas bimbingan budi pekerti ini di ramaikan dengan pertunjukan penampilan isyarat tangan dari para murid. 

Minggu pagi itu, murid-murid Kelas Budi Pekerti Tzu Chi Bandung tampak begitu semangat saat memasuki kelas. Kelas Budi Pekerti kali ini, (12/11/2023) sekaligus sebagai kelas penutup tahun ajaran 2023. Kali ini murid-murid belajar tentang arti berbakti kepada orang tua, serta belajar bagaimana menyajikan teh kepada orang tua dengan penuh tata krama.

Banyak sekali perubahan baik yang dapat disaksikan dari perilaku anak-anak ini. Seperti yang disampaikan Anita Cariline, salah satu orang tua murid. “Saya senang anak saya jadi lebih berempati, dia lebih senang membantu saya dan jadi bisa lipat baju. Saya rasa itu lucu sekali ya dan karena banyak pertanyaan yang dilontarkan pada saat kelas, anak saya jadi lebih percaya diri , karena di Tzu Chi anak dibiarkan menyampaikan pendapat mereka.”

Kelas ditutup dengan dengan belajar menyajikan teh dari para murid kepada orang tua sebagai bentuk ucapan terima kasih.

Acara ini juga menmapilkan fashion show dengan barang-barang daur ulang.

Hal serupa diutarakan Erwin Sanjaya dan Velly. Perubahan mencolok dari anaknya adalah perilakunya yang makin baik. “Kemudian juga bagaimana mereka bisa mengetahui langkah- langkah apa saja yang harus dilakukan dalam menghadapi seseorang yang lebih senior, itu salah satunya.” Ucap Erwin.

Setelah kelas selesai, seluruh murid dan orang tua murid melanjutkan seremonial penutupan tahun ajaran 2023. Di sesi ini tiap anak  dengan ceria mempersembahkan kreasi mereka di depan orang tua mereka. Tak terasa kegiatan kelas budi pekerti telah di penghujung tahun. Masing-masing murid mendapatkan sertifikat sebagai tanda telah mengikuti kelas budi pekerti di Tzu Chi.  

 Anita Cariline senang selama satu tahun anaknya mengikuti kelas bimbingan ini banyak perubahan yang  positif.

Trimino Putih, relawan Tzu Chi, berharap dengan kelas budi pekerti ini generasi penerus bangsa dapat tumbuh berkembang dan menjadi fondasi untuk memajukan negara  dengan nilai nilai kebaikan serta berbudi pekerti baik. Karena sebaik-baiknya suatu bangsa adalah bangsa yang berbudi pekerti. 

“Karena di dunia luar dengan perkembangan teknologi semakin canggih seperti di medsos apapun mereka dengan cepat mendapat hal yang negatif dan positif. Tapi umumnya banyak hal yang tidak benar atau hoax.  Jadi di kelas ini mengajarkan anak-anak lebih mengerti dalam budi pekerti,” ujar Trimino Putih.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Kelas Bimbingan Budi Pekerti Tzu Chi Medan 2014 Telah Dimulai

Kelas Bimbingan Budi Pekerti Tzu Chi Medan 2014 Telah Dimulai

12 Februari 2014 Kelas perdana ini ditutup pada pukul 13.00 WIB dengan membagikan celengan yang akan digunakan xiau pu sa untuk melatih kemurahan hati setiap hari, dan sekantung ”Teh Berbakti” yang akan disuguhkan kepada papa-mama pada hari pertama Imlek nantinya.
Mewariskan Nilai Vegetarian Melalui Lomba Masak

Mewariskan Nilai Vegetarian Melalui Lomba Masak

17 Januari 2025

Jelang tahun baru Imlek, Kelas Budi Pekerti He Qi Tangerang punya acara seru, yakni lomba kreasi masakan vegetarian yang diadakan pada Minggu, 11 Januari 2025. Temanya pun tentang kemeriahan Imlek.

Mengajarkan Memasak Makanan Vegetaris

Mengajarkan Memasak Makanan Vegetaris

06 Juni 2018
Kelas budi pekerti Tzu Shao yang biasanya diadakan di ruangan kelas di pindahkan ke dapur Aula Jing Si Batam untuk belajar memasak. Mereka sangat antusias mengikuti kelas seperti ini.
Dengan keyakinan, keuletan, dan keberanian, tidak ada yang tidak berhasil dilakukan di dunia ini.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -