Kebahagiaan Menyambut Hari Natal Bersama Tzu Chi Pekanbaru
Jurnalis : Lina Lecin (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Noverina (Tzu Chi Pekanbaru)
Pada kesempatan ini, penghargaan diberikan kepada Billy, Jovita, Aron, Angeline, dan Edward sebagai peserta yang paling giat mengikuti kelas isyarat tangan sepanjang tahun 2024.
Sabtu, 21 Desember 2024, menjadi hari yang penuh kebahagiaan bagi 70 peserta yang hadir di Kantor Tzu Chi Pekanbaru. Dalam kegiatan Natal Bersama yang diikuti oleh anak-anak, orang tua, dan relawan Tzu Chi, semua tampak antusias untuk merayakan momen istimewa ini melalui rangkaian kegiatan yang menginspirasi dan penuh makna.
Acara dimulai dengan tayangan video kilas balik yang memperlihatkan perjalanan Kelas Ceria selama setahun. Dengan penuh sukacita, para peserta mengenang berbagai momen berharga yang telah dilalui. Tak lama kemudian, acara dilanjutkan dengan menonton video tayangan Master Cheng Yen Bercerita yang berjudul Kebahagiaan Menyapu Salju. Video ini menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya kebahagiaan yang datang dari berbagi kebaikan kepada sesama.

Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari anak-anak, orang tua, dan relawan Tzu Chi hadir dalam kegiatan Natal Bersama Kelas Ceria dan Kelas Shou yu (Isyarat Tangan).

Sesi kuis tanya jawab berlangsung penuh antusias, dengan peserta yang semangat menyimak dan menjawab setiap pertanyaan dengan benar.
Dalam sesi materi, Lina Lecin, pembawa materi, menyampaikan sebuah pesan bijak, "Kita tidak bisa mengetahui panjang pendeknya kehidupan, tetapi kita bisa mengenggam waktu dengan baik untuk berbuat kebajikan." Lina juga mengingatkan bahwa kebaikan di dunia ini tidak bisa dilakukan seorang diri. "Berkat adanya jalinan jodoh, kita semua dapat bekerja sama untuk berbuat baik bagi dunia ini," ujarnya, mengajak semua peserta untuk saling mendukung dalam berbuat kebajikan.
Sesi berikutnya diisi dengan kuis tanya jawab yang menguji pengetahuan peserta tentang kata perenungan Master Cheng Yen dan gerakan isyarat tangan yang telah mereka pelajari di kelas. Semua peserta dengan penuh antusias mengikuti setiap pertanyaan dan menjawab dengan semangat, menunjukkan dedikasi mereka dalam mempelajari hal-hal baru.
Winson, salah satu peserta Kelas Ceria, mengungkapkan rasa sukanya terhadap kelas ini. "Saya senang bisa belajar isyarat tangan sambil bernyanyi, serta mendapatkan kata perenungan dari Master," kata Winson. Hal serupa juga diungkapkan oleh peserta lainnya, yang merasa senang karena dapat belajar sambil bersenang-senang.

Milie, relawan Tzu Chi, mengajak para peserta untuk memperagakan isyarat tangan dengan tema Hari Natal, menambah semangat kebersamaan dalam suasana Natal.

Selain kuis, peserta juga berpartisipasi dalam permainan game yang dipandu oleh Pricil, relawan Tzu Chi. Permainan ini bertujuan untuk membangun kekompakan dan kebersamaan di antara peserta.
Milie, seorang relawan Tzu Chi, mengajak peserta untuk memperagakan isyarat tangan dengan tema Hari Natal, menyemarakkan suasana dengan keceriaan. Selain kuis, ada juga permainan yang dipandu oleh Pricil, seorang relawan Tzu Chi lainnya. Melalui permainan ini, diharapkan para peserta dapat mempererat kekompakan dan rasa kebersamaan di antara mereka.
Pada akhir acara, penghargaan diberikan kepada Billy, Jovita, Aron, Angeline, dan Edward sebagai peserta yang paling giat mengikuti kelas isyarat tangan sepanjang tahun 2024. Sebagai penutup, seluruh peserta berfoto bersama dengan wajah penuh kebahagiaan, mengenang momen berharga yang akan selalu diingat dalam perjalanan hidup mereka.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian suvenir serta sesi foto bersama penuh kebahagiaan, menandai momen indah yang akan dikenang bersama.
Kegiatan Natal Bersama ini bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang bagaimana kita saling mendukung, berbagi kebaikan, dan menjaga kebersamaan sebagai satu keluarga besar Tzu Chi. Sebuah kebahagiaan yang menyentuh hati, yang mengingatkan kita semua akan arti sejati dari berbagi kasih di hari yang penuh berkah ini.
Editor: Hadi Pranoto
Artikel Terkait
Memberi Perhatian Terhadap Sesama
31 Juli 2018Untuk melatih empati anak-anak terhadap kekurangan fisik orang lain, Kelas Budi Pekerti Qing Zhe Ban mengambil tema “memberi perhatian terhadap sesama”. Ada 31 anak
yang mengikuti kelas yang diselenggarakan di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi
Cengkareng Gedung B lantai 5, Minggu 22 Juli 2018 ini.
Menumbuhkan Akar Kebajikan Seharum Bunga
05 Mei 2015 Sesuai dengan makna Waisak yang merupakan doa jutaan insan, Yuli Shijie selaku koordinator mengajak semuanya bersama-sama dengan tulus mendoakan korban bencana di Nepal.
Tanpa Henti Menimba Ilmu
28 Mei 2014Kegiatan kelas budi
pekerti tampak berbeda dengan yang sebelumnya, karena kelas budi Pekerti yang
biasanya dipecah menjadi dua bagian, kali ini digabung menjadi satu kelas. Ini
dikarenakan pada hari Minggu, 18 Mei 2014 merupakan hari terakhir dalam tahun
ajaran ini. Seperti biasanya, kelas budi pekerti diawali dengan memberikan
penghormatan kepada Master Cheng Yen dan memeragakan isyarat tangan Xiao Tai Yang De Wei Xiao.







Sitemap