Kesadaran Mencintai Lingkungan
Jurnalis : Aris widjaja (He Qi Utara), Fotografer : Aris widjaja (He Qi Utara)|
|
| ||
Saat itu, Jodie, salah seorang relawan Tzu Chi menjelaskan pentingnya kesadaran untuk melestarikan lingkungan. Ia juga menerangkan cara melakukan daur ulang serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab kita kepada lingkungan. “Pentingnya kegiatan memilah sampah daur ulang, diibaratkan sebagai menabung sampah, karena hasil penjualan dari kegiatan daur ulang tersebut dapat dipergunakan untuk membantu sesama,” ujar Winarso, relawan Tzu Chi. Lebih lanjut Winarso juga menjelaskan tentang penggalangan dana. Menurutnya berdana, bukan hanya hak orang yang mampu. Berapapun dana yang didonasikan bukan merupakan taraf dasar, akan tetapi berdana menjadikan suatu wujud kepedulian kepada sesama. Itulah tujuan sesungguhnya dari menggalang hati, menggalang dana.
Keterangan :
Desy yang sudah beberapa kali ikut melaksanakan kegiatan daur ulang di depo Muara Karang membagi pengalamannya kepada para guru dan teman sekolahnya hari itu. "Dengan ikut kegiatan ini kita dapat mengetahui cara memilah dan memilih barang yang bisa dipakai lagi untuk daur ulang yang nanti bisa dijadikan pakaian, selimut, dan bisa bermanfaat untuk kita semua," katanya. | |||
Artikel Terkait
Suara kasih : Bervegetarian Demi Kehidupan
27 April 2011 Sungguh, gaya hidup kita berkaitan sangat erat dengan kondisi lingkungan. Untuk menghemat energi dan mengurangi emisi karbon, bervegetarian adalah cara yang paling tepat karena akan menciptakan siklus yang baik.Wujud Cinta Kasih Universal
21 April 2017Salah satu praktik nyata sebuah cinta kasih universal yang diterapkan oleh relawan Tzu Chi adalah peduli Balai Ibadah Hindu Kaharingan di Desa Luwuk Langkuas, Kecamatan Rungan, Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Sebanyak 15 orang relawan di Xie Li Kalimantan Tengah bersama-sama memperbaiki dan membersihkan Balai Ibadah Hindu Keharingan pada Sabtu, 8 April 2017.








Sitemap