Ketika Dinding Lapuk Berganti Kokoh, Harapan Ibu Emi Kembali Tumbuh

Jurnalis : Isya Anshori (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : 3in1 Xie Li Sumsel 2

Agus Suharto dan perangkat Desa Desa Tanjung Baru, Kecamatan Kikim Tengah bersama relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Sumatra Selatan 2 secara simbolis memotong pita sebelum memasuki rumah Ibu Emi yang sudah selesai direnovasi dan siap untuk di huni.

Dinding rumah itu terbuat dari papan kayu yang telah lapuk dimakan waktu. Serat-serat kayunya tampak jelas, dengan cat yang mengelupas di sana-sini. Lantainya hanya berupa plesteran semen yang kasar. Di bagian dapur dan kamar mandi, seng-seng tua menutup seadanya sebagian bahkan telah berlubang.

Itulah gambaran rumah Emi Roliana (51), warga Desa Tanjung Baru, Kecamatan Kikim Tengah, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan.

Emi adalah ibu dari empat anak. Dua anaknya tinggal tak jauh dari rumahnya, satu anak merantau, sementara anak pertamanya, Amelia Sagita, masih tinggal bersamanya. Keterbatasan ekonomi membuat anak-anaknya belum mampu sepenuhnya membantu kebutuhan sang ibu. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, Emi bekerja serabutan. Memperbaiki rumah yang kian rapuh jelas berada di luar jangkauannya.

Para relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Sumatra Selatan 2 foto bersama di depan rumah Ibu Emi yang telah selesai di renovasi. Tampak depan rumah Ibu Emi sebelum di perbaiki.

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Sumatra Selatan 2  secara berkala datang berkunjung saat proses renovasi rumah dan turut membantu  pengecatan pintu rumah.

Harapan itu datang melalui informasi dari perangkat desa setempat. Jalinan jodoh baik pun terhubung dengan relawan Xie Li Sumatra Selatan. Setelah survei dan koordinasi dilakukan, proses renovasi segera dimulai. Perbaikan rumah berlangsung sejak 8 Januari hingga 13 Februari 2026. Para relawan secara berkala datang meninjau untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana.

Satu per satu bagian rumah yang rusak mulai diperbaiki. Atap lama diganti dengan baja ringan yang kokoh. Dinding papan kayu yang rapuh diganti dengan batako, lalu dicat agar tampak bersih dan rapi. Setiap ketukan palu dan adukan semen bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga meneguhkan kembali harapan keluarga Emi akan tempat tinggal yang lebih layak.

Tepat pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan Hari Kasih Sayang, relawan dari komunitas Xie Li Sumatra Selatan 2 menggelar serah terima rumah yang telah selesai direnovasi.

“Hari ini kami datang untuk menyerahkan rumah yang telah selesai diperbaiki untuk Ibu Emi dan keluarga. Semoga dengan kondisi rumah yang lebih nyaman, kehidupan Ibu Emi juga semakin membaik. Kami berterima kasih telah diberi kesempatan untuk membantu, terlebih ini merupakan program bedah rumah pertama bagi kami. Semoga ke depan kami dapat melanjutkan program ini di tempat lain,” ujar Agus Suharto, Ketua Xie Li Sumatra Selatan 2.

Relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas dari komunitas Xie Li Sumatra Selatan 2  membantu mengaduk pasir dan semen agar rumah Ibu Emi cepat selesai sesuai harapan. Perbaikan rumah membutuhkan waktu sekitar tiga minggu dan para relawan secara berkala datang meninjau untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana.

Tampak depan rumah Ibu Emi Roliana mewujudkan rumah yang sehat, ada jendela agar sirkulasi udara di dalam rumah berganti dengan baik dan atap rumah lebih tinggi agar lebih nyaman.

Kebahagiaan tak mampu disembunyikan dari wajah Emi. Senyum sumringahnya terus mengembang. Ia tak pernah menyangka akan menerima bantuan sebesar ini.

“Saya sama sekali tidak menyangka akan mendapat bantuan ini. Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Sekarang rumah saya jauh lebih nyaman. Semoga Bapak dan Ibu yang telah membantu saya semakin maju dan dapat membantu lebih banyak orang,” ucapnya haru.

Kini, rumah yang lebih kokoh dan nyaman menjadi awal langkah baru bagi Emi dan keluarganya. Dari Desa Tanjung Baru, kita kembali belajar bahwa ketika kepedulian disampaikan dan diterima dengan tulus, secercah harapan dapat tumbuh bahkan dari dinding-dinding yang pernah rapuh.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Kebahagiaan Yohanna Punya Rumah Baru

Kebahagiaan Yohanna Punya Rumah Baru

25 Agustus 2025

Kebahagiaan Yohanna dan keluarganya di Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang tidak bisa disembunyikan ketika melihat rumah impian mereka kini sudah selesai direnovasi oleh Tzu Chi Medan.

Warga Kelurahan Bumi Menerima Kunci Rumah yang Selesai Dibangun

Warga Kelurahan Bumi Menerima Kunci Rumah yang Selesai Dibangun

05 September 2024

Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta menyerahkan rumah yang telah selesai dibangun dalam Program Bebenah Kampung Kota Solo (Tahap ke-2) di Kel. Bumi, Kec. Laweyan, Surakarta.

Sebuah Ikhtiar Menghadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Prasejahtera

Sebuah Ikhtiar Menghadirkan Rumah Layak Huni bagi Warga Prasejahtera

01 September 2022

Darwis (57) diliputi haru ketika tim relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Utara 1 pagi itu tiba di rumahnya, Selasa 30 Agustus 2022 untuk menyurvei kondisi rumah juga kehidupannya sehari-hari.

Tiga faktor utama untuk menyehatkan batin adalah: bersikap optimis, penuh pengertian, dan memiliki cinta kasih.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -