Kunjungan Relawan Tzu Chi yang Membawa Harapan dan Kebahagiaan

Jurnalis : Beh Guat Ngo (He Qi Jakarta Pusat), Fotografer : Beh Guat Ngo (He Qi Jakarta Pusat)

Relawan mendengarkan dengan seksama arahan yang disampaikan sebelum memulai kunjungan.

Berkunjung dan berbagi kasih dengan para penerima bantuan merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan relawan Tzu Chi, termasuk dari komunitas He Qi Jakarta Pusat. Kali ini, kunjungan diikuti oleh 49 relawan pada hari Minggu, 29 Maret 2026. Para relawan berkumpul terlebih dahulu di Depo Pelestarian Pangeran Jayakarta, Jl. Pangeran Jayakarta No. 131, untuk mendapatkan pengarahan sebelum memulai memberikan perhatian kepada para penerima bantuan Tzu Chi.

Shixiong-Shijie sekalian, hari ini kita berkumpul untuk mengunjungi para penerima bantuan, melihat dan berbagi kebahagiaan dengan mereka. Kita juga sekalian memantau perkembangan (kesehatan) mereka dan juga memberi semangat dan motivasi kepada mereka,” ujar Lani Muliana, relawan Tzu Chi.

Dukungan dan Perhatian Relawan
Salah satu penerima bantuan pengobatan yang dikunjungi adalah Muhamad Dzikri Alhoq, balita berusia 13 bulan yang menderita penyempitan saluran pernapasan sejak lahir. Bantuan yang diberikan berupa susu formula (khusus) sebanyak 4 kaleng @100 gram. Adik Dzikri telah dibantu sejak September 2025, saat ibundanya, Sri, membawa Dzikri berobat di RSCM Jakarta dan diperkenalkan dengan Tzu Chi oleh salah satu pasien.

Kondisi Adik Dzikri sebelum mengenal Tzu Chi dan menerima bantuan susu Infratini sebanyak 4 kaleng @100 gram (kiri). Kondisi Adik Dzikri saat ini telah memenuhi kriteria medis untuk menjalani operasi (Kanan).

Relawan mengunjungi Adik Dzikri, tampak ia sangat senang dengan kehadiran relawan dan tertawa bersama.

“Saya sangat terbantu dengan adanya Tzu Chi, karena susu Dzikri cukup mahal, sedangkan saya tidak bekerja, hanya ayahnya yang bekerja sebagai pengemudi ojek online. Saya memiliki empat anak, dan anak kedua saya telah meninggal karena autoimun. Saat lahir, posisi Dzikri sungsang dan hanya menangis sekali, kemudian dokter menyampaikan bahwa Dzikri memiliki penyakit. Namun sekarang saya bersyukur, perkembangan Dzikri sangat baik,” terang Sri. Dokter menyarankan operasi untuk Dzikri, namun sayang, saat itu belum belum memungkinkan karena kondisi gizi buruk, tetapi sekarang sudah memungkinkan. Terima kasih banyak, saya sangat terbantu,” kata Sri senang.

Perkembangan Dzikri menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jika sebelumnya berat badannya hanya sekitar 4 kg, kini telah mencapai sekitar 10 kg sehingga memenuhi syarat untuk menjalani operasi, meskipun keluarga masih mempertimbangkan langkah tersebut.

Stevani, penerima bantuan popok sejak tahun 2022, terlihat bernyanyi bersama relawan, menunjukkan kegemarannya terhadap musik.

Vinny membagikan pengalaman kunjungannya ke rumah Stevani, mengungkapkan kekagumannya kepada Mama Stevani.

Kunjungan berikutnya adalah ke rumah penerima bantuan Tzu Chi lainnya, Stevani, yang menderita microcephalus, sebuah kondisi penyusutan ukuran otak yang menyebabkan keterlambatan bicara dan berjalan. Stevani lahir pada Desember 1994 dan kini berusia 31 tahun. Saat ini, Stevani sudah dapat berjalan meskipun masih harus didampingi oleh ibunya.

Stevani sangat menyukai musik. Ketika mendengarkan musik, ia dapat menjadi tenang, namun tanpa musik ia cenderung gelisah. Sejak tahun 2022, Stevani mendapatkan bantuan uluran cinta kasih dari Tzu Chi berupa popok sekali pakai (diapers).

“Ini adalah kunjungan saya yang ke-7 sejak mengenal Tzu Chi. Kali ini saya sangat salut kepada Mama dari Stevani yang telah merawatnya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang. Tiga puluh satu tahun bukanlah waktu yang singkat, namun kini Stevani mulai menunjukkan perkembangan. Selain itu, Mama Stevani juga merawat rumah dengan baik, yang menjadi bukti cinta seorang ibu yang luar biasa,” ujarnya.

Editor: Hadi Pranoto

Artikel Terkait

Bantuan Foot Abduction Brace (FAB) untuk Mazzaya

Bantuan Foot Abduction Brace (FAB) untuk Mazzaya

27 September 2024

Relawan Tzu Chi dari komunitas Xie Li Downstream Belawan berbagi kasih dengan memberikan bantuan sepatu Foot Abduction Brace (FAB) kepada Mazzaya, Balita yang mengalami kekurangan fisik pada kakinya.

Biar Langit Mendung, Hati Para Relawan Tzu Chi ini Tetap Terang

Biar Langit Mendung, Hati Para Relawan Tzu Chi ini Tetap Terang

15 April 2025

Pagi itu langit mendung menggantung rendah. Meski begitu, Akuan dan tiga relawan Tzu Chi lainnya tetap mantap memanaskan mesin motor mereka menuju kediaman seorang penerima bantuan Tzu Chi.

Berfikir Positif Itu Harus

Berfikir Positif Itu Harus

02 Desember 2024

Kegiatan bernama kunjungan kasih dapat membuka pandangan seseorang dalam menatap kehidupan. Seperti kunjungan kasih yang rutin diikuti para relawan di Komunitas He Qi Pusat diharapkan dapat membuka pandangan 76 relawan dalam menatap kehidupan.

Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap orang memiliki potensi yang tidak terhingga.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -