Langkah Pertama Menuju Komitmen
Jurnalis : Riani Purnamasari (He Qi Utara), Fotografer : Henry Tando, Iea Hong, Rudi Santoso, Chandra Kirana, Adenan (He Qi Utara)|
|
| ||
| Mei-rong Shijie yang juga adalah seorang Da Ai Mama, memulai pelatihan dengan mengajak para peserta pelatihan untuk menyanyikan Mars Tzu Chi dan mengucapkan dengan lantang 10 sila Tzu Chi agar semua relawan dapat menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Sangatlah penting bagi relawan yang baru bergabung untuk mengetahui apa tujuan dari pelatihan yang diadakan. Anie Widjaja sebagai ketua tim training dari He Qi Utara mengungkapkan beberapa hal penting, yaitu dengan adanya pelatihan, semangat dalam jalan Bodhisatwa akan terus menyala, memiliki pandangan yang sama, mendapatkan informasi terkini, dan merupakan persyaratan untuk menjadi relawan biru putih.
Keterangan :
Pada sesi sharing , Riani Shijie bercerita tentang relawan dokumentasi yang ada di He Qi Utara, "Master pernah menjawab salah satu pertanyaan relawannya tentang berapa lama Tzu Chi akan bertahan. Master menjawab 3.000 tahun. Dan itulah mengapa, peran dokumentasi sangatlah penting untuk terus merekam sejarah dari jejak langkah cinta kasih Tzu Chi. " Dipimpin oleh Henry Tando Shixiong , beberapa relawan dokumentasi yang hadir hari itu ikut diminta naik ke panggung. Dengan komitmen yang sama di dalam hati, Rudi Shixiong , Iea Hong Shixiong , Dina Shijie , Metta Shijie , dan Feranika Shijie bertekad terus bersumbangsih di dunia Tzu Chi dalam menyebarkan sejarah jejak langkah cinta kasih ke seluruh dunia Di dalam ceramahnya, Master menekankan bagaimana mengendalikan pikiran dan terus berdoa dengan penuh ketulusan. Bencana yang terus datang, menyebabkan manusia harus menjaga pikiran dan bersungguh hati dalam melakukan dua hal yang tak dapat ditunda, yaitu berbakti kepada orang tua dan berbuat kebajikan. Pertobatan pun harus dilakukan agar dapat menyelami dharma yang bukan hanya diucapkan namun dilakukan.
Keterangan :
Menutup pelatihan abu putih He Qi Utara hari itu, para komite dan relawan senior membagikan suvenir untuk terus menjalin jodoh kepada para relawan berupa 108 Kata Perenungan Master yang mudah dibawa dan dibaca. Sebagai penutup acara, para peserta training berdoa agar dunia terbebas dari bencana. | |||
Artikel Terkait
Bantuan APD untuk Tim Medis Pematang Siantar
02 Juli 2020Minggu, 21 Juni 2020 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia cabang Medan komunitas Xieli Pematang Siantar menyalurkan bantuan alat pelindung diri untuk tim medis di dua rumah sakit di Pematang Siantar.
Semangat dan Tekad Bodhisatwa
28 Maret 2014 Berlokasi di Jl. Sersan Zuraida Rawasari Jambi, Minggu 23 Februari diadakan acara sederhana dalam rangka soft opening Tzu Chi Jambi. Sekitar pukul 11.00 WIB para relawan yang telah berkumpul memasuki ruangan acara.Kunjungan Kasih Tzu Chi Bandung di Bojong Kaler
16 Maret 2017Tzu Chi Bandung terus menebar cinta kasih pada sesama. Kali ini relawan mengunjungi Ipah Saripah, Atun, dan Titi Suprapti di Kawasan Bojong Kaler, Kel. Cigadung, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Ketiganya mengidap penyakit Tuberculosis (TBC) dan perlu penangan khusus.










Sitemap