Melangkah Sehat, Mewariskan Bumi Bersih: Fun Walk Pelestarian Lingkungan Bersama Tzu Chi

Jurnalis : Nadia (He Qi Jakarta Barat 1), Fotografer : Bobby, Akwang, Fran Sudandy, Nadia (He Qi Jakarta Barat 1)

Para relawan Tzu Chi dan Tzu Ching melakukan aksi Fun Walk dengan mengambil sampah disepanjang jalan sebagai bentuk kepedulian dalam pelestarian lingkungan.

Pada Minggu, 16 Agustus 2026, pagi itu dimanfaatkan secara bermakna oleh para relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Sebanyak 34 relawan yang tergabung dalam Komunitas Cengkareng Timur (CT) dan muda-mudi Tzu Ching Barat 1 berkumpul di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cengkareng. Bersatu dalam semangat yang sama, mereka menggelar aksi Fun Walk sekaligus melakukan pemilahan sampah daur ulang di pemukiman warga.

Kegiatan ini digagas oleh Tasih Aya Andryan selaku relawan pendamping Tzu Ching, dengan Fran Sudandy yang bertindak sebagai Person in Charge (PIC). Dari titik kumpul utama di Depo Cengkareng, PIC membagi rute pergerakan menuju dua lokasi sasaran, 14 relawan bergerak menuju Golf Lake Residence, sementara 20 relawan lainnya mengarah ke Perumahan Hawaiian, City Resort. Sebanyak 33 orang relawan dan warga Hawaiian sudah menunggu di sana, total keseluruhan peserta berjumlah 67 orang.

Sambil melangkah menempuh rute Fun Walk, para relawan Tzu Chi secara aktif mengambil sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Aksi clean-up ini berhasil mengumpulkan tiga karung sampah, yang terdiri dari sampah daur ulang seperti botol plastik, kaleng, dan gelas plastik, hingga sampah residu seperti kotak stereofoam dan kemasan susu.

Dengan penuh semangat, relawan Tzu Chi melakukan kegiatan pelestarian lingkungan juga menerapkan visi dan misi luhur yang diajarkan oleh Master Cheng Yen.

Aksi Nyata Untuk Menggugah Kesadaran Warga
Salah satu relawan Tzu Chi, Aya menuturkan bahwa agenda yang rutin diadakan setiap minggu ketiga setiap bulannya ini dikemas secara kreatif untuk menyentuh hati masyarakat sekitar. “Tujuan adanya Fun Walk ini adalah untuk menarik perhatian warga dan para pengguna jalan agar semakin sadar akan isu sampah, serta tergerak untuk mulai memilah sampah dari rumah masing-masing,” ujar Aya.

Aya juga mengutip Kata Perenungan Master Cheng Yen mengenai tanggung jawab lintas generasi. Aya berharap melalui langkah kecil ini, para relawan dan masyarakat dapat bersama-sama mewariskan bumi yang bersih, dunia yang tenteram, serta lingkungan yang damai dan bebas dari bencana bagi anak cucu di masa depan.

Sinergi Pembukaan Titik Baru di Perumahan Hawaiian
Momen Fun Walk kali ini kian istimewa dengan adanya titik pelestarian lingkungan baru di Perumahan Hawaiian. Kehadiran titik baru ini tak lepas dari gigihnya upaya Amat, relawan Tzu Chi yang menginisiasi komunikasi dengan pihak lingkungan setempat. “Kita harus jalan terus dan meneladani visi misi mulia dari Master Cheng Yen,” tegas Amat penuh semangat.

Melalui kegiatan ini diharapkan banyak warga yang sadar akan pentingnya daur ulang ini dan bersedia membawa sampah daur ulang dari rumah masing-masing untuk dipilah.

Inisiatif positif ini disambut baik dari Bong Kwet Kiong, Ketua RT setempat. Ia juga membantu mengajukan perizinan kepada pihak pengelola perumahan. Pihak pengelola menyambut terbuka program ini karena dinilai selaras dengan upaya pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah urban.

Setelah izin resmi diperoleh, Bong Kwet Kiong langsung menyebarkan informasi kepada warga Hawaiian terkait jadwal daur ulang rutin setiap minggu ketiga. “Semoga semakin banyak warga yang sadar akan pentingnya daur ulang ini dan bersedia membawa sampah daur ulang dari rumah masing-masing untuk dipilah,” ungkap Bong Kwet Kiong.

Kebersamaan, Olahraga, dan Aksi Humanis
Setibanya rombongan Fun Walk di Perumahan Hawaiian, antusiasme warga dan relawan yang telah menunggu menyambut mereka dengan hangat. Keceriaan dimulai dengan sesi senam pagi bersama untuk menyegarkan badan, dilanjutkan dengan aksi pemilahan sampah hasil daur ulang.

Dengan sigap, para peserta memilah sampah botol plastik, memisahkan tutup botol di wadah khusus, melepas label kemasan, serta memipihkan botol plastik dengan genggaman tangan atau injakan kaki.

Salah satu relawan kembang, sedang fokus melakukan pemilahan sampah daur ulang.

Pengalaman pertama ini meninggalkan kesan mendalam bagi Mina, salah satu relawan kembang. “Kegiatannya sangat bagus dan bermanfaat. Selain bisa berolahraga menjaga kebugaran tubuh, kita juga bisa langsung beraksi memungut sampah untuk kebersihan lingkungan,” tuturnya penuh gembira.

Aksi kepedulian lingkungan yang berdampak positif ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah menikmati hidangan pagi. Seluruh relawan pulang dengan membawa kepuasan batin, siap melangkah kembali untuk menjaga kelestarian bumi.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Lebih banyak Lagi Masyarakat yang Peduli Lingkungan

Lebih banyak Lagi Masyarakat yang Peduli Lingkungan

27 Juli 2022

Perubahan Iklim yang semakin ekstrem mengingatkan relawan untuk mempercepat langkah dalam mensosialisasi pelestarian lingkungan. Salah satu langkah tersebut ialah kegiatan sosialisasi (Ai Sha) yang diadakan di Perum. Villa Sempurna I, Tiban Indah, Batam.

Memilah Sampah Menjaga Lingkungan

Memilah Sampah Menjaga Lingkungan

29 Juni 2022

Demi mendukung aksi pelestarian lingkungan, beberapa relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Bogor mengadakan kegiatan daur ulang di Depo Pelestarian Lingkungan Bogor pada Senin, 20 Juni 2022.

Setitik Harapan untuk Pelestarian Lingkungan di Bireuen, Aceh

Setitik Harapan untuk Pelestarian Lingkungan di Bireuen, Aceh

03 Juni 2026
Relawan Tzu Chi Bireuen bersukacita dengan diresmikannya Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi di Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh. Depo ini menjadi rumah bagi insan Tzu Chi untuk menjalankan kegiatan sekaligus membina diri.
Jangan takut terlambat, yang seharusnya ditakuti adalah hanya diam di tempat.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -