Memahami Lebih Dalam Aula Jing Si
Jurnalis : Teddy Lianto, Fotografer : Stephen Ang (He Qi Utara)
|
| ||
Bangunan baru pun mulai dibangun pada tahun 2009 hingga sekarang. Kini, gedung kokoh yang besar itu sudah berdiri. Ini akan menjadi sebuah lembaran baru bagi Tzu Chi Indonesia untuk menebar cinta kasih para insan Tzu Chi di seluruh Indonesia. Master Cheng Yen berharap Aula Jing Si yang baru berdiri ini bisa menghadirkan semangat pengabdian diri yang penuh welas asih dari para insan Tzu Chi dan bermanfaat untuk orang banyak. Beliau juga berharap tampilan luar maupun dalam Aula Jing Si secara keseluruhan dapat menjadi ‘Pembabaran Dharma Tanpa Suara’.
Keterangan :
Untuk memenuhi harapan Master Cheng Yen tersebut, segenap insan Tzu Chi perlu memahami lebih dalam sejarah, latar belakang, semangat, fungsi, dan berbagai aspek lainnya mengenai Aula Jing Si. Oleh karena itu, pada tangal 28 Juli 2012, pukul 14.00 WIB, Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia mengadakan acara pelatihan relawan abu putih, biru putih, calon komite, dan komite Tzu Chi di Aula Jing Si Lantai 3, PIK, Jakarta Utara. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 600 orang relawan dari Jakarta, Batam, Bandung, Padang, Biak, Medan, Pekanbaru, Lampung, Surabaya, Singkawang, Tangerang, Bogor, Makasar, dan Jakarta. Seperti layaknya acara syukuran rumah baru, dalam acara pelatihan ini para peserta dijelaskan mengenai seluk beluk ruangan, dan berapa banyak lantai yang ada di bangunan yang baru ini. Selain itu juga dijelaskan fungsi dan kapasitas dari ruangan yang tersedia. “Ke depannya, bangunan ini tidak cuma akan menjadi kantor tempat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia beroperasi, tetapi juga akan menjadi pusat kegiatan relawan Tzu Chi di Seluruh Indonesia. Maka dari itu, bangunan yang berdiri sekarang ini adalah rumah bagi para insan Tzu Chi,” terang Suriadi Huang, Kepala Divisi Training Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Suriadi juga berharap dengan adanya gedung baru ini, para relawan dapat lebih bersemangat dalam menggarap ladang berkah dan lebih semangat untuk mewujudkan visi dan misi Tzu Chi, yaitu cita-cita Tzu Chi untuk menyucikan hati manusia, mewujudkan masyarakat yang hidup aman dan damai, dan dunia terhindar dari bencana bisa tercapai.
|
| ||
Artikel Terkait
Menanamkan Budi Pekerti Sejak Dini
28 November 2018Menyadari pentingnya penerapan budi pekerti, para orang tua mengikutsertakan anak-anak mereka di Kelas Kata Perenungan Master Cheng Yen atau biasa disebut Kelas Budi Pekerti. Di kelas ini anak-anak mendapatkan bimbingan dari para guru untuk bersikap humanis dan melaksanakan budi pekerti yang baik.
Budaya Humanis Para Calon Relawan
24 Maret 2010









Sitemap