Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun membagikan 520 paket beras dan minuman kemasan kepada para petugas kebersihan.
Setiap hari, para petugas kebersihan memulai aktivitasnya sejak pagi hari, menyapu jalan, membersihkan taman, dan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat. Di balik pekerjaan mulia tersebut, banyak di antara mereka yang menjalani kehidupan dengan penghasilan yang masih berada di bawah tingkat ekonomi menengah. Dengan penghasilan yang terbatas, mereka tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab demi memenuhi kebutuhan keluarga. Menjelang Idul Fitri, ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat, kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi mereka dalam mempersiapkan perayaan bersama keluarga.
Untuk meringankan beban para petugas kebersihan dalam menyambut Idul Fitri, relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun membagikan paket cinta kasih berupa beras 5 kg dan satu dus minuman kemasan kepada mereka. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan menjelang hari raya, sekaligus menjadi ungkapan perhatian dan rasa terima kasih kepada para petugas kebersihan yang setiap hari menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kepedulian ini, diharapkan kebahagiaan Idul Fitri juga dapat dirasakan oleh mereka bersama keluarga.
Pada Minggu, 8 Maret 2026, sejak pukul 06.30 WIB, para relawan Tzu Chi telah berkumpul dengan penuh semangat untuk mempersiapkan kegiatan pembagian sembako cinta kasih. Dengan bahu membahu, para relawan saling mengoper beras dan minuman sebanyak 520 paket yang akan dibagikan kepada para petugas kebersihan.
Sebelum kegiatan dimulai, para relawan berinteraksi dengan memperagakan isyarat tangan Satu Keluarga agar peserta merasakan kehangatan kebersamaan dalam suasana yang penuh keceriaan.
Setiap paket yang disiapkan bukan sekadar bantuan kebutuhan pokok, melainkan juga wujud kepedulian dan cinta kasih dari para donatur yang disalurkan melalui tangan-tangan tulus para relawan. Suasana kebersamaan terasa begitu hangat ketika para relawan bekerja sama mengangkat dan menata paket bantuan dengan penuh semangat.
Setelah seluruh paket bantuan selesai dipersiapkan, para relawan kemudian bersama-sama menuju lokasi kegiatan. Setibanya di tempat, relawan segera bergerak menata area kegiatan dengan menyusun kursi dan menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan agar proses pembagian paket cinta kasih dapat berjalan dengan tertib dan lancar.
Netty, selaku koordinator kemudian membuka kegiatan dengan memberikan pengarahan serta pembagian tugas kepada 54 relawan yang hadir. Sebelumnya, setiap relawan terlebih dahulu melakukan pendaftaran, kemudian masing-masing diberikan tanggung jawab sesuai dengan kebutuhan kegiatan. Setelah sesi pengarahan selesai, para relawan pun segera bergerak menjalankan tugasnya masing-masing.
Sebagian relawan bertugas menyambut kedatangan para pahlawan kebersihan dengan ramah. Ada yang memeriksa kupon, mengarahkan peserta untuk duduk di tempat yang telah disediakan, serta membantu proses pengambilan paket sembako. Beberapa relawan lainnya juga sigap membantu para penerima yang mengalami kesulitan saat membawa paket bantuan.
Bupati Karimun, H. Ing Iskandarsyah menyampaikan rasa terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan para relawan atas pembagian paket cinta kasih.
Bupati Karimun, H. Ing Iskandarsyah yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasihnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan seluruh relawan yang telah menyelenggarakan kegiatan pembagian paket cinta kasih bagi para petugas kebersihan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang memiliki penghasilan terbatas.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Karimun memberikan apresiasi yang sedalam-dalamnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi atas pembagian paket cinta kasih dalam rangka menyambut Idul Fitri. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Karimun karena dapat meringankan beban mereka, yang sebagian besar memiliki penghasilan di bawah UMK. Bantuan ini tentu sangat membantu mereka,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun sangat berterima kasih atas kontribusi Yayasan Buddha Tzu Chi yang selama ini telah banyak membantu masyarakat. Menurutnya, peran Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Penghubung Tanjung Balai Karimun sangat besar, terutama dalam bidang pendidikan dan pengobatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Karimun.
Firman (26), petugas kebersihan di bagian perkebunan sejak tahun 2023, menerima paket cinta kasih yang sangat berarti baginya dalam menyambut Idul Fitri.
Salah satu penerima bantuan sembako, Firman (26) yang bekerja sebagai petugas kebersihan di bagian perkebunan sejak tahun 2023, turut merasakan manfaat dari kegiatan ini. Setiap hari, sejak pukul 06.00 hingga sekitar pukul 09.00 pagi, Firman menjalankan tugasnya memotong bunga dan menyapu jalan untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Firman juga pernah menerima bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Penghubung Tanjung Balai Karimun untuk pengobatan orang tuanya. Ia mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Tzu Chi pertama kali terjadi pada tahun 2022 ketika ia mengajukan permohonan bantuan untuk ayahnya.
“Pertemuan pertama saya dengan Tzu Chi pada tahun 2022 ketika saya mengajukan bantuan untuk bapak saya. Alhamdulillah, yayasan menyambut dengan sangat baik sehingga bapak saya dibantu dengan tabung oksigen, pampers, serta biaya berobat. Ketika ibu saya sakit dan dirujuk ke rumah sakit di Batam, yayasan juga membantu biaya transportasi,” ungkap Firman.
Wajah-wajah bahagia para petugas kebersihan terpancar setelah menerima paket cinta kasih dari Tzu Chi.
Dalam kesempatan kali ini, Firman kembali menerima bantuan sembako karena pekerjaannya di bagian perkebunan. Ia mengaku bantuan tersebut sangat membantu untuk menyambut Idul Fitri. “Bantuan sembako ini sangat meringankan saya untuk persiapan perayaan Idul Fitri nanti. Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Karimun yang telah banyak membantu keluarga saya. Semoga para relawan yayasan selalu bersemangat untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Dengan penuh keikhlasan, para relawan melaksanakan tugasnya masing-masing dengan sepenuh hati. Senyum, sapaan hangat, serta kepedulian yang diberikan menjadi wujud nyata cinta kasih kepada para petugas kebersihan yang setiap hari menjaga kebersihan lingkungan kita.
Editor: Arimami Suryo A