Memberikan Semangat dan Cinta Kasih

Jurnalis : Yan Sen (He Qi Utara), Fotografer : Yan Sen (He Qi Utara)
 
foto

Minggu, tanggal 21 Desember 2008, 21 relawan Tzu Chi dari He Qi Utara, Hu Ai Jelambar berkunjung ke Sasana Tresna Werdha Budi Mulia, Jelambar, Jakarta Barat. Acara dimulai dengan bernyanyi dan bergembira bersama 80 Opa dan Oma yang tinggal di sana.

Di puncak acara, relawan mengeluarkan kue ulang tahun untuk merayakan bersama ulang tahun salah seorang Opa di panti. Bersama-sama mereka meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Terlihat kegembiraan di semua wajah peserta.

foto   foto

Kemeriahan sepert ini memang tidak setiap hari mereka dapatkan. Relawan Tzu Chi membagikan potongan kue tersebut satu-persatu. Perhatian yang kecil pun sangat dirasa menghangatkan bagi Oma Opa di sini. Sebelum pulang, relawan mengantarkan Oma Opa kembali ke kamar mereka masing-masing sambil minta diri.

foto   foto
 

Artikel Terkait

Memanfaatkan Waktu dan Ruang dengan Baik

Memanfaatkan Waktu dan Ruang dengan Baik

06 September 2011
Pada tanggal 26 Agustus 2011, insan Tzu Chi mengadakan pengobatan kesehatan gratis di Stasiun Kereta Api Senen, Jakarta Pusat, bagi para pemudik yang ingin pulang ke kampung halamannya untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Aksi Nyata untuk Lingkungan

Aksi Nyata untuk Lingkungan

09 Maret 2010
Dalam rangka mendorong penggunaan teknologi, produk, dan jasa yang berwawasan lingkungan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bekerja sama dengan Asian Productivity Organization (APO) dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI sejak tanggal 4–7 Maret 2010 menggelar Eco-Product Internasional Fair (EPIF) 2010 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat.
Menyentuh Hati

Menyentuh Hati

05 Juni 2009 Di antara banyak orang yang bernyanyi lagu “Satu Keluarga”, Ahin, yang berdiri di barisan terdepan masih saja menderukan suara tangisnya dengan linangan air mata yang deras mengalir. Tubuhnya pun berdiri tak tegap bagai tersapu oleh hembusan angin. Beberapa kali ia menyeka air matanya yang terus mengucur membasahi wajahnya yang terlihat merah padam.
Hanya orang yang menghargai dirinya sendiri, yang mempunyai keberanian untuk bersikap rendah hati.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -