Memberikan Semangat dan Cinta Kasih

Jurnalis : Yan Sen (He Qi Utara), Fotografer : Yan Sen (He Qi Utara)
 
foto

Minggu, tanggal 21 Desember 2008, 21 relawan Tzu Chi dari He Qi Utara, Hu Ai Jelambar berkunjung ke Sasana Tresna Werdha Budi Mulia, Jelambar, Jakarta Barat. Acara dimulai dengan bernyanyi dan bergembira bersama 80 Opa dan Oma yang tinggal di sana.

Di puncak acara, relawan mengeluarkan kue ulang tahun untuk merayakan bersama ulang tahun salah seorang Opa di panti. Bersama-sama mereka meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Terlihat kegembiraan di semua wajah peserta.

foto   foto

Kemeriahan sepert ini memang tidak setiap hari mereka dapatkan. Relawan Tzu Chi membagikan potongan kue tersebut satu-persatu. Perhatian yang kecil pun sangat dirasa menghangatkan bagi Oma Opa di sini. Sebelum pulang, relawan mengantarkan Oma Opa kembali ke kamar mereka masing-masing sambil minta diri.

foto   foto
 

Artikel Terkait

Meringankan Beban saat Banjir Melanda

Meringankan Beban saat Banjir Melanda

19 Januari 2015 Pada 27 Desember 2014, relawan Tzu Chi Bandung memberikan bantuan kepada para korban banjir di tiga posko pengungsian di Bandung Selatan. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan sehari-hari seperti selimut, pakaian dan peralatan mandi.
Menyatukan Hati dan Tekad dalam Persamuhan Sutra Makna Tanpa Batas

Menyatukan Hati dan Tekad dalam Persamuhan Sutra Makna Tanpa Batas

25 Januari 2024

Pada Pemberkahan Akhir Tahun 2023, insan Tzu Chi Pekanbaru bersama-sama menyatukan kembali tekad untuk terus mendalami ajaran Buddha dan menelusuri jalan Tzu Chi lewat Persamuhan Dharma Sutra Makna Tanpa Batas.

Menyatukan Hati di Jalan Tzu Chi

Menyatukan Hati di Jalan Tzu Chi

09 Agustus 2017

Tzu Chi Bandung kembali mengadakan sosialisasi Tzu Chi bagi relawan baru, diikuti oleh 54 peserta yang berasal dari  masyarakat umum dan mahasiswa. Keberadaan Tzu Chi serta tindakan nyata dalam menjalankan misi kemanusian menjadi daya tarik bagi para peserta.

Kerisauan dalam kehidupan manusia disebabkan dan bersumber pada tiga racun dunia, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -