Memberikan Semangat dan Cinta Kasih

Jurnalis : Yan Sen (He Qi Utara), Fotografer : Yan Sen (He Qi Utara)
 
foto

Minggu, tanggal 21 Desember 2008, 21 relawan Tzu Chi dari He Qi Utara, Hu Ai Jelambar berkunjung ke Sasana Tresna Werdha Budi Mulia, Jelambar, Jakarta Barat. Acara dimulai dengan bernyanyi dan bergembira bersama 80 Opa dan Oma yang tinggal di sana.

Di puncak acara, relawan mengeluarkan kue ulang tahun untuk merayakan bersama ulang tahun salah seorang Opa di panti. Bersama-sama mereka meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Terlihat kegembiraan di semua wajah peserta.

foto   foto

Kemeriahan sepert ini memang tidak setiap hari mereka dapatkan. Relawan Tzu Chi membagikan potongan kue tersebut satu-persatu. Perhatian yang kecil pun sangat dirasa menghangatkan bagi Oma Opa di sini. Sebelum pulang, relawan mengantarkan Oma Opa kembali ke kamar mereka masing-masing sambil minta diri.

foto   foto
 

Artikel Terkait

Berkah Dalam Bazar Kue Bulan

Berkah Dalam Bazar Kue Bulan

20 September 2016

Relawan Tzu Chi Batam kembali menyelenggarakan bazar Kue Bulan cinta kasih di BCS Mall, Lubuk Baja, Kota Batam. Bazar kali ini berlangsung selama 8 hari, mulai dari tanggal 7-14 September 2016.

Doa Jutaan Insan dalam Suasana yang Berbeda

Doa Jutaan Insan dalam Suasana yang Berbeda

12 Mei 2020

Peringatan tiga hari besar; Hari Waisak, Hari Ibu Internasional dan Hari Tzu Chi Sedunia pada Minggu 10 Mei 2020 berlangsung dalam suasana yang berbeda dari biasanya. Karena wabah virus corona, peringatan tiga hari besar ini pun dilakukan secara Live Streaming di media sosial (YouTube, Facebook, dan Instagram Tzu Chi Indonesia).

Melihat, Mendengar, dan Bekerja dengan Sepenuh Hati

Melihat, Mendengar, dan Bekerja dengan Sepenuh Hati

22 November 2013 Akhirnya tiba waktunya para Xiao Tai Yang (murid kelas budi pekerti) untuk belajar lagi budi pekerti di Kantor Yayasan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun. "Amitofo," salah satu dari siswa Budi Pekerti memberikan salam kepada semua relawan yang ada di dekat pintu.
Semua manusia berkeinginan untuk "memiliki", padahal "memiliki" adalah sumber dari kerisauan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -