Memberikan Semangat dan Cinta Kasih

Jurnalis : Yan Sen (He Qi Utara), Fotografer : Yan Sen (He Qi Utara)
 
foto

Minggu, tanggal 21 Desember 2008, 21 relawan Tzu Chi dari He Qi Utara, Hu Ai Jelambar berkunjung ke Sasana Tresna Werdha Budi Mulia, Jelambar, Jakarta Barat. Acara dimulai dengan bernyanyi dan bergembira bersama 80 Opa dan Oma yang tinggal di sana.

Di puncak acara, relawan mengeluarkan kue ulang tahun untuk merayakan bersama ulang tahun salah seorang Opa di panti. Bersama-sama mereka meniup lilin dan memotong kue ulang tahun. Terlihat kegembiraan di semua wajah peserta.

foto   foto

Kemeriahan sepert ini memang tidak setiap hari mereka dapatkan. Relawan Tzu Chi membagikan potongan kue tersebut satu-persatu. Perhatian yang kecil pun sangat dirasa menghangatkan bagi Oma Opa di sini. Sebelum pulang, relawan mengantarkan Oma Opa kembali ke kamar mereka masing-masing sambil minta diri.

foto   foto
 

Artikel Terkait

Menghimpun Kebajikan, Meningkatkan Jiwa Kebijaksanaan

Menghimpun Kebajikan, Meningkatkan Jiwa Kebijaksanaan

23 Juni 2023

Komunitas relawan He Qi Cemara yang merupakan bagian dari Tzu Chi Medan mengadakan pelatihan relawan Abu Putih III. Pelatihan ini diisi rangkaian sesi yang mempersiapkan para relawan terjun di tengah masyarakat untuk menghimpun kebajikan serta meningkatkan jiwa kebijaksanaan.

Suara Kasih: 20 Tahun Daur Ulang Tzu Chi

Suara Kasih: 20 Tahun Daur Ulang Tzu Chi

01 Juni 2010
Misi pelestarian lingkungan akan menginjak tahun ke-20 pada bulan Agustus mendatang. Bulan Agustus dua puluh tahun yang lalu, pada sebuah ceramah di Taichung saya mengimbau para hadirin untuk menggunakan tangan mereka yang tengah bertepuk tangan melakukan kegiatan daur ulang.
Manfaatkan Kembali Harta Duniawi

Manfaatkan Kembali Harta Duniawi

18 Juni 2014 Para Relawan tetap bersemangat walaupun sampah plastik terlihat kotor, berbau, dan kadang menjijikkan dengan air bercampur debu atau tanah. Dari sinilah para relawan Tzu Chi mendapatkan pengalaman dan pelajaran berharga.
Jangan takut terlambat, yang seharusnya ditakuti adalah hanya diam di tempat.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -