Memperkenalkan Makanan Vegetarian
Jurnalis : Nuraisyah Baharuddin (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Fitri (Tzu Chi Makassar)|
|
| ||
Semua makanan yang lezat dan menggugah selera ini tidak menggunakan bahan yang mengandung daging, sebab salah satu tujuan bazar vegetarian ini adalah untuk memperkenalkan makanan vegetarian pada masyarakat Makassar. Dengan sepenuh hati, relawan mencoba memberi pengetahuan baru bahwa makanan vegetarian sangatlah bermanfaat untuk kesehatan dan lingkungan. Cukup banyak masyarakat yang hadir di acara bazar ini. Selama ini memang belum banyak rumah makan di Makassar yang secara khusus menyediakan makanan vegetarian. Karena itu, adanya bazar vegetarian ini menjadi suatu daya tarik bagi para pengunjung yang hadir. Para relawan yang menyambut pengunjung dengan ramah, meninggalkan kesan tersendiri bagi mereka. Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengunjung yang bernama Fanny. Ia berkata, “Saya sangat senang bisa datang di bazar ini karena baru datang langsung disambut baik oleh para relawan dan kami langsung diarahkan ke tempat makanan yang kami pilih. Sehingga tidak butuh lama untuk mengantri mengambil makanan yang dibeli.”
Keterangan :
Beberapa kendala sempat timbul dalam bazar, seperti proses mempersiapkan makanan yang memerlukan waktu sehingga pengunjung terpaksa menunggu. Untuk mengisi waktu tunggu tersebut, selain menjual makanan vegetarian, relawan Tzu Chi Makassar juga menyediakan tempat khusus yang menjual buku-buku tentang Tzu Chi. Dengan demikian, sembari menunggu makanan datang, para pengunjung dapat membaca buku perenungan atau buku-buku Tzu Chi lainnya. Lantunan lagu-lagu Tzu Chi yang merdu dan menyejukkan hati pun membuat pengunjung betah dan dapat menikmati suasana bazar. Sembari makan bersama keluarga, pengunjung dapat menjaga kesehatan, melestarikan lingkungan, dan menjalin jodoh baik. | |||
Artikel Terkait
Suara Kasih: Membantu Korban Banjir
22 November 2011 Ketidakselarasan unsur alam telah membawa banyak penderitaan bagi manusia. Namun, di tengah masa yang sulit ini, kita dapat melihat interaksi antara para Bodhisatwa dunia dengan korban bencana. Lihatlah Guatemala. Negara ini seringkali dilanda bencana, karena perubahan cuaca yang ekstrem, sekalinya hujan pasti akan terjadi banjir.
Banjir Jakarta: Memasak Dengan Kehangatan
24 Januari 2014 Begitu sampai di tempat ini para pengurus gereja dengan ramah memberikan tempatnya untuk dijadikan tempat tinggal sementara. Bahkan saking banyaknya pengungsi hingga mencapai 1.200 jiwa, rumah tinggal pendeta yang bersebelahan dengan gereja pun ditempati oleh para pengungsi.
Menginspirasi Orang Lain untuk Berani Ambil Tanggung Jawab
29 November 2024Banyak inspirasi yang bisa didapat dari ramah tamah relawan Tzu Chi di komunitas He Qi Pusat kali ini. Ramah tamah ini digelar dalam rangka merawat kekompakan antarrelawan.









Sitemap