Menciptakan Makna Dalam Kehidupan Bersama Gan En Hu

Jurnalis : Dea Paramita, Denilson Weesan (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Dea Paramita, Denilson Weesan (Tzu Chi Pekanbaru)

Relawan Tzu Chi Pekanbaru, menyambut para Gan En Hu yang diarahkan langsung untuk mengisi formulir absen kegiatan.

Dalam rangka kegiatan ramah tamah, relawan Tzu Chi Pekanbaru kembali menyambut kepulangan para Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) pada Minggu, 7 Juni 2026 di Kantor Tzu Chi Pekanbaru. Kegiatan yang dihadiri 36 orang relawan dan 101 orang Gan En ini mengusung tema Meninggalkan Kenangan Hidup yang Indah.

Relawan Tzu Chi dan para Gan En Hu memulai kegiatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta doa bersama. Kegiatan yang mengusung tema Meninggalkan Kenangan Hidup yang Indah ini bertujuan untuk mengingatkan bahwa setiap manusia memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam dalam sehari. Setiap hari merupakan kesempatan berharga untuk menciptakan makna dalam kehidupan. Hari-hari kita dapat dipenuhi sukacita karena diisi dengan tindakan yang bermanfaat, atau berlalu tanpa kesan karena tidak dimanfaatkan dengan baik. Semua itu bergantung pada pilihan yang kita buat.

Mettayani mendampingi Dorothe yang tampak bahagia membagikan perasaanya setelah mengikuti kegiatan ramah tamah yang sudah ia ikuti selama beberapa tahun.

Dengan hati yang tulus dan semangat untuk berbuat kebaikan, setiap hari dapat menjadi momen yang berharga, tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita. Melalui tindakan yang positif dan penuh kasih, kita dapat meninggalkan kenangan hidup yang indah dan bermakna.

Dalam suasana kegiatan yang hangat ini, salah satu Gan En Hu, Dorothea turut membagikan manfaat yang ia rasakan dari bantuan yang diterimanya. “Pengalaman indah dari kegiatan ini yaitu memberikan banyak pelajaran dari Master Cheng Yen yang dapat saya bagikan kepada orang lain. Saya pernah membantu tetangga pergi ke rumah sakit. Ternyata, tindakan kecil tersebut mampu memberikan kenangan yang sangat berharga bagi saya,” ujar Dorothea.

Relawan mengajak para Gan En Hu menuangkan celengan mereka yang bertujuan agar menjadi berkah kembali.

Acara ramah tamah kemudian dilanjutkan dengan penuangan celengan bambu dan memeragakan isyarat tangan berjudul Satu Keluarga. “Bapak dan ibu di sini bagi kami adalah keluarga. Semua kabar baik dari bapak dan ibu memberikan kebahagiaan dan kenangan indah  bagi kami. Di sini, satu keluarga bukan hanya slogan, namun adalah prinsip nyata,” ucap relawan Tzu Chi Pekanbaru, Liliana.

Melalui kegiatan ini, Gan En Hu diharapkan dapat meneruskan uluran cinta kasih yang telah mereka peroleh, agar rantai cinta kasih di Tzu Chi tidak terputus. Perjumpaan kali ini ditutup oleh relawan Tzu Chu dengan senyuman, juga kenangan yang indah bagi para Gan En Hu.

Editor Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Memaknai Cinta dan Bakti Pada Ibu

Memaknai Cinta dan Bakti Pada Ibu

25 Desember 2015

Minggu, 6 Desember 2015, sebanyak 75 relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat memulai hari yang cerah dengan kegiatan yang mencerahkan. Hari itu, relawan Tzu Chi mengadakan kegiatan perayaan Hari Ibu dalam kegiatan rutin gathering anak asuh dan penerima bantuan Tzu Chi) di Fortuna Palais Function Hall, ITC Mangga Dua. Sebanyak 86 anak asuh beserta orang tuanya dan 125 Gan En Hu mengikuti kegiatan ini.

Menebarkan Cinta Kasih Lewat Bakti Sosial Kesehatan

Menebarkan Cinta Kasih Lewat Bakti Sosial Kesehatan

09 Januari 2026

Relawan Tzu Chi Medan komunitas Hu Ai Mandala menggelar baksos kesehatan bagi 30 penerima bantuan Tzu Chi (Gan En Hu) dan 50 anak asuh Hu Ai Mandala di Depo Pelestarian Lingkungan Mandala pada 4 Januari 2026.

Menginspirasi “Gan En Hu” untuk Menambah Nilai Positif dalam Kehidupan

Menginspirasi “Gan En Hu” untuk Menambah Nilai Positif dalam Kehidupan

02 Januari 2025

Acara penuh cinta kasih diadakan oleh relawan Tzu Chi Medan untuk menginspirasi Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi) untuk bangkit, berbagi, dan menanam kebaikan.

Kekuatan akan menjadi besar bila kebajikan dilakukan bersama-sama; berkah yang diperoleh akan menjadi besar pula.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -