Menebarkan Tetesan Welas Asih
Jurnalis : Budi Handoyo (Tzu Chi Singkawang), Fotografer : Melina (Tzu Chi Singkawang)|
|
| ||
| Kegiatan diawali dengan kata sambutan dari Bapak Mizan selaku tuan rumah dan Kepala SMK Negeri 2 Singkawang. Kemudian Alfian Shixiong selaku penanggung jawab SMAT kali ini dengan didampingi Nirwan Shixiong membuka presentasi dengan pengenalan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada para peserta. Pengenalan ini dimulai dari sejarah dan asal-usul, misi-misi Tzu Chi, serta berbagai informasi lainnya. Satu hal yang menarik dalam sesi ini adalah adanya ketertarikan para siswa untuk bergabung menjadi relawan Tzu Chi. Satu per satu dari mereka menanyakan pertanyaan yang sama tentang cara dan prosedur menjadi relawan Tzu Chi. Hal ini menunjukkan antusiasme yang besar dari para siswa untuk belajar memupuk sifat welas asih dan turut membantu menyebarkan cinta kasih kepada masyarakat. Rata-rata siswa-siswi yang mengikuti kegiatan SMAT ini belum terlalu mengetahui kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Tzu Chi. Seperti Merri, salah satu siswi mengaku hanya sekadar mengetahui tentang Tzu Chi dari wihara tempatnya beribadah. Awalnya ia mengira Tzu Chi merupakan komunitas khusus pemeluk agama Buddha saja. Tapi melalui SMAT ini, Merri menjadi lebih mengenal Tzu Chi sebagai organisasi lintas suku, agama, ras, dan negara. “Setelah melihat kegiatan yang dilakukan oleh para relawan Tzu Chi, saya jadi lebih memahami Tzu Chi sebagai organisasi universal yang sigap membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan. Senang sekali karena (melalui) SMAT ini saya bisa berpartisipasi dalam misi amal Tzu Chi. Saya juga sangat menantikan kegiatan selanjutnya yang akan diadakan di sekolah kami,” ujarnya dengan roman penuh semangat.
Keterangan :
Setelah materi sosialisasi disampaikan, akhirnya saat yang paling ditunggu-tunggu telah tiba, yaitu pembagian celengan yang nantinya akan diisi dengan tetesan cinta kasih oleh penerimanya. Setiap celengan yang dibagikan disertai dengan sebuah kupon untuk diisi dengan data pribadi dan nomor ID yang tertera pada celengan. Kupon tersebut dikumpulkan kembali ke relawan Tzu Chi untuk diproses dan didata lebih lanjut sebagai tanda partisipasi setiap peserta dalam bersumbangsih melalui misi amal Tzu Chi. Sebanyak 352 buah celengan dibagikan dalam SMAT kali ini. Sungguh jumlah yang menggembirakan mengingat ini merupakan SMAT perdana yang diadakan di Kota Singkawang.
Keterangan :
Lagu berjudul Masa Celengan Bambu pun dilantunkan setelah pembagian celengan. Akim Shijie yang terampil memperagakan isyarat tangan Tzu Chi pun mengajarkan gerakan isyarat tangan lagu tersebut kepada para siswa peserta sosialisasi. Hampir semua siswa ikut menyanyikan lagu yang dilantunkan dan menirukan gerakan tangan beritme lambat dengan ceria. Suasana yang sedemikian hidup telah membekas dan menyemangati para relawan Tzu Chi Singkawang untuk kegiatan SMAT yang akan diadakan selanjutnya. Di penghujung acara, semua peserta SMAT diajak untuk bersama-sama memeragakan isyarat tangan Satu Keluarga. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang merupakan doa bersifat universal untuk memohon ketentraman bagi semua manusia di dunia ini. Alfian Shixiong mengucapkan “Gan En” sebagai rasa syukur atas kegiatan SMAT yang berjalan lancar pada hari ini. Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi (SMAT) akan terus diadakan di sekolah-sekolah dan komunitas lainnya di Singkawang, agar semakin banyak orang dapat memahami tujuan mulia yang terkandung dalam misi amal sosial Tzu Chi sehingga dapat mengajak lebih banyak orang bersumbangsih untuk mewujudkan “dana kecil untuk amal besar”. | |||
Artikel Terkait
Berbagi Kebahagiaan dengan ‘Kedai Kasih’ Makanan Vegetarian
20 Agustus 2025Banyak cara untuk merayakan Hari Kemerdekaan RI, salah satunya adalah bersumbangsih untuk anak yatim piatu. Relawan He Qi Pusat berbagi kebahagian kepada mereka dengan memberikan 120 paket makanan vegetarian.
Menghargai Diri Sendiri
02 Oktober 2020Para xiao phu sa diajak untuk menyadari kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita tidak harus pandai dalam segala hal. Apa yang menjadi kekurangan kita, harus kita pelajari sehingga kita bisa. Dan apa yang menjadi kelebihan kita, harus kita kembangkan lagi dengan lebih berguna.
Rumah Nyaman untuk Ibu Eri dan Ibu Siti
13 Oktober 2020Tzu Chi Bandung mengadakan serah terima kunci rumah
kepada lima warga penerima bantuan bedah rumah, 4 rumah di Kel. Campaka dan 1
di Kel. Dungus Cariang, Kec. Andir, Kota Bandung. Kegiatan ini dihadiri oleh Walikota
Bandung H. Oded Muhammad Danial, S.A.P., relawan Tzu Chi dan tamu undangan. ![]()










Sitemap