Mengajak Generasi Muda Menanam Pohon

Jurnalis : Andikha Eka P. Larope (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Andikha Eka P. Larope (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Relawan Dharma Wanita Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 menyerahkan bibit secara simbolis kepada para guru di SD Eka Tjipta Hanau.

Kondisi pemanasan global yang belum juga membaik, mendorong relawan Tzu Chi untuk menunjukkan rasa peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal relawan. Masih dalam suasana peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh pada tanggal 28 November 2021 lalu, relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 menggelar kegiatan penanaman pohon.

Pada Rabu, 1 Desember 2021, relawan bergerak menuju ke SD Eka Tjipta Hanau yang menjadi lokasi kegiatan penanaman pohon ini. Dengan penuh rasa syukur, relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 disambut oleh siswa dan guru-guru di lingkungan sekolah. Sebanyak 85 bibit pohon buah dan kayu juga telah siap untuk ditanam di lokasi sekolah. Walaupun berada di luar ruangan, kegiatan penanaman pohon ini juga menerapkan protokol kesehatan ketat dalam upaya pencegahan penyembaran virus Covid-19.

 

Dengan dibantu oleh siswa SD Eka Tjipta Hanau, para relawan Dharma Wanita Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 menanam pohon Bunga Tanjung.

Kuspan, salah satu relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini bukan hanya sekedar menanam pohon untuk penghijauan, tetapi juga sama-sama menanam rasa kepada anak-anak.

“Rasa kepedulian terhadap lingkungan, rasa cinta kasih terhadap bumi, rasa welas asih untuk merawat tanaman yang kita tanam ini, dengan begitu kita semua akan merasa bersyukur dan anak-anak kita akan belajar mencintai, menyayangi, dan semakin peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Dengan penuh semangat, siswa dan guru-guru SD Eka Tjipta Hanau serta relawan Dharma Wanita Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 bekerja sama menanam pohon-pohon ini di lingkungan sekolah.

“Saya sangat senang hari ini bisa menanam pohon bersama-sama dengan relawan. Sekolah kami bisa semakin hijau dan rindang sehingga membuat suasana sekolah semakin nyaman. Saya dan teman-teman berjanji untuk terus merawat tanaman ini hingga tumbuh besar,” ungkap Heri Erlangga Saputra, salah satu siswa SD Eka Tjipta Hanau.

Walaupun cuaca terik, dengan sukacita para relawan Dharma Wanita Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 juga saling membantu untuk menanam pohon, mulai dari mencangkul tanah, hingga memindahkan bibit pohon.

Kepala SD Eka Tjipta Hanau, Kharerun juga merasa bersyukur atas kegiatan ini. “Ini merupakan perwujudan cinta kasih relawan untuk mewujudkan sekolah yang hijau dan asri yang tentunya akan memberikan kenyamanan di lingkungan sekolah,” kata Khaerun.

Para relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas Xie Li Kalteng 1 juga berharap dengan penanaman pohon-pohon ini dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan, rasa cinta kasih, serta rasa welas asih di dalam hati masing-masing peserta sehingga dapat menjalin jodoh baik di lingkungan sekitar.

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Berbuat Baik Kepada Lingkungan Tidaklah Sulit

Berbuat Baik Kepada Lingkungan Tidaklah Sulit

24 Mei 2016

Di sela-sela kesibukan, para relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas masih dapat menyempatkan kegiatan penanaman pohon. Penanaman pohon ini untuk penghijauan area konservasi Sungai Rungau, Kalimantan Tengah.

Membalas Budi Baik Bumi melalui Tanam Pohon

Membalas Budi Baik Bumi melalui Tanam Pohon

21 November 2018
Pada 7 November 2018, relawan Tzu Chi Sinar Mas dari wilayah Kalimantan Tengah 1 khususnya yang berada di sekitar wilayah Desa Derangga, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah berkumpul di SMP Eka Tjipta Foundation Tasik Mas.
Penanaman Pohon di Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Tadulako

Penanaman Pohon di Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Tadulako

28 Desember 2021

Beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pertukaran Kampus di Universitas Tadulako, Palu melakukan penanaman pohon di Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Tadulako.

Kendala dalam mengatasi suatu permasalahan biasanya terletak pada "manusianya", bukan pada "masalahnya".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -