Menghijaukan SDN Cinta Kasih Pangalengan
Jurnalis : Sinta Febriyani, Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Hendra Gusnadhy, Galvan, Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung)
|
| ||
Tak Hanya Pendidikan, Tapi juga Pelestarian Lingkungan Tapi, Tzu Chi tidak berhenti hanya dengan membangun kembali sekolah tersebut. Lebih dari sebuah misi pendidikan, Tzu Chi pun membawa perubahan baru bagi sekolah ini yakni dengan menggalakkan kegiatan pelestarian lingkungan, yang salah satu upayanya adalah dengan cara penanaman pohon di sekitar areal sekolah. Sabtu pagi, 17 Juli 2010, relawan Tzu Chi Bandung bersama dengan muda-muda Tzu Chi (Tzu Ching), dan para guru bersama-sama mengadakan kegiatan penanaman pohon. Kenapa Cemara Norfolk yang dipilih? Wakil Ketua Tzu Chi Bandung Dhonni Andhella menjawab, ”Pohon Cemara Norfolk ini bisa diibaratkan sebagai tangan, terlihat indah. Kita bisa lihat daunnya yang berwarna hijau, akarnya yang kuat, dan kokoh serta sifat pohon cemara itu tumbuh terus ke atas. ” Adapun tujuan dari kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00-13.30 ini yakni, selain mensosialisasikan pelestarian lingkungan, juga menanamkan budaya Tzu Chi untuk menjaga dan menghargai serta merawat alam. “Penanaman pohon ini dilakukan agar ada penghijauan di sekolah ini. Tzu Chi ingin para siswa dan guru-guru mulai membiasakan diri merawat alam dan mencintainya, salah satunya dengan menanam pohon disini,” terang Djonni Andhella.
Ket : - Setelah tanaman ditanam, penyiraman kepada tanaman pun dilakukan. (kiri)
“Kalau di Tzu Chi, jangan takut berkotor-kotoran seperti ini, yang penting tujuannya yang mulia, sekolah ini akan tambah asri kalau didukung dengan adanya pohon-pohon seperti ini,” ujar seorang relawan yang dengan semangat mengayunkan cangkulnya ke tanah. Perlengkapan yang digunakan untuk acara menanam pohon ini pun terbilang sederhana, hanya menggunakan cangkul dan linggis. Terakhir setelah pohon Cemara Norflok ditanam, relawan menyiraminya dengan air.
Ket : - Relawan Tzu Chi bersama guru sangat antusias bekerjasama menanam pohon cemara di lingkungan sekolah. (kiri) “Saya ucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu kami dengan hati yang ikhlas. Kegiatan penanaman pohon ini sangat positif sebagai simbol untuk penghijauan supaya kita bisa memelihara lingkungan,” ujar Rani, salah seorang guru Sekolah Unggulan Cinta Kasih Pangalengan. Merawat alam dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, salah satunya dengan menanam pohon. Semoga ke depannya, selain mencetak generasi bangsa yang berkualitas dan unggul, yang disokong generasinya agar memiliki kepedulian tinggi untuk merawat alam. Yayasan Buddha Tzu Chi yang memiliki visi dan misi dalam melestarikan lingkungan, akan selalu menerapkan pola hidup pelestarian lingkungan demi mewujudkan lingkungan yang bersih. | |||
Artikel Terkait
Membangun Karakter Anak Sejak Dini
16 April 2009 Bagian yang menarik dari kegiatan kelas budi pekerti adalah unsur kasih sayang yang dominan dalam setiap kegiatan pengajarannya. Hasilnya secara bertahap diharapkan dapat membentuk karakter anak-anak menjadi lebih baik.Kunjungan Relawan Tzu Chi Mozambik ke Tzu Chi Center Jakarta
11 Februari 2019Relawan Tzu Chi Mozambik, Denise Tsai dan Dino Foi melihat dari dekat bagaimana proses belajar mengajar, fasilitas, serta sistem di Sekolah Tzu Chi Indonesia. Kunjungan pada Senin 11 Februari 2019 ini merupakan rangkaian kegiatan mereka selama di Indonesia.
Mengisi Kembali Energi Cinta Kasih Relawan Tzu Chi
10 Oktober 2016Lebih dari 700 relawan dari berbagai daerah mengikuti Kamp Pelatihan Komite dan Calon Komite 2016. Banyak hal istimewa dalam pelatihan ini, di antaranya Ketua Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei dan juga Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia, Franky O Widjaja yang memberikan materi pelatihan. Lewat sharing, keduanya memecut semangat para relawan agar lebih banyak lagi menebar cinta kasih.








Sitemap