Menginspirasi Warga Melestarikan Bumi

Jurnalis : Rahma mandasari (DAAI TV Medan ), Fotografer : Amir tan, Lili Hermanto, dan Siswi (Tzu Chi Medan )
 
 

fotoPara warga dan relawan merasa gembira dengan berdirnya depo pelestarian lingkungan Kelurahan Titi Kuning. Dengan adanya depo ini, akan menginspirasi warga sekitar untuk sadar lingkungan dan peduli kepada kesehatan bumi.

Selama 1 dekade lamanya perjalanan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Sumatera Utara, menjalin jodoh dengan masyarakat Kota Medan dan sekitarnya. Dari yang awalnya hanya berstatus kantor penghubung dan terdiri dari beberapa relawan, kini relawan Tzu Chi Medan telah tersebar ke beberapa daerah di Sumatera Utara, yakni Tebing Tinggi. Peristiwa penting yang terus ditorehkan oleh relawan Tzu Chi Medan kini telah tercatat dalam sejarah Tzu Chi Internasional.

 

 

Sepanjang tahun 2012 ini, relawan Tzu Chi Medan telah melakukan beberapa kegiatan penting. Salah satunya ialah penggalangan Bodhisatwa yang terus digalakkan. Dengan bertambahnya jumlah relawan, kegiatan Tzu Chi Medan juga bertambah luas. Misalnya dalam misi pelestarian lingkungan, kini relawan telah mendirikan 2 depo pelestarian lingkungan baru di Kota Medan setelah Depo Pelestarian Lingkungan Cemara Asri dan Mandala.

Pada tanggal 28 0kt0ber 2012, relawan Tzu Chi Medan meresmikan Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning di Jalan Brigjen Katamso Medan. Depo ini merupakan sumbangan dari 2 orang donatur yang memberikan 1 unit bangunan ruko 3 lantai seluas 4 x 15 m persegi. Selain itu mereka juga meminjamkan tanah seluas 10 x 15 m persegi selama 20 tahun untuk dijadikan tempat pemilahan barang daur ulang.  Kedua donatur ini merasa tergugah dengan berbagai misi amal kemanusiaan dan pelestarian lingkungan yang dilakukan Tzu Chi. “Karena saya mengetahui tujuan Yayasan Buddha Tzu Chi ini sangat mulia, sehingga saya terpanggil untuk berperan serta mencapai tujuan tersebut, dengan menyediakan 1 ruko untuk kegiatan Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi,” ungkap Irwan Zen, salah satu donatur yang mendonasikan rukonya.

foto   foto

Keterangan :

  • Langkah insan Tzu Chi Medan dalam menciptakan ladang berkah di misi pelestarian lingkungan semakin kuat dengan berdirinya lagi sebuah depo pelestarian lingkungan di Jalan Brigjen Katamso, Medan (kiri).
  • Di acara peresmia depo pelestarian lingkungan ini, para relawan Tzu Chi juga mengundang warga sekitar untuk memberikan mereka beberapa pengetahuan mengenai pentingnya mendaur ulang sampah dan keadaan bumi yang kian rusak (kanan).

Dimulai dari Lingkungan
Warga sekitar menyambut baik berdirinya depo pelestarian lingkungan ini, mengingat Kelurahan Titi Kuning adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Medan Johor yang terletak di daerah aliran sungai atau das. Jumlah sampah yang tidak dikelola dengan baik tentu saja berpotensi menjadi masalah yang serius di daerah ini, apalagi beberapa  warga mengaku masih membuang sampah di sungai yang mengalir dekat tempat tinggal mereka sendiri. ‘’Saya telepon ke teman yang dah jadi relawan, kalau saya mau sumbang ke Tzu Chi boleh nggak? Dia respon dan senang, jadi dia tinjau, jadi udah tinjau lokasi sini. Di sini kan warganya sudah banyak ya? jadi kita coba pergunakan untuk warga,  jadi mungkin bisa berguna untuk lingkungan sini daripada kita nggak manfaatkan,‘’ papar Ng Lie Cu, donatur lainnya.

Depo pelestarian lingkungan ini terbuka untuk masyarakat umum dan berbagai komunitas yang peduli akan lingkungan. Di sini sampah adalah barang berharga layaknya emas, dan emas dapat diubah menjadi cinta kasih bagi sesama. Warga yang hadir dalam acara ini sangat tertarik pada berbagai produk daur ulang Tzu Chi yang berasal dari serat biji plastik botol air mineral bekas.  ’’Hari ini adalah hari yang berbahagia di bulan oktober ini, kita meresmikan pemakaian Depo Pelestarian Lingkungan Titi Kuning. Masyarakat di sekitar sini sudah menunggu cukup lama adalnya depo pelestarian lingkungan ini. Jadi kita selain membangun depo pelestarian lingkungan juga kita mengajak masyarakat setempat untuk mengikuti jejak langkah Tzu Chi, yaitu mengubah sampah menjadi emas, dan emas menjadi cinta kasih,” ungkap Henry Shixiong.

Satu lagi Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi  resmi didirikan untuk menyelamatkan bumi. Semoga dengan berdirinya depo pelestarian lingkungan yang baru ini masyarakat di wilayah Kelurahan Titi Kuning dan sekitarnya tergerak untuk berpartisipasi dengan menyumbangkan sampah-sampah daur ulang maupun tenaga sehingga dapat menjadi komunitas peduli lingkungan yang menginspirasi orang banyak.
  
 

Artikel Terkait

Menanamkan Rasa Bakti Sejak Dini

Menanamkan Rasa Bakti Sejak Dini

14 Desember 2016

Sekolah Tzu Chi Indonesia pun menggabungkan peringatan Hari Ibu dan Hari Ayah menjadi satu kegiatan yang bertajuk bakti kepada orang tua, sehingga pihak sekolah tidak hanya mengundang ibu untuk hadir melainkan juga ayah dalam acara Filial Piety Day. Kali ini anak-anak diajak untuk praktik langsung berbakti kepada orang tua dengan membasuh kaki orang tua untuk mengungkapkan rasa bakti mereka pada 13 Desember 2016.

Tulus Dampingi Hafsa yang Tengah Berjuang

Tulus Dampingi Hafsa yang Tengah Berjuang

29 Desember 2025

Relawan Tzu Chi di Depok memberi perhatian kepada Hafsa, anak berusia enam tahun yang mengalami tuli mendadak, serta menyaksikan langsung proses perjuangan dan kejujuran keluarga dalam menghadapi kondisi tersebut.

Belajar Bersama Mengukir Sejarah Tzu Chi

Belajar Bersama Mengukir Sejarah Tzu Chi

18 April 2019

Kelas Budi Pekerti Tzu Shao jatuh pada tanggal 14 April 2019, dimana anak- anak remaja ini diajak untuk belajar bersama mengukir sejarah Tzu Chi. Anak-anak diberikan pemahaman tentang Zhen Shan Mei dan tujuan adanya Zhen Shan Mei, karena Zhen Shan Mei merupakan mata dan telinga Master Cheng Yen.

Cara kita berterima kasih dan membalas budi baik bumi adalah dengan tetap bertekad melestarikan lingkungan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -