Mengobati Kesedihan Opa Oma
Jurnalis : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung)|
|
| ||
| Tanpa rasa malu, oma Mulyati pun mengungkapkan isi hatinya kepada Pepeng. “Kangen. Relawan (Tzu Chi-red) semuanya orang baik. Makanya oma kangen,” ungkap oma Mulyati dengan air matanya yang berlinang.
Keterangan :
“Relawan Tzu Chi menempati ruang khusus di hati oma. Oma merasa dekat sekali dengan relawan Tzu Chi,” kata Pepeng menirukan ucapan oma Mulyati.
Keterangan :
Ternyata hati para opa dan oma ini sedang berkabung. Opa dan oma masih merasakan duka yang mendalam atas kepergian ketiga temannya dengan jarak yang berdekatan. Menyadari Hidup Dalam kunjungan kasih ini terdapat peringatan bahwa hidup ini tidaklah kekal. Harus disadari, karena selama ini kita sedang menjalani waktu yang dimana jiwa dan raga kita yang kuat selama ini pada akhirnya akan hilang. “Setiap kunjungan ke Panti Wreda membuat hati saya terenyuh, karena seolah mengingatkan kita semua, bahwa hidup ini tidak kekal. Semua harus menjalani proses untuk menjadi tua dan akhirnya tak berdaya,” tegas Pepeng. | |||
Artikel Terkait
Pekan Amal Nyonya Cang Vegetarian
14 Juni 2024Memeriahkan perayan Festival Duan Wu atau Bakcang, Tzu Chi Batam mengadakan Pekan Amal Nyonya Cang Vegetarian di Aula Jing Si Batam. Pekan amal tahun ini berhasil menerima pesanan 513 paket Nyonya Cang.
Suara Kasih: Membangun Empat Ikrar Agung
22 Juli 2013 Ada banyak sekali orang yang membutuhkan pelayanan medis kita. Karena itu, kita harus membangkitkan Empat Ikrar Agung Bodhisatwa, yaitu ikrar untuk menyelamatkan semua makhluk yang tak terhingga.
Apresiasi Pemkab Sigi untuk Tzu Chi
01 April 2021Bupati Sigi Mohamad Irwan beserta jajarannya mengunjungi Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara untuk memberikan piagam penghargaan kepada Tzu Chi Indonesia pada Kamis, 1 April 2021.










Sitemap