Mengobati Kesedihan Opa Oma
Jurnalis : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung)|
|
| ||
| Tanpa rasa malu, oma Mulyati pun mengungkapkan isi hatinya kepada Pepeng. “Kangen. Relawan (Tzu Chi-red) semuanya orang baik. Makanya oma kangen,” ungkap oma Mulyati dengan air matanya yang berlinang.
Keterangan :
“Relawan Tzu Chi menempati ruang khusus di hati oma. Oma merasa dekat sekali dengan relawan Tzu Chi,” kata Pepeng menirukan ucapan oma Mulyati.
Keterangan :
Ternyata hati para opa dan oma ini sedang berkabung. Opa dan oma masih merasakan duka yang mendalam atas kepergian ketiga temannya dengan jarak yang berdekatan. Menyadari Hidup Dalam kunjungan kasih ini terdapat peringatan bahwa hidup ini tidaklah kekal. Harus disadari, karena selama ini kita sedang menjalani waktu yang dimana jiwa dan raga kita yang kuat selama ini pada akhirnya akan hilang. “Setiap kunjungan ke Panti Wreda membuat hati saya terenyuh, karena seolah mengingatkan kita semua, bahwa hidup ini tidak kekal. Semua harus menjalani proses untuk menjadi tua dan akhirnya tak berdaya,” tegas Pepeng. | |||
Artikel Terkait
Dengan Melakukan Aku Mengerti
21 Agustus 2013 Semua anak muda terlihat semangat dan bersukacita, kendati pada hari minggu biasanya anak-anak muda lebih memilih menghabiskan waktu mereka di pusat-pusat pembelanjaan atau pergi untuk beristirahat, tetapi mereka malah memilih untuk mengikuti kegiatan pelestarian lingkungan.
Turut Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Anak
28 November 2023Relawan Xie Li Kutai Barat (Kubar) dari Unit Sungai Pilos Estate melakukan penyuluhan kesehatan ibu dan anak di Balai Penitipan Anak (BPA) Pondok 1 pada Senin (13/11/23).
Berbagi Kebaikan, Mendulang Kebahagiaan
28 Maret 2025Berbagi kebaikan di bulan Ramadan menjadi bagian dari kegiatan Tzu Chi, di antaranya pembagian paket cinta kasih. Minggu (23/3/2025) menjadi hari yang bahagia bagi 929 warga prasejahtera di Kelurahan Sunter Agung, Jakarta Utara.










Sitemap