Mengurangi Derita Korban Kebakaran
Jurnalis : Apriyanto, Fotografer : Apriyanto
|
| |
Paket Bantuan Kebakaran Pembagian paket bantuan yang singkat ini ternyata memberikan rasa suka cita bagi para korban bencana. Salah satunya adalah Neneng Sarifah, Ketua RT 010 yang bersama suaminya Kusnadi. Ia merasa sangat gembira dan terharu atas kepedulian Tzu Chi yang memberikan paket bantuan bencana kepada warganya. Menurutnya, paket-paket yang diberikan oleh Tzu Chi sangat rapi dan dibagikan secara teratur sehingga para korban tidak berebutan saat mengambilnya. Neneng sebagai ketua RT yang juga menjadi korban kebakaran berusaha bekerja seobjektif mungkin dalam mendata siapa-siapa saja warganya yang terkena musibah. Meski dalam menjalani tugasnya itu ia sempat beberapa kali mendapatkan keluhan dan cemoohan dari beberapa warga yang tidak ia masukan dalam data penerima bantuan. “Yang saya data adalah warga yang rumahnya kebakaran saja. Yang tidak menjadi korban kebakaran tidak saya data walaupun ia marah. Saya harus bertanggung jawab pada Tzu Chi,” katanya.
Ket : -Saat pembagian kupon tidak jarang Neneng Sarifah (baju biru) selaku ketua RT 010 mendapat protes dari warganya yang tidak dimasukan ke dalam daftar penerima bantuan. (kiri) Setelah semua kupon habis dibagikan kepada para korban sejak pukul 10.00 pagi, maka tepat pukul 14.30 proses pembagian peket kebakaran itu mulai dilaksanakan. Chandra, wakil Camat Duren Sawit yang hadir pada hari itu, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia atas kepedulian dan partisipasinya kepada warga yang terkena musibah. “Terima kasih kepada teman-teman Buddha Tzu Chi yang dengan susah payah telah menyiapkan apa yang dibutuhkan warga kami. Mudah-mudahaan apa yang diberikan oleh teman-teman Buddha Tzu Chi bisa berguna dengan baik,” kata Chandra. Selain itu, Nurdin dan Rosidah warga RT 10 yang menerima paket bantuan juga merasa cukup terhibur dengan kedatangan relawan Tzu Chi. Baginya bantuan dalam bentuk pangan dan sandang sesungguhnya sudah cukup ia terima, tetapi kehadiran dan perhatian dari relawan telah mampu mengubur kesedihannya dan menyadari bahwa masih banyak orang yang peduli pada penderitana orang lain.
Ket : -Dahulu setiap musim penghujan daerah klender ini selalu dilanda banjir. Kini setelah banjir dapat diatasi mereka kembali didera masalah, yaitu kebakaran. (kiri) “Saya merasa bersyukur masih banyak orang yang datang dan peduli pada kami. Sebetulnya untuk pakaian dan makanan sih sudah cukup malah berlimpah. Tapi perhatian dari relawan bisa mengurangi kesedihan,” ungkap Nurdin haru. | ||
Artikel Terkait
Antisipasi Luapan Kali Angke Tzu Chi
11 Desember 2014 Memasuki musim penghujan, Pemerintah Daerah DKI Jakarta mulai melakukan antisipasi datangnya banjir. Salah satunya dengan melakukan pembersihan dan pengerukan kali agar aliran air menjadi lancar. Tak terkecuali Yayasan Buddha Tzu Chi.
Baksos Tzu Chi ke-100: Memulihkan Asa Hendri
13 Oktober 2014 Penyakit merupakan momok terbesar bagi setiap insan, terlebih bagi mereka yang berasal dari kalangan kurang mampu. Jika terkena penyakit, mereka tidak lekas memeriksakan ke dokter justru membiarkannya. Ini dilakukan mereka bukan karena tidak ingin sembuh, tetapi lantaran ketidakberdayaan untuk menanggung biaya pengobatan yang besar.
Tekad di HUT ke-2 Xie Li Cikarang
13 November 2019Dalam rangka memperingati hari
jadi Xie Lie Cikarang yang ke-2, dilakukan kegiatan tur ke Jing Si Tang pada
hari Sabtu, 9 November 2019 di Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini
diikuti 62 orang, terdiri dari relawan Komite, Abu Putih dan Relawan Kembang.
Dalam rangka memperingati hari jadinya Xie Lie Cikarang yang ke-2,
dilakukan kegiatan tur ke Jing Si Tang pada hari Sabtu, 9 November 2019 di Tzu Chi
Center, PIK, Jakarta Utara. Kegiatan ini tepatnya pukul 06.00 pagi yang diikuti
62 orang, terdiri dari relawan KKomite, Abu Putih dan
Relawan Kembang. Dengan semangat yang luar biasa, para relawan
berkumpul di Lippo Cikarang, bus menjemput para relawan di mulai dari Sentral
Grosir Cikarang sampai Lippo Cikarang dan kemudian berangkat menuju tujuan
sekitar jam 6.30 dari Lippo Cikarang.








Sitemap