Menjalin Jodoh yang Lebih Erat
Jurnalis : Ronny Suyoto (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Hendrasurya (Tzu Chi Surabaya)|
|
|
||
|
Sebelumnya Angputra Jaya Grup sudah memiliki jalinan jodoh dengan Tzu Chi melalui donatur bulanan dan celengan bambu. Namun untuk acara kali ini Tzu Chi ingin menjalin jodoh yang lebih erat melalui SMAT. “Melalui SMAT ini kami mengharapkan agar karyawan Angputra Jaya Grup lebih mengenal Tzu Chi dan misi amalnya yang telah menyentuh banyak orang yang membutuhkan bantuan” kata Purwanto Shixiong, relawan Tzu Chi yang juga adalah karyawan perusahaan ini. Setelah acara-acara hiburan, selama hampir 45 menit relawan memberikan sosialisasi melalui PPT yang menampilkan sejarah Tzu Chi dan kegiatan-kegiatan amal yang selama ini sudah dijalankan para relawan. Para karyawan Angputra Jaya pun memperhatikan dengan seksama. Dan saat dibagikan celengan bambu, mereka pun menerima dengan antusias dan berjanji untuk ikut beramal. “Dari 126 org peserta ada 91 celengan yang terbagi. Ini merupakan awal yang bagus dan nanti ke depannya kita akan mengadakan acara serupa yaitu pengumpulan celengan. Semoga jalinan jodoh baik ini akan terus terjalin dan tumbuh bodhisatwa-bodhisatwa baru dari tempat ini,” tutup Su Fei yang menjadi relawan sosialisasi Angputra Jaya Grup ini. |
|||
Artikel Terkait
Memperingati Hari Waisak, Hari Ibu internasional dan Hari Tzu Chi Sedunia
11 Mei 2021Peringatan Hari Waisak, Hari Ibu internasional, dan Hari Tzu Chi Sedunia yang diadakan online pada 9 Mei 2021 diikuti oleh 19 relawan Tzu Chi Tj. Balai Karimun.
Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-111: Terangnya Mata, Terangnya Kehidupan
21 Maret 2016Lias (53) semringah kala matanya dapat melihat kembali dalam Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-111 pada 18-20 Maret 2016 di RSUD Cianjur, Jawa Barat. Selain Lias, baksos ini menangani ratusan pasien di empat poli yaitu katarak, hernia, bibir sumbing, dan benjolan.
Kumpulan Cinta Kasih untuk Para Korban Bencana
10 Agustus 2018Gempa di Lombok, NTB telah membuat wilayah tersebut luluh lantah. Para korban mencari perlindungan di tenda pengungsian. Rasa takut, trauma menyelimuti para korban. Kondisi mereka telah membuat pilu hati setiap insan, tak heran jika setiap intitusi saling menggalang hati banyak orang untuk membantu meringankan penderitaan para korban. Tak terkecuali badan misi Tzu Chi.








Sitemap