Merekam Ketulusan, Menyebarkan Inspirasi Melalui Lensa Telepon Genggam

Jurnalis : Kartini (He Qi Jakarta Barat 4), Fotografer : Emy Nora, Aris Widjaja (He Qi Jakarta Barat 4), Henny Yohannes (He Qi Jakarta Utara 3)

Para peserta pada kegiatan pelatihan ini, tampak antusias melakukan praktik pembuatan video yang di damping langsung oleh Emy Nora, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 4.

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 4 bekerja sama dengan relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Utara 3 mengadakan kegiatan pelatihan mini training video untuk Zhen Shan Mei dengan tema Merekam Ketulusan, Menyebarkan Inspirasi yang berlangsung di Ruang Gallery DaAi, Lantai 1, Tzu Chi Center PIK, Jakarta Utara pada Minggu 28 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti 29 peserta serta dan didampingi 12 relawan yang bertujuan untuk menjawab kebutuhan akan lebih banyak relawan Tzu Chi agar mampu mendokumentasikan kegiatan melalui pembuatan video sederhana menggunakan telepon genggam.

Kegiatan ini, dimulai pukul 09.00 WIB, dengan harapan semakin banyaknya insan Ren Ren Zhen Shan Mei yang mengikuti pelatihan ini mampu membagikan kisah-kisah kebajikan melalui unggahan video yang telah dibuat.

Selanjutnya acara dimulai dengan materi yang disampaikan relawan Tzu Chi Hu Ai Jelambar koordinator bidang Zhen San Mei, Dina, yang memaparkan teori dengan memulai pertanyaan kepada para peserta “Siapa di sini yang suka pakai handphone-nya untuk rekam video?”. Kemudian dilanjutkan dengan sesi penjelasan teori berbagai jenis video, teknik dasar pengambilan video, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar setiap momen dapat terdokumentasi dengan baik.

Emy Nora, relawan Tzu Chi yang aktif dalam mendokumentasikan kegiatan melalui video, membagikan pengalamannya serta tips dalam pengambilan gambar dan penyuntungannya agar lebih menarik.

Relawan Tzu Chi tampak semangat memberikan materi tentang videografi dasar.

Setelah sesi penyampaian materi, para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktikkan pengambilan video sesuai dengan tema yang telah ditentukan, kemudian dilanjutkan belajar mengolah hasil rekaman menggunakan aplikasi YouCut dengan pendampingan langsung dari relawan Tzu Chi, Emy Nora. Dalam sesi ini, mereka belajar mulai dari memasukkan video, menyusun urutan gambar, menambahkan teks, hingga menyisipkan musik dipelajari untuk membuat video agar tetap menarik.

Salah satu peserta dalam kegiatan ini, Fransisca, ia mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapatkan banyak pembelajaran baru. “Hari ini, saya sangat senang bisa belajar ilmu tentang pembuatan video, Dari kegiatan ini, saya jadi memahami kesalahan saya selama membuat video, sehingga ke depannya bisa membuat video yang lebih baik," tuturnya.

Tak hanya itu, manfaat pelatihan ini juga dirasakan oleh Paulus, salah satu peserta yang baru pertama kali mempelajari videografi. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru, mulai dari teknik dasar pengambilan video hingga cara mengedit video menggunakan aplikasi.

"Kami belajar videografi dan cara menggunakan aplikasi untuk mengedit video, seperti menambahkan teks dan musik," ungkap Paulus. Meski masih merasa banyak kebingungan dan menyadari bahwa dirinya masih perlu banyak belajar, ia tetap antusias untuk terus mengembangkan kemampuannya.

Para peserta mengikuti sesi materi videografi dengan penuh perhatian, untuk memahami teknik dasar pengambilan video.

Setiap kelompok menampilkan hasil karya video yang dibuat selama sesi praktik dan berbagi pengalaman di hadapan peserta lainnya.

Triana, relawan Tzu Chi yang selama ini berkecimpung sebagai relawan dokumentasi penulis artikel yang menjadi mentor saat sesi praktik. Ia mengaku pelatihan ini juga menambah pengetahuannya dalam pembuatan video. "Menurut saya, pelatihan ini menambah pengetahuan tentang cara membuat video, sehingga ke depannya saya bisa membuat video menjadi lebih baik," ungkapnya.

Antusiasme juga dirasakan para relawan Tzu Chi yang mengikuti pelatihan ini, mereka turut memotivasi dirinya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang dokumentasi video.

“Momen yang paling berkesan bagi kami sebagai panitia kegiatan ini, ketika melihat semangat para peserta selama mengikuti setiap sesi materi tentang videografi untuk menghasilkan karya yang penuh makna,” ucap Henny, selaku koordinator Zhen San Mei He Qi Jakarta Utara 3. Menurutnya, pengalaman ini menambah wawasan baru bagi para relawan, dengan belajar melayani bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga kesempatan untuk bertumbuh, berbagi, dan ikut menyebarkan inspirasi melalui ketulusan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak relawan yang mampu mengabadikan kegiatan Tzu Chi dengan baik, sehingga kisah-kisah kebajikan dapat terus bertumbuh dan menyebar serta menggerakkan lebih banyak orang untuk berbuat baik.

Editor: Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Memperkenalkan Seni Dokumentasi Jejak Cinta Kasih

Memperkenalkan Seni Dokumentasi Jejak Cinta Kasih

06 November 2023

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan perekrutan dan pelatihan tim dokumentasi yang berfokus pada teknik pembuatan artikel dan fotografi.

Menumbuhkan Tunas Baru Pencatat Sejarah Tzu Chi

Menumbuhkan Tunas Baru Pencatat Sejarah Tzu Chi

12 Juni 2024

Tzu Chi Medan bekerja sama dengan DAAI TV Medan mengadakan pelatihan videografi dan editing bagi relawan Zhen Shan Mei pada 1 Juni 2024 yang diikuti oleh 40 relawan.

Mengasah Potensi Jurnalistik

Mengasah Potensi Jurnalistik

29 Mei 2024
Tzu Chi Medan mengadakan pelatihan jurnalistik dan fotografi untuk relawan Zhen Shan Mei yang berlangsung di Gedung DAAI TV, Kompleks Jati Junction Perintis Kemerdekaan. 
Kekuatan akan menjadi besar bila kebajikan dilakukan bersama-sama; berkah yang diperoleh akan menjadi besar pula.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -