Paket Imlek Beri Manfaat Bagi Warga Makassar

Jurnalis : Surya Metal (Tzu Chi Makassar), Fotografer : Hartono Tjandra, Jenifer Kellys, Robin Johan, Beti (Tzu Chi Makassar)

Relawan Tzu Chi Makassar secara langsung membagikan kupon ke rumah-rumah warga prasejahtera Tionghoa.

Momentum Imlek 2577 yang jatuh pada tanggal 17 Februari 2026 digunakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar untuk menjalin untaian cinta kasih dengan warga prasejahtera Tionghoa di Kota Makassar. Kegiatannya berupa pembagian Paket Cinta Kasih Imlek 2026 yang dilakukan pada 7 Februari 2026 di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Makassar untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga prasejahtera dari etnis Tionghoa dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek. Terhitung sebanyak 591 paket untuk warga prasejahtera Tionghoa.

Diawali dengan pembagian kupon secara door to door yang dilaksanakan pada 30-31 Januari 2026 oleh relawan Tzu Chi kepada warga. Selain mendata kebutuhan, kunjungan ini juga mempererat hubungan antara relawan dan warga. Kehadiran relawan menjelang perayaan Imlek memberikan dampak positif dan harapan baru bagi penerima bantuan.

Acara dibuka dengan penampilan barongsai sembari menghibur para warga yang menerima paket cinta kasih imlek.

Pada hari pembagian, lampion-lampion cantik tergantung menghiasi ruangan, memberikan nuansa khas Imlek yang hangat. Tak kalah dengan lampion, suasana makin semarak lagi karena puluhan relawan Tzu Chi datang membagikan paket Cinta Kasih Imlek 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pagi berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Warga penerima bingkisan hadir dengan membawa kupon yang telah mereka terima sebelumnya. Relawan menyambut mereka dengan ramah, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Acara dibuka dengan penampilan barongsai sembari menghibur para warga yang menerima paket cinta kasih imlek, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Tzu Chi Makassar dan Yayasan Tionghoa di Makassar. Penyerahan simbolis bingkisan dilakukan kepada beberapa penerima, diikuti dengan pengarahan alur pengambilan bagi warga lainnya. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, berkat kerja sama yang baik antara relawan dan warga.

Penyerahan simbolis bingkisan dilakukan Fuady Yolian selaku PIC kegiatan kepada Warga.

Warga penerima paket cinta kasih Imlek mendapatkan paket berisi beras (5 kg), minyak goreng, teh celup, satu toples biskuit, 10 bungkus mi telur, satu botol minuman dan satu toples manisan serta buah jeruk. Harapannya, bingkisan ini dapat meringankan beban keluarga penerima sehingga mereka dapat merayakan Imlek dengan sukacita bersama keluarga dan dapat menghemat pengeluaran terutama untuk membeli beras.

Vonny yang menerima paket cinta kasih mengungkapkan rasa terima kasih karena mendapatkan beras yang merupakan makanan pokok. “Terima kasih atas bantuan ini, kami warga prasejahtera sangat membutuhkan, apalagi dapat beras yang merupakan makanan pokok,” ungkapnya.

Tidak hanya dibagikan di kantor, sebagian bantuan juga diantarkan langsung ke rumah penerima yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan atau kendala lainnya. Hal ini menunjukkan komitmen relawan Tzu Chi untuk memastikan cinta kasih tetap tersampaikan tanpa batas.

Tidak hanya dibagikan di kantor, sebagian bantuan juga diantarkan langsung ke rumah penerima yang berhalangan hadir karena kondisi kesehatan atau kendala lainnya.

Harmoni dalam Bersumbangsih
Dalam acara ini, relawan juga mengajak penerima bingkisan untuk turut bersumbangsih melalui celengan bambu dan berdonasi pakaian layak pakai melalui kegiatan bazar. Walaupun sederhana, ajakan ini mendapat tanggapan positif. Banyak penerima bantuan yang dengan tulus menyumbangkan sebagian kecil dari rezeki mereka dan menerima pakaian layak pakai dengan harga murah.

“Donasi baju ini seharga Rp 10.000/baju, sangat bagus dan banyak warga prasejahtera yang berdonasi,” ucap Chen, relawan.

Sebanyak 60 relawan, termasuk relawan baru dan relawan muda, terlibat dalam kegiatan ini. Mereka merasa senang dapat berkontribusi dan menjalin kedekatan dengan masyarakat. Salah satu penerima bingkisan, Liz Wijaya yang menerima paket juga mengungkapkan rasa haru dan syukurnya. “Pelayanan Tzu Chi sungguh tulus. Walaupun kami kekurangan, sikap hormat relawan saat menyerahkan bingkisan membuat kami merasa dihargai,” ungkapnya.

Relawan Tzu Chi mengajak penerima bingkisan untuk turut bersumbangsi melalui berdonasi membeli pakaian layak pakai seharga Rp 10.000/baju, yang masih bagus dan harga terjangkau.

Kegiatan ini selesai pukul 14.00 WITA dengan penuh kebahagiaan. Relawan pulang dengan hati penuh syukur, merasa telah menebar benih kebajikan, baik kepada sesama maupun ke dalam diri sendiri. Kegiatan ini menjadi momen penuh makna dalam rangka menyambut Hari Raya Imlek 2026, di mana kebahagiaan tidak hanya dirasakan secara pribadi, tetapi juga dibagikan kepada sesama. Semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan yang terjalin menjadi wujud nyata nilai-nilai kemanusiaan yang senantiasa dipegang oleh insan Tzu Chi: menghadirkan harapan dan kehangatan di tengah masyarakat.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Paket Imlek 2026: Menyalurkan Cinta Kasih Imlek di Vihara BBC dan Cetiya Bala Guna

Paket Imlek 2026: Menyalurkan Cinta Kasih Imlek di Vihara BBC dan Cetiya Bala Guna

21 Januari 2026
Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Barat 1 membagikan 489 Paket Cinta Kasih Imlek 2026 di Vihara Bodhisatta Buddhis Center (BBC) dan Cetiya Bala Guna di Tangerang, Banten.
Paket Imlek 2026: Berbagi Cinta Kasih Lintas Iman di Kampung Cikahuripan

Paket Imlek 2026: Berbagi Cinta Kasih Lintas Iman di Kampung Cikahuripan

20 Januari 2026

Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bersama Cetiya Milek Hud menyalurkan 300 paket beras Imlek kepada warga Kampung Cikahuripan, Tangerang pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Berbagi Sukacita Lewat Paket Beras Imlek

Berbagi Sukacita Lewat Paket Beras Imlek

20 Februari 2026

Minggu, 15 Februari 2026 relawan Tzu Chi komunitas He Qi Jakarta Pusat (Xie Li Selatan) berbagi berkah Imlek di Sekolah Surya Dharma, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Paket Imlek berupa beras 10 kg, kue keranjang, dan jeruk.

Dengan keyakinan yang benar, perjalanan hidup seseorang tidak akan menyimpang.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -