Pedoman Dalam Menapaki Jalan Bodhisatwa di Tzu Chi
Jurnalis : Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Calvin (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)
Dua belas orang relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun pada 09 Oktober dan 10 Oktober 2021, mengikuti kegiatan pelatihan 4 in 1 yang di pandu dari relawan Tzu Chi Jakarta. Seluruh relawan Tzu Chi Indonesia turut berpartisipasi pada kegiatan traning 4 in 1ini.
Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjung Balai Karimun pada 09 Oktober dan 10 Oktober 2021, mengadakan kegiatan pelatihan 4 in 1 dari Tzu Chi Jakarta. Tujuan pelatihan 4 in 1 ini untuk mendalami filosofi Tzu Chi dan update kegiatan relawan. Pelatihan 4 in 1 ini rutin diadakan oleh relawan Tzu Chi Jakarta dengan peserta dari seluruh relawan Tzu Chi Indonesia.

Relawan calon komite Moei Soen mendapatkan banyak pelajaran berharga dalam hal kehidupan yang bisa dijadikan pedoman dalam menapaki jalan Bodhisatwa di Tzu Chi.
"Materi ini mengajarkan kita untuk melakukan satu hari lima kebajikan yaitu vegetarian, hemat listrik, hemat air, membawa alat makan, minum sendiri, dan memakai transportasi massal," ungkap Moei Soen.

Relawan Komite Siti Aminah (26) sangat terinspirasi dalam pelatihan 4 in 1 ini salahsatunya materi tentang Mempertahankan Tekad, Menjalankan Ajaran, Menumbuhkan Jiwa Kebijaksanaan.
Selama masa pandemi Covid-19, para relawan Tzu Chi tidak bisa ramai-ramai berkumpul untuk melakukan kegiatan kemanusiaan. Setiap kegiatan out door dan in door pasti akan dibatasi jumlah partisipannya untuk mengurangi resiko relawan terpapar Covid 19. Semoga dengan adanya kegiatan ini para relawan bisa lebih semangat dan bersungguh-sungguh dalam menapaki jalan Bodhisatwa di Tzu Chi.
Artikel Terkait
Menganyam Hati, Menganyam Semangat
04 Desember 2019Kunjungan kasih ke rumah Herlisa, penerima bantuan Tzu Chi yang mengalami patah tulang kaki. Kunjungan kasih dilakukan Minggu, 29 November 2019 oleh 5 relawan Tzu Chi Xie Li Cikarang untuk menyemangati dan membekali dengan keterampilan agar mandiri.
Pelatihan Komite dan Calon Komite: Bersungguh Hati
15 Maret 2017Sebagai konsultan keuangan Haryo awalnya merasa kesulitan menjalankan Sila Tzu Chi (Tidak Berbohong dan Berspekulasi). Pekerjaannya kerap berbenturan dengan aturan dan hati nuraninya. “Sebagai konsultan kita harus bisa memberikan pelayanan yang maksimal. Masalah orang lain menjadi masalah kita,” ungkapnya. Lalu, bagaimana cara ia mengatasinya?







Sitemap