Peduli Merapi: Cinta Kasih Siswa SMA Tri Ratna

Jurnalis : Apriyanto, Fotografer : Apriyanto
 
 
 

fotoDevi Oktaviani saat menyerahkan dana yang terkumpul dari teman-temannya di SMA Tri Ratna kepada Tzu Chi. Tzu Chi menjadi pilihan sekolah ini dalam bersumbangsih karena para siswa telah mengenal dan mengetahui berbagai aktivitas sosial Tzu Chi.

Kedekatan dan pengenalan merupakan suatu hal yang mampu memberikan keyakinan bagi seseorang untuk ikut berkecimpung di dalam suatu organisasi bahkan memberikan donasi. Demikian yang dilakukan oleh siswa SMA Tri Ratna Jakarta. Sejak Merapi meletus pada 26 Oktober 2010, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Tri Ratna langsung bergerak untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana.

 

Menurut Devi Oktaviani, salah satu siswa kelas 3, begitu menyadari letusan Merapi menelan banyak korban jiwa dan menyebabkan puluhan ribu jiwa mengungsi, teman-temannya di OSIS merasa harus melakukan sesuatu untuk kemanusiaan. Karena itu, sejak Senin, 8 November 2010, pihak OSIS mulai menggalang dana dari para siswa yang diperuntukkan untuk membantu korban bencana Merapi.

Dana yang telah terkumpulkan ini pun akhirnya diserahkan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia pada Senin 15 November 2010. Menurut Devi, Tzu Chi menjadi pilihan untuk menyalurkan dana kemanusiaan ini dikarenakan yang paling dikenal, lantaran banyak relawan Tzu Chi yang menjadi pengajar di sekolah itu. “Saya sendiri mengenal Tzu Chi sudah lama. Karena Kak Widodo (staf DAAI TV Indonesia-red) sering mengisi dan mengajar di sekolah kami,” katanya. Setidaknya dari kehadiran relawan Tzu Chi sebagai relawan di Sekolah Tri Ratna, Devi menganggap Tzu Chi merupakan wadah dalam pembelajaran hidup dan pelatihan diri.

  
 
 
  
   
 
 

Artikel Terkait

Rapid Test untuk Para Seniman Bangunan

Rapid Test untuk Para Seniman Bangunan

04 Juni 2020

Agung Sedayu Group (ASG) bekerja sama dengan RS Cinta Kasih Tzu Chi menggelar rapid test Covid-19 untuk para seniman bangunan pada Rabu, 03 Juni 2020. Sebanyak 450 seniman bangunan menjalani rapid test yang diadakan di Golf Island, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Internasional: Gereja Cinta Kasih Bunun

Internasional: Gereja Cinta Kasih Bunun

31 Maret 2010
Perumahan Cinta Kasih di Shanlin banyak dihuni oleh penduduk asli Suku Bunung. Maka di perumahan tersebut dibangunlah 2 gereja sehingga para warganya dapat melanjutkan kegiatan beribadah mereka. Salah satu gereja yang telah dibangun ukurannya sama persis dengan yang lama yakni Gereja Presbiterian dan oleh para pemuka masyarakat telah disetujui jika namanya diubah menjadi ”Gereja Cinta Kasih Bunun.”
Membedah Kesusahan Menciptakan Bahagia

Membedah Kesusahan Menciptakan Bahagia

17 Desember 2018
Jumat, 14 Desember 2018 mungkin akan menjadi hari yang tidak terlupakan bagi keluarga Jumiah dan Ahmad Syahputra. Hari itu relawan melakukan serah terima rumah setelah dibedah, serta melakukan doa bersama di sana. Satu lagi tahapan dalam kehidupan mereka akhirnya bisa terlewati.
Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -