Pemberkahan Awal Tahun 2026: Menyatukan Hati, Menebar Cinta Kasih

Jurnalis : Diyang Yoga W (Tzu Chi Surabaya), Fotografer : Diyang Yoga W, Davian, Dimas, Sheila, Sophie, FX Santoso (Tzu Chi Surabaya)

Tzu Chi Surabaya mengadakan Pemberkahan Awal Tahun 2026 di Notredame Adventure Park, Surabaya. Dalam kegiatan ini, relawan mempersembahkan isyarat tangan Qian Shou Shi Jie (Seribu Tangan yang Menolong Dunia).

Pemberkahan Awal Tahun merupakan salah satu kegiatan besar tahunan yang diselenggarakan oleh Tzu Chi Surabaya. Kegiatan ini menjadi momen yang tepat untuk merefleksikan perjalanan setahun penuh, mengingat kembali berbagai pengalaman dan  pembelajaran dari kegagalan, serta rasa syukur atas keberhasilan yang telah dilalui bersama. Melalui perenungan tersebut, setiap orang diajak untuk menata hati, menumbuhkan tekad baru, serta melanjutkan langkah kebajikan di tahun yang akan datang.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi wujud rasa syukur sepanjang tahun 2025, tetapi juga menjadi wadah untuk menjaga dan mempererat jalinan jodoh baik antara relawan, donatur, serta masyarakat umum. Pemberkahan Awal Tahun 2026 diadakan Tzu Chi Surabaya pada 1 Maret 2026 di Notredame Adventure Park, Surabaya dan dihadiri oleh 248 peserta yang terdiri dari relawan, donatur, serta tamu undangan.

Relawan Tzu Chi Surabaya, Becky Ciang saat sharing tentang kisah inspiratif penerima bantuan Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni, Supriyanto.

Kegiatan ini juga menjadi wujud rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berbagai misi kemanusiaan Tzu Chi khususnya di Surabaya. Dengan tema “Meneruskan Tekad Celengan Bambu dan Selamanya Mengingat Ikrar Agung Silsilah dan Mazhab Tzu Chi” kegiatan ini mencoba mengingatkan kembali pada masa awal Tzu Chi yang dimulai melalui celengan bambu dari 30 orang ibu rumah tangga di Taiwan yang memiliki tekad membantu Master Cheng Yen untuk berbuat kebajikan. Dari langkah sederhana tersebut, benih-benih kebaikan terus tumbuh dan berkembang, menghimpun semakin banyak orang untuk menebarkan cinta kasih.

Dalam kegiatan Pemberkahan Awal Tahun 2026 ini, relawan Tzu Chi Surabaya menampilkan isyarat tangan Qian Shou Shi Jie (Seribu Tangan yang Menolong Dunia). Isyarat tangan ini mengandung makna bahwa setiap manusia memiliki sepasang tangan dan mata. Ketika semakin banyak orang bergabung dalam barisan kebajikan, maka semakin luas pula jangkauan bantuan yang dapat diberikan kepada mereka yang menderita—layaknya Bodhisatwa bertangan seribu yang mampu menjangkau dan menolong lebih banyak makhluk.

Keluarga Sartono berkesempatan membagikan pengalamannya saat berjodoh dengan Tzu Chi Surabaya hingga saat ini dan menjadi relawan yang aktif dalam berkegiatan.

Suasana kegiatan semakin menyentuh ketika sesi sharing dibagikan oleh keluarga Sartono yang kini turut menjadi relawan Tzu Chi Surabaya. Mulyati, istri Sartono, menceritakan bagaimana jalinan jodohnya dengan Tzu Chi sebenarnya telah dimulai sejak lama.

“Sebenarnya jalinan jodoh saya dengan Tzu Chi sudah lama. Saat di Taiwan saya melihat kegiatan Tzu Chi melalui DaAi TV, tetapi belum ada kesempatan untuk mengikuti kegiatannya. Ketika di Surabaya saya mencoba mencari informasi dan ternyata ada. Awalnya saya ikut donor darah, hingga akhirnya sekarang bisa turut menjaring berkah bersama,” ungkap Mulyati dengan penuh haru.

Sharing lainnya disampaikan oleh relawan Tzu Chi Surabaya, Becky Ciang yang menceritakan pengalaman menyentuh saat membantu warga Surabaya melalui Program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni. Ia menuturkan kisah seorang warga bernama Supriyanto dari Kelurahan Ngagel.

Sebanyak 248 peserta Pemberkahan Awal Tahun 2026 Tzu Chi Surabaya yang terdiri dari relawan, donatur, serta tamu undangan berdoa bersama agar dunia terbebas dari bencana.

“Supriyanto datang ke kelurahan saat proses penandatanganan SKB hampir selesai. Ternyata sebelumnya beliau harus mengamen terlebih dahulu untuk membeli materai sebelum datang ke kelurahan. Dua hari setelah itu, beliau meninggal dunia dan meninggalkan seorang ponakan bernama Angel yang telah beliau rawat sejak kecil. Saat ini Angel menjadi salah satu penerima bantuan kita,” tutur Becky Ciang dengan suara yang tertahan haru.

Ia menutup sharing tersebut dengan pesan yang menyentuh, bahwa jalinan jodoh tidak pernah dapat diprediksi dan tidak ada yang kekal. Namun melalui jalinan tersebut, manusia memiliki kesempatan untuk saling menolong dan menebarkan kebaikan.

Pembagian Angpau Berkah dan Kebijaksanaan dari Master Cheng Yen kepada seluruh peserta Pemberkahan Awal Tahun 2026 Tzu Chi Surabaya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa serta pembagian angpau Berkah dan Kebijaksanaan dari Master Cheng Yen. Dalam kesempatan ini Ketua Tzu Chi Surabaya, Vivian Fan juga menyampaikan pesan penuh welas asih. “Wujudkanlah harapan Master Cheng Yen untuk mewariskan kasih sayang dalam keluarga. Di tengah dunia yang penuh gejolak ini, melalui kebaikan dan cinta kasih sekecil apa pun, kita dapat menghapuskan bencana dan mewujudkan kedamaian di dunia,” ujarnya dengan penuh harapan.

Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama mengikuti doa dengan menyalakan pelita sebagai simbol harapan agar dunia senantiasa terbebas dari bencana dan dipenuhi kedamaian. Pemberkahan Awal Tahun 2026 ditutup dengan pembagian souvenir oleh para relawan.

Melalui kegiatan Pemberkahan Awal Tahun 2026 ini, diharapkan semangat kebajikan terus hidup di hati setiap orang. Dengan menghimpun lebih banyak tangan dan hati, langkah-langkah kecil kebaikan akan mampu menjangkau lebih banyak kehidupan untuk mewujudkan dunia yang lebih damai dan penuh kasih.

Editor: Arimami Suryo A.


Artikel Terkait

Pemberkahan Awal Tahun 2021:  Diselenggarakan Secara Virtual, Esensi Pemberkahan Tak Luntur

Pemberkahan Awal Tahun 2021: Diselenggarakan Secara Virtual, Esensi Pemberkahan Tak Luntur

22 Februari 2021
Selain berbagi kisah dan doa serta harapan untuk tahun yang lebih baik, yang tidak pernah ketinggalan dalam setiap acara pemberkahan adalah penampilan isyarat tangan. Kali ini total ada 74 relawan dari lima He Qi menampilkan isyarat tangan Bab Penutup Sutra Bhaisajyaguru.
Sucita Pemberkahan Awal Tahun 2025 di Lampung

Sucita Pemberkahan Awal Tahun 2025 di Lampung

13 Februari 2025

Pemberkahan Awal Tahun 2025 Tzu Chi di Lampung berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Kegiatan yang di selenggarakan pada Sabtu, 8 Februari 2025 ini dihadiri 155 tamu undangan dan kurang lebih 60 relawan.

Pemberkahan Awal Tahun 2017: Jangan Pernah Menunda untuk Berbakti

Pemberkahan Awal Tahun 2017: Jangan Pernah Menunda untuk Berbakti

22 Februari 2017
Drama Budi Luhur Orang Tua Seluas Samudra menjadi inti dalam Pemberkahan Awal Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Tzu Chi Indonesia. Drama tentang kisah perjalanan cinta kasih orang tua yang tiada batasnya ini memukau peserta pemberkahan pada Sabtu, 11 Februari 2017 yang dihadiri oleh staf badan misi dan relawan Tzu Chi.
Bertuturlah dengan kata yang baik, berpikirlah dengan niat yang baik, lakukanlah perbuatan yang baik.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -