Pembuatan 1.7 Ton eco Enzyme
Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung)
Pembuatan Eco Enzyme ini sebagai salah satu wujud kepedulian relawan Tzu Chi terhadap lingkungan. Relawan membuat Eco Enzyme bertujuan untuk mengurangi sampah rumah tangga dan pelestarian lingkungan.

Dody Ketua Komunitas Eco Enzyme Bandung menjelaskan mamfaat dari Eco Enzyme kepada relawan dan peserta. Salahsatunya adalah untuk mengurangi sampah rumah tangga.

Ida Ratna Relawan Komite Tzu Chi yang sebelumnya sudah mengenal Eco Enzyme ini sangat merasakan manfaat dari Eco Enzyme sebagai pupuk tanaman di rumah.

Para relawan Tzu Chi tengah membuat Eco Enzyme dari campuran Molase/Gula Merah, Sayuran dan kulit buah dan air dengan perbandingan 1:3:10.

Relawan Tzu Chi berhasil membuat 1.7 ton Eco Enzyme yang akan di panen tiga bulan kemudian.
Artikel Terkait
Eco Enzyme, Kebaikan Bumi
02 November 2023Relawan dari komunitas Perintis di Medan mengadakan sosialisasi dan tata cara pembuatan Eco Enzyme di Gedung Tzu Chi, Komplek Jati Junction Medan pada Minggu, 22 Oktober 2023.
Panen Eco Enzyme Di Depo PIK
09 April 2021Hari ini, Jumat 9 April 2021, delapan relawan He Qi Utara 1 memanen dua toren eco enzyme di Depo PIK. Toren berkapasitas 300 liter tersebut masing-masing terisi 60 persen-nya, sehingga hasil panen satu toren terhitung sekitar 180 liter cairan eco enzyme.
Sosialisasi Eco Enzyme di Pesantren Alkhairaat
14 Juni 2024Manfaat tentang eco enzyme ditularkan relawan Xie Li Kalimantan Timur (Kaltim) 2 di Pondok Pesantren Alkhairat di Muara Wahau pada Rabu, 29 Mei 2024.







Sitemap