Penyuluhan dan Konsultasi Alat Kontrasepsi

Jurnalis : Sarah Fonna (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Sakina Amalia (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Dokter Sandry memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu hamil di klinik sentral PT. Kresna Duta Agronindo Kongbeng, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Kekuatan akan menjadi besar bila kebajikan dilakukan bersama-sama; berkah yang diperoleh akan menjadi besar pula.
Kata Perenungan Master Cheng Yen.

Penyuluhan dan pemeriksaan untuk ibu hamil dilakukan relawan Tzu Chi Sinar Mas Xie Li Kalimantan Timur 1 dari unit GMKE pada 15 September 2022 lalu. Kegiatan yang dipusatkan di klinik sentral PT. Kresna Duta Agronindo Kongbeng, Kutai Timur ini bekerja sama dengan RS Meloy Sangatta. Perjalanan empat jam yang dilakukan Dokter Sandry Sp.OG dari RS Meloy Sangatta disambut antusias oleh 42 orang ibu hamil dan 21 orang yang berkonsultasi tentang alat kontrasepsi. Kegiatan ini adalah hasil kerja keras relawan Dharma Wanita dalam menjalin kerja sama serta memberikan sosialisasi tentang pelaksanaan kegiatan kepada seluruh karyawan.

Antusias karyawan dalam mengikuti kegiatan ini tercermin dalam kehadiran karyawan yang lebih cepat dari jadwal acara dimulai yakni, 09.00 WITA – 14.30 WITA. Sedangkan para ibu hamil sudah memenuhi klinik sejak pukul 07.20 WITA. Semangat mereka untuk dapat diperiksa oleh seorang dokter spesialis kandungan sangat besar sehingga bersedia menunggu dan antre dengan tertib.

Relawan membantu pendataan peserta penyuluhan yang akan menjalani pemeriksaan.

“Kesehatan ibu hamil dan janin bayi merupakan hal yang perlu diperhatikan dalam peningkatan kualitas kesehatan nasional, untuk itu saya bersedia hadir dengan semangat untuk melaksanakan baksos ibu hamil dan alat kontrasepsi. Ini adalah panggilan tugas saya, untuk memeriksa dan memberi saran kepada ibu-ibu agar ibu dan bayi sehat,” papar dr. Sandry dalam sambutannya.

Sesi berikutnya adalah konsultasi tentang alat kontrasepsi. Di kesempatan itu, dr. Sandry memberikan edukasi mengenai alat kontrasepsi yang sesuai digunakan oleh ibu. Dokter juga memberikan konsultasi program kehamilan. Gunawan dan istri menjadi salah satu peserta yang melakukan konsultasi. Ia belum dikaruniai momongan dalam 7 tahun usia perkawinannya. Gunawan sehari-hari menjadi supir, sementara istrinya bekerja sebagai tenaga perawatan lahan. Konsultasi ini membantunya mendapatkan informasi yang diinginkan.

“Semoga harapan saya terwujud segera mungkin, konsultasi dengan dokter membuat saya dan istri memiliki harapan baru,” ujar Gunawan kepada relawan. Setelah pemeriksaan dilakukan, dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan yang harus dilakukan di RS.

Relawan mendampingi ibu-ibu dalam pemeriksaan kehamilannya.

Selain Gunawan dan istri, Mey Mey Salu yang tengah mengandung 38 minggu juga memeriksakan kehamilannya. Dari hasil pemeriksaan dokter, Mey Mey mengalami pre-eklamsia, yaitu peningkatan tekanan darah dan kelebihan protein dalam urin yang terjadi setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Bila tidak segera ditangani, pre-eklamsia bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya bagi ibu dan janin. Dokter pun merujuk Mey Mey untuk segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Saya kaget, ternyata kaki saya bengkak ini berbahaya, kalau tidak ikut pemeriksaan ini, mungkin saya tidak tahu kalau kehamilan saya berisiko tinggi,” ujar Mey Mey kepada relawan.

Relawan memberikan telur kepada peserta penyuluhan sebagai dukungan terhadap pemenuhan gizi.

Selain memeriksa kandungan, relawan juga memberikan bantuan paket peningkatan gizi ibu hamil. Paket tersebut berisi sayuran segar, buah-buahan, dan telur ayam. Relawan juga menganjurkan ibu hamil untuk mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta memberikan asi eksklusif selama 6 bulan untuk tumbuh kembang anak. Hal ini juga menjadi komitmen relawan Dharma Wanita dalam mendukung pencegahan stunting sejak dalam kandungan.      

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Sukacita Dalam Bersumbangsih

Sukacita Dalam Bersumbangsih

20 Oktober 2015

Tzu Chi kembali mengadakan baksos kesehatan umum bagi para seniman bangunan proyek pembangunan Rumah Sakit Tzu Chi pada tanggal 17 Oktober 2015 di Basement Tzu Chi, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Sebanyak 83 pasien telah memeriksakan kesehatan mereka. Para relawan dan tim medis Tzu Chi pun sangat bersyukur dan merasakan kebahagiaan bisa menggarap ladang berkah ini.

Baksos Kesehatan Umum dan Gigi di Ponpes Nurul Iman

Baksos Kesehatan Umum dan Gigi di Ponpes Nurul Iman

16 Mei 2024

Relawan Tzu Chi Tangerang bersama Tim Medis Tzu Chi kembali mengadakan baksos kesehatan umum dan gigi di Ponpes Nurul Iman, Bogor. Kali ini juga ada penyuluhan kesehatan mulut dan gigi serta penyakit kulit.

Kompak Dalam Menangani Misi Kesehatan Tzu Chi

Kompak Dalam Menangani Misi Kesehatan Tzu Chi

05 Juni 2014 Peduli terhadap nasib masyarakat kurang mampu dalam menghadapi penderitaan yang mereka alami, Tzu Chi mencoba meringankan beban yang dihadapi oleh kaum marginal. Hal ini digerakkan pada salah satu misi kemanusiannya yaitu misi kesehatan.
Umur kita akan terus berkurang, sedangkan jiwa kebijaksanaan kita justru akan terus bertambah seiring perjalanan waktu.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -