Perayaan Waisak di Sekolah Putra Bangsa Berbudi
Jurnalis : Liani (Tzu Chi Medan), Fotografer : Liani, Leo Rianto (Tzu Chi Medan)

Para guru, siswa, dan orang tuanya didampingi relawan melakukan prosesi Waisak.

Basuh kaki menghadirkan suasana haru.

Sri Vera Handayani sangat senang dengan kegiatan ini karena memberi kesempatan pada anak untuk berbakti pada orang tua.

Tampak Leo Rianto, kordinator kegiatan membimbing salah satu murid untuk menyuguhkan teh kepada orang tuanya.
Artikel Terkait
Waisak 2019: Lantunan Doa Perayaan Waisak
16 Mei 2019Setiap tahunnya Tzu Chi Medan mengadakan peringatan Tiga Hari Besar pada Minggu kedua bulan Mei. Dalam kegiatan ini insan Tzu Chi mengajak warga Kota Medan bersama-sama memanjatkan doa untuk membalas budi luhur Buddha, Orang Tua, dan semua makhluk hidup.
Enggan Menyerah, Terus Melangkah
07 Mei 2015Meskipun hujan terus mengguyur, kemauan pantang mundur. Semangat barisan para Bodhisatwa ini pantang menyerah. Dengan menggunakan jas hujan yang telah disediakan, mereka menerjang hujan untuk melanjutkan latihan di lapangan.
Waisak 2019: Indahnya Formasi dan Makna Di dalamnya
13 Mei 2019Ada yang selalu menarik dalam perayaan Waisak Tzu Chi Indonesia. Salah satunya keberadaan formasi, yang terbentuk melalui warna baju yang dikenakan para peserta. Pada perayaan Waisak yang digelar kemarin, Minggu 12 Mei 2019 di Aula Jing Si lantai 4, terdapat tiga formasi: logo pelestarian lingkungan, logo vegetarian, dan angka “53”, usia Tzu Chi Internasional.







Sitemap