Peresmian Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Bakung

Jurnalis : Rahma Mandasari (DAAI TV Medan), Fotografer : Amir tan (Tzu chi Medan)
 
 

fotoRelawan Tzu Chi Medan  memberikan ucapan selamat kepada para penghuni rumah baru.Semoga dengan berdirinya rumah yang baru, kehidupan warga menjadi lebih baik dan sejahtera.

Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan kembali menorehkan peristiwa bersejarah. Cinta kasih relawan yang begitu besar telah menghimpun kekuatan bersumbangsih yang tak terhingga untuk para korban kebakaran di Gang Bakung dan Gang Tanjung, Kelurahan Tegal Sari 1, Kecamatan Medan area yang terjadi pada tanggal 6 Februari tahun 2012 lalu.

 

Sumbangsih ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan rumah cinta kasih sebanyak 66 unit. Rumah dengan bangunan satu setengah lantai tipe 50 ini dibangun oleh relawan Tzu Chi. Pada pascakebakaran tahun 2012 silam, banyak donasi dari berbagai pihak mengalir ke Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, sehingga mendorong tercetusnya ide untuk membangun kembali rumah korban. Tanggung jawab untuk pembangunan rumah dipercayakan kepada Yayasan Budha Tzu Chi Cabang Medan. Donasi yang terkumpul dari berbagai yayasan sosial dan posko warga , juga dikumpulkan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi untuk pembangunan rumah tersebut.

Untuk membangun kembali rumah warga di permukiman padat penduduk ini, Walikota Medan menetapkan aturan untuk pembangunan jalan selebar 5 m untuk memudahkan akses kendaraan atau mobil pemadam kebakaran apabila bencana yang sama terjadi. Melalui dialog persuasif antara relawan Tzu Chi dan warga, dihasilkan kesepakatan bahwa rumah cinta kasih akan dibangun dengan ukuran dan model yang sama.  Beberapa warga juga merelakan sebagian kecil luas tanah mereka demi pembangunan jalan ini.

foto   foto

Keterangan :

  •  Foto Perumahan Tzu Chi yang baru dibangun untuk dihuni oleh para warga Gang Bakung dan Gang Tanjung (kiri).
  • Perumahan di Gang Bakung dan Gang Tanjung yang terbakar pada tahun 2012 lalu (kanan).

"Kami berterima kasih kepada warga bakung juga yang memberi kami kebajikan untuk melakukan sampai siap huni mereka.tanpa ada donatur , tanpa ada relawan, Buddha Tzu Chi tidak ada apa –apa. " ungkap Mujianto shixiong, ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan.

Acara peresmian ditandai dengan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh ketua Yayasan Buddha Tzu Chi dan Walikota Medan, Drs H. Rahudman Harahap , MM  kepada perwakilan warga penerima bantuan rumah. pada kesempatan ini juga perbanas menyerahkan donasinya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Medan untuk diberikan kepada  warga penerima bantuan.

 

 
 

Artikel Terkait

Belajar Mencintai Lingkungan Melalui Program Ayo Belajar SMART!

Belajar Mencintai Lingkungan Melalui Program Ayo Belajar SMART!

10 Desember 2018
Pada tanggal 28 November  2018, relawan Xie li Gumas kembali melaksanakan pembinaan bagi para siswa melalui program Ayo Belajar SMART! di SD Eka Tjipta Kajui, Kalimantan Tengah. Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh 191 siswa-siswi kelas I hingga IV SD.
Mencintai Raisa dengan Ketulusan

Mencintai Raisa dengan Ketulusan

17 November 2020

Di usia kehamilan 34 minggu, Neni terpaksa melahirkan Raisa Syaqila. Namun bukan hanya prematur 8 bulan, anaknya kala itu langsung didiagnosa dengan down syndrome beserta penyakit bawaannya: PJB (penyakit jantung bawaan), laringomalasia (gangguan fungsi menelan), juga atresia dodenum (gangguan pencernaan). 

Tepat Waktu, Langsung dan Sesuai Prioritas

Tepat Waktu, Langsung dan Sesuai Prioritas

29 September 2009
Sesuai dengan prinsip Tzu Chi bahwa bantuan yang diberikan haruslah tepat waktu, langsung dan sesuai prioritas, sebelumnya telah dilakukan survei dan pembagian kupon sembako dari rumah ke rumah warga.
Lebih mudah sadar dari kesalahan yang besar; sangat sulit menghilangkan kebiasaan kecil yang buruk.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -