Perhatian Tzu Chi untuk Opa dan Oma
Jurnalis : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Rangga Setiadi (Tzu Chi Bandung)|
|
| ||
| Tujuan dari relawan Tzu Chi dalam kunjungan kasih ini adalah untuk berbagi kasih kepada opa dan oma dengan memberikan pelayanan, seperti bernyanyi bersama, memotong kuku dan rambut, serta mengajak opa dan oma untuk berolahraga. Selain itu, seperti biasanya para relawan Tzu Chi pun membagikan makan dan Buletin Tzu Chi kepada opa dan oma. Hal tersebut merupakan pendekatan guna menciptakan kebersamaan dengan opa dan oma. "Ya sehat, kuat, itu berkat Tuhan, terima kasih. Saya suka olahraga, suka kalo ada (relawan Tzu Chi-red) dateng, ada olahraga dan senam. Ya rada enak gitu di badan,” kata Oma Katarina (74) menceritakan pelayanan dari relawan Tzu Chi.
Keterangan :
Dalam kunjungan kasih ini, Oma Katarina pun mengucapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dari para relawan Tzu Chi. "Ya semuanya peduli, banyak terima kasih, karena oma juga nggak punya apa-apa, gitu, nggak punya saudara, nggak punya keluarga udah meninggal gitu. Ya, semua (relawan Tzu Chi-red) juga baek, perhatiin semuanya, saya juga terima kasih banyak dikunjungin,” ucapnya. Berempati Kepada Opa dan Oma
Keterangan :
"Saya merasa terharu, ibu-ibu itu emang perlu perhatian dari keluarga ya, mereka juga senang dikunjungi kami. Perasaannya ada sedih ada gembira. Gembiranya ya terhibur, sedihnya mereka juga jauh sama keluarga gitu," kata Frida Chandra, relawan Tzu Chi yang berpartisipasi dalam kunjungan kasih ini. Dengan berpartisipasi dalam kunjungan kasih ini, Frida, yang kini menginjak usia 70 tahun dapat merasakan betul bagaimana menjalani hidup ketika beranjak tua. “Kan saya juga udah Lansia gitu ya, merasakan itu kalau udah tua gimana perasaannya jauh sama anak-anak. Mereka juga pasti merindukan bersama cucu-cucu dan anak-anak mereka,” ujar Frida. Kunjungan kasih merupakan wujud rasa empati dari para relawan Tzu Chi. Keberadaan opa dan oma yang hidup jauh dari keluarganya adalah panggilan hati bagi para relawan Tzu Chi untuk berbagi kasih dengan mereka. | |||
Artikel Terkait
Menjadi Lebih Dewasa dan Berbudaya Humanis di Hari Kemerdekaan
27 Agustus 2018Dalam merayakan hari kemerdekaan RI, para murid di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi menjalin hubungan baik lebih dekat dengan guru, teman-teman, dan karyawan sekolah.
Baksos Tzu Chi ke-119: Mengembalikan Keceriaan Rindu
14 Agustus 2017Yuningsih (34) berdiri mematung di depan sebuah ruang operasi di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang. Matanya terlihat sembab. Kedua tangannya mengatup di dada seraya berdoa. Di ruangan itu, anak bungsunya, Yunita Rindu Saputri (2) tengah menjalani operasi hernia oleh tim dokter dari TIMA Jakarta.










Sitemap