Program Pertanian Amal, Menuju Pertanian Berkelanjutan (Bag 2)
Jurnalis : Bambang (Tzu Chi Singkawang), Fotografer : Bambang (Tzu Chi Singkawang)|
|
| ||
Demikian pula negara-negara surplus beras seperti Taiwan. Sangat sulit sekarang untuk membeli beras sebagai bantuan reguler, kecuali ada bencana besar yang melanda sebuah negara. Oleh karenanya, bantuan beras dari Tzu Chi Taiwan yang secara berkala dikirim ke sejumlah negara semakin berkurang, kecuali berupa tanggap darurat bagi korban bencana alam di mana pun berada. Bantuan beras cinta kasih dari Tzu Chi dialihkan dalam dukungan pertanian berkelanjutan, yang dalam pelaksanaannya seperti program pertanian amal ini. “Kami memberi pinjaman tanpa bunga untuk sarana produksi pertanian, bimbingan dan pendampingan gratis, serta jaminan pasar untuk hasil panennya. Pilihan kami mendukung pertanian padi dan jagung, karena kedua komoditi ini masih menjadi sumber pangan strategis,” tutur Tetiono, Ketua Tzu Chi Singkawang. Salah Satu Misi Amal Tzu Chi
Keterangan :
“Program pertanian amal ini sebelum kami gulirkan kepada petani, kami presentasikan terlebih dahulu kepada pemerintah di Kabupaten dan Kota. Mereka sangat mendukung karena program ini membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambah Ketua Tzu Chi Singkawan ini. Kebun Percontohan (Selesai) | |||
Artikel Terkait
Bersyukur Atas Jalinan Jodoh Baik yang Terwujud
08 Juni 2022Setelah melewati masa pandemi 2,5 tahun, Gathering Gan En Hu di Komunitas He Qi Barat 1 kembali digelar pada Minggu, 5 Juni 2022. Sebanyak 54 Gan En Hu hadir dalam acara ini.
Penuangan Celengan Bambu di Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi
16 Juni 2015Seluruh siswa-siswinya mengetahui tujuan akhir dari celengan tersebut ialah menyisihkan uang koin mereka untuk membantu sesama. Dengan pemahaman ini seluruh siswa-siswi Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng baik dari TK sampai SMK berbondong-bondong menuangkan hasil celengan mereka.
Perayaan Hari Ibu di Kelas Bimbingan Budi Pekerti Tzu Chi Medan
03 Juni 2022Meski dirayakan secara daring, Hari Ibu di Kelas Bimbingan Budi Pekerti Tzu Chi Medan tetap berlangsung khidmat. Para Bodhisatwa cilik menyiapkan secangkir teh hangat, mereka lalu berlutut dan menyuguhkannya kepada ibu tercinta.








Sitemap