Ramadan Mengajarkan Kita Arti Berdana dan Bersyukur

Jurnalis : Vincent Horison, Vinson Theodoric (Tzu Chi Medan), Fotografer : Vincent Horison, Jordan Gozali (Tzu Chi Medan)

Relawan Tzu Chi Medan mempersiapkan hidangan berbuka puasa untuk anak asuh, penerima beasiswa, dan penerima bantuan Tzu Chi.

Bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, bulan yang penuh berkah ini juga menjadi momen istimewa untuk melatih kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian terhadap orang lain. Pada bulan inilah banyak orang berlomba-lomba melakukan kebaikan, seperti bersedekah, membantu mereka yang membutuhkan, serta memperbanyak membaca dan mempelajari Al-Quran.

Untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri, melalui acara kepulangan anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi, relawan Tzu Chi Medan komunitas Petisah mengadakan acara buka puasa bersama di Kantor Tzu Chi Medan pada Sabtu, 7 Maret 2026. Hari itu, relawan mulai berkumpul di Kantor Tzu Chi Medan pada pukul 10.00 WIB, berbagai persiapan dilakukan secara gotong royong, mulai dari menata tempat, menyiapkan perlengkapan makanan, hingga memastikan seluruh kebutuhan acara tersedia dengan baik. Suasana kebersamaan terasa hangat karena setiap relawan mengambil peran masing-masing demi kelancaran kegiatan.

Sebelum acara dimulai, relawan yang bertugas di bagian konsumsi telah menyiapkan berbagai hidangan berbuka bagi anak-anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi. Menu yang disajikan berupa makanan manis seperti kolak, kurma, serta minuman teh hangat yang dipersiapkan agar dapat dinikmati bersama saat waktu berbuka tiba. Selain itu, juga disajikan makanan berat berupa nasi kuning sebagai hidangan utama.

Vincent Horison membawakan sharing dan materi dari video Master Cheng Yen berjudul “Tujuh Jenis Dana Tanpa Uang”.

Waktu telah menunjukkan pukul 16.00, anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi mulai berdatangan, kehadiran mereka disambut hangat oleh para relawan. Sebelum mengikuti rangkaian acara, mereka terlebih dahulu diarahkan untuk mengambil bantuan bulanan yang telah disiapkan. Setelah itu, kegiatan diawali dengan pembukaan dan penghormatan kepada Master Cheng Yen yang diarahkan oleh Ena selaku MC kegiatan kali ini

Kali ini, anak-anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi diajak untuk memahami cara berdana tanpa menggunakan uang. Kegiatan diawali dengan menyimak video Master Cheng Yen Bercerita yang berjudul “Tujuh Jenis Dana Tanpa Uang”. Melalui video tersebut, anak-anak diperkenalkan pada berbagai bentuk kebajikan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari tanpa harus menggunakan materi.

Setelah pemutaran video, Vincent Horison memberikan penjelasan tambahan agar anak-anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi lebih memahami pesan yang telah disampaikan oleh Master Cheng Yen. Pemahaman ini juga sangat selaras dengan makna bulan Ramadan yang mengajarkan pengendalian diri dan kepedulian terhadap sesama.

Pembacaan Al-Quran oleh Suci Anisa, salah satu anak penerima beasiswa Tzu Chi yang dibimbing oleh Ustad Ikhwan, MA.

Salah satunya, Suci Anisa, anak penerima beasiswa Tzu Chi, mengatakan bahwa nilai berdana yang disampaikan dalam video juga sejalan dengan ajaran dalam Islam. Menurutnya, berdana tanpa uang berasal dari hati dan pikiran yang baik, sehingga sikap seperti senyum, kata-kata baik, dan perbuatan positif dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengapresiasi para relawan Tzu Chi yang menurutnya hebat karena mampu menerima perbedaan dan membantu orang lain dengan penuh belas kasih.

“Para relawan Tzu Chi paling hebat dan keren karena tidak semua orang mau menerima perbedaan dan orang yang belum dikenal. Tetapi melalui rasa belas kasih dan cinta kasih, hal itu bisa tumbuh di setiap orang. Yayasan Buddha Tzu Chi keren,” tutur Suci Anisa.

Ustad Ikhwan, MA memberikan ceramah tentang pentingnya bersyukur dan berdana.

Selanjutnya dalam rangka menambah pemahaman spiritual bagi anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi, relawan Tzu Chi juga mengundang Ustad Ikhwan, MA sebagai Penyuluh Agama Islam, yang diawali dengan pembacaan Al-Quran bersama-sama dengan anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi dan setelah itu dilanjutkan oleh ceramah tentang pentingnya bersyukur dan berdana.

“Menurut saya berdana itu sangat penting sebagaimana yang tadi dijelaskan oleh Tzu Chi ada tujuh yang harus kita lakukan dana itu tidak harus dengan uang salah satunya itu ada senyum, tenaga, dan berkata baik. Ini sangat penting dalam kehidupan kita terutama dalam kehidupan kita di masyarakat khususnya di Kota Medan karena kita harus senyum, berkata baik dan harus saling membantu kepada sesama kita di dalam kehidupan ini apalagi khususnya kita di bulan suci,” pesan Ustad Ikhwan dalam ceramahnya.

Saat waktu berbuka puasa tiba, anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disiapkan oleh relawan dari Tzu Chi Medan. anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi menikmati hidangan dengan penuh rasa syukur. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa begitu hangat ketika semua orang duduk bersama, berbagi cerita dan menikmati makanan yang telah disediakan.

Relawan Tzu Chi Medan, Agus Salim membagikan bingkisan Lebaran kepada anak-anak penerima beasiswa dan penerima bantuan Tzu Chi.

Setelah menikmati hidangan berbuka, acara dilanjutkan dengan sholat Maghrib berjamaah yang dipimpin oleh Ustad Ikhwan, MA. Menjelang penghujung acara, anak-anak penerima beasiswa serta penerima bantuan Tzu Chi juga menerima paket bingkisan untuk dibawa pulang. Paket tersebut berisi mi instan, kue kering buatan relawan, susu, dua botol sirup, biskuit, camilan kuaci, minyak goreng, serta nasi kuning yang telah dimasak oleh relawan.

“Saya merasa sangat bahagia sekali karena kegiatan hari ini berjalan dengan sangat lancar sekali dan kepada kegiatan buka puasa bersama ini. Saya juga bangga sekali melihat anak-anak asuh Tzu Chi Medan ternyata banyak sekali yang sangat fasih dalam membaca Al-Quran dan suaranya juga begitu merdu,” ujar Agus Salim selaku koordinator kegiatan.

Pada akhirnya, tujuan dari kegiatan ini adalah menciptakan perubahan yang lebih mendalam. Bantuan yang diberikan tidak berhenti pada kebutuhan sesaat, tetapi berkembang menjadi proses pemberdayaan. Dengan belajar berdana dan belajar Al-Quran, para penerima bantuan dapat merasakan bahwa mereka juga memiliki peran penting dalam menyebarkan kebaikan.

Editor: Arimami Suryo A

Artikel Terkait

Buka Puasa Bersama dengan Para Seniman Bangunan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun

Buka Puasa Bersama dengan Para Seniman Bangunan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun

03 April 2024

Menghargai kontribusi tak ternilai dari para seniman bangunan dalam pembangunan Kantor Tzu Chi Tanjung Balai Karimun, relawan mengadakan buka puasa bersama dengan para seniman bangunan.

Buka Puasa bersama Gan En Hu

Buka Puasa bersama Gan En Hu

16 Agustus 2012 bulan ini pula biasanya saatnya umat muslim turut berbagi dengan sesama melalui zakat fitrah dan maal yang disalurkan oleh tempat tempat ibadah kepada keluarga yang tidak mampu. Tak ketinggalan juga, relawan Tzu Chi Surabaya turut berbagi kasih dan kepedulian kepada sesama melalui acara buka puasa bersama Gan En Hu (penerima bantuan Tzu Chi)
Buka Puasa Bersama, Wujud Berkah di Bulan Ramadan

Buka Puasa Bersama, Wujud Berkah di Bulan Ramadan

10 Maret 2026

Relawan dari komunitas Hu Ai Perintis di Medan mengadakan kegiatan buka puasa bersama dengan anak asuh & Gan En Hu di Gedung Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Keteguhan hati dan keuletan bagaikan tetesan air yang menembus batu karang. Kesulitan dan rintangan sebesar apapun bisa ditembus.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -