Relawan Penggalang Dana: Rasa Syukur Sari
Jurnalis : Apriyanto, Fotografer : Apriyanto
|
| |
Gempa Padang sangat mengguncang bagi banyak orang. Biarpun aku (Sari Kristiani) berada di Jakarta, tapi aku ikut merasa prihatin. Musibah yang besar membuat banyak orang yang simpati untuk memberikan bantuan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan penggalangan dana yang dilakukan oleh kantor tempat kerjaku, DAAI TV. Dan ketika penggalangan itu dilaksanakan pada Selasa 6 Oktober 2009, aku ikut terpanggil untuk turut berpartisipasi menggalang dana di pusat perbelanjaan ITC Mangga Dua. Tidak hanya aku, beberapa karyawan DAAI yang terketuk hatinya pun ramai-ramai mendaftarkan diri sebagai relawan penggalang dana. Sehari setelah gempa di Sumatera Barat terjadi, relawan Tzu Chi telah mulai turun ke rumah-rumah, pertokoan, dan sekolah untuk menggalang kepedulian masyarakat. Tak ketinggalan, DAAI TV mengajak para karyawannya untuk ikut berpartisipasi dalam penggalangan dana ini. Berikut Sari Kristiani salah seorang karyawan DAAI TV, berbagi pengalaman yang meninggalkan kesan baginya itu. Waktu itu aku dipasangkan dengan Sutin Salim yang juga karyawan DAAI TV. Permasalahannya adalah kami berdua belum memiliki banyak pengalaman dalam penggalangan dana. Pukul 11 siang dengan membopong kotak dana, aku dan Sutin mulai berjalan menuju lantai dasar ITC Mangga Dua. Karena ini merupakan pengalaman pertamaku dalam menggalang dana, rasanya malu sekali. Hampir-hampir aku tak dapat mengeluarkan kata-kata sapaan kepada pengunjung agar mereka mau berdana.
Ket : -Butuh waktu 1 jam bagi Sari untuk mengatasi rasa malunya ketika pertama kali melakukan penggalangan dana. (kiri)
Teringat Masa Silam
| ||
Artikel Terkait
Generasi Penerus Tzu Chi
23 Juni 2011
Giat Belajar Demi Camp Ke Taiwan
30 Oktober 2013 Maka melalui acara ini Mei Rong mengharapkan siswa Tzu Shao memperoleh teladan yang baik sebagai dasar untuk perkembangannya kelak.
Turut Berempati Meringankan Beban Warga Korban Kebakaran di Kapuk Muara
07 Agustus 2023Relawan Tzu Chi memberi perhatian kepada warga korban kebakaran di Kapuk Muara dengan membagikan 350 paket bantuan. Paket bantuan kebakaran ini masing-masing berisi beras (10 kg), mi instan (1 dus), dan kelambu (1 set).








Sitemap