Relawan Xie Li Kemanggisan Salurkan Paket Beras di Wihara Avalokita

Jurnalis : Adi Nugroho (He Qi Jakarta Barat 3), Fotografer : Intan Setiawan (He Qi Jakarta Barat 3)
Adi Nugroho, relawan Tzu Chi, membuka acara dengan sambutan penuh cinta kasih kepada umat Wihara Avalokita, Duri Kepa, Jakarta Barat.

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Kemanggisan, kembali menebarkan cinta kasih melalui kegiatan pembagian paket beras Imlek yang dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan dimulai pukul 09.00 – 11.00 WIB di Wihara Avalokita, Duri Kepa, Jakarta Barat. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan, khususnya umat wihara yang juga merayakan imlek.

Sejak pagi hari, relawan bergotong royong melakukan persiapan, mereka menata meja dan bangku di aula serbaguna wihara, serta mengangkut beras dari mobil menuju lokasi kegiatan. Suasana gotong royong terasa hangat, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas setiap kegiatan kemanusiaan Tzu Chi.

Senyum bahagia dari salah satu penerima paket beras yang diberikan Tzu Chi untuk umat wihara yang merayakan imlek.

Dengan penuh cinta kasih, relawan kembang Tzu Chi memberikan paket beras kepada umat Wihara Avalokita.

Sebanyak 16 relawan Tzu Chi turut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari empat relawan komite, tiga relawan abu putih, dan sembilan relawan kembang. Kehadiran relawan kembang menjadi pemandangan yang sangat mengharukan, karena banyak di antara mereka datang dari tempat tinggal yang cukup jauh. Namun, jarak tidak menyurutkan langkah mereka untuk hadir dan bersumbangsih demi berbagi kebahagiaan.

Kegiatan dimulai dengan proses pendaftaran penerima bantuan melalui pengisian kupon. Setelah itu Adi Nugroho, relawan Tzu Chi, membuka acara dengan menyampaikan kata-kata cinta kasih, mengajak semua yang hadir untuk senantiasa menumbuhkan rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan 32 paket beras seberat 10 kg kepada umat wihara yang telah terdaftar.

Setelah selesai acara, para relawan Tzu Chi yang bertugas berfoto bersama dengan pengurus  Wihara Avalokita.

Agi, pengurus Wihara Avalokita, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengungkapkan bahwa pihak wihara sangat senang dan terharu dengan perhatian serta kepedulian para relawan Tzu Chi. “Kami berharap ke depannya bisa kembali mengadakan kegiatan bersama seperti ini,” ujarnya penuh harap.

Meski sederhana, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bahwa cinta kasih dapat terwujud melalui tindakan nyata, dan kebahagiaan sejati lahir saat kita mampu berbagi dengan tulus. Melalui kegiatan ini, relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Kemanggisan kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menebarkan kehangatan dan harapan, terutama di momen-momen bermakna seperti perayaan imlek.

Editor: Fikhri Fathoni

Artikel Terkait

Hangatnya Kebersamaan Imlek, Tzu Chi Salurkan Beras untuk Warga Pulo Geulis dan Babakan

Hangatnya Kebersamaan Imlek, Tzu Chi Salurkan Beras untuk Warga Pulo Geulis dan Babakan

03 Februari 2026

Menjelang perayaan Imlek 2026, relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Jakarta Barat 3 dan Xie Li Siliwangi Bogor menyalurkan paket beras kepada warga Pasar Babakan dan Pulo Geulis, Bogor.

Relawan Xie Li Kemanggisan Salurkan Paket Beras di Wihara Avalokita

Relawan Xie Li Kemanggisan Salurkan Paket Beras di Wihara Avalokita

04 Februari 2026
Sebanyak 32 paket beras seberat 10 kg dibagikan relawan Tzu Chi He Qi Jakarta Barat 3 komunitas Xie Li Kemanggisan kepada umat Wihara Avalokita, Duri Kepa, Jakarta Barat.
Sambut Imlek, Relawan Tzu Chi Berbagi di Tiga Wihara Jakarta Utara

Sambut Imlek, Relawan Tzu Chi Berbagi di Tiga Wihara Jakarta Utara

30 Januari 2026

Jelang Imlek 2026, relawan Tzu Chi Hu Ai Muara Karang menyalurkan 255 paket cinta kasih di wihara Jakarta Utara. Rangkaian kebaktian, pesan Master Cheng Yen, dan pembagian jadi ruang perjumpaan antara relawan dan umat.

Kerisauan dalam kehidupan manusia disebabkan dan bersumber pada tiga racun dunia, yaitu: keserakahan, kebencian, dan kegelapan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -