Saat Anak-Anak dari Lesotho Belajar tentang Cinta Kasih Universal di Tzu Chi Indonesia
Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah
Anak-anak dari Lesotho menari sambil bernyayi lagu berjudul Gemu Fa Mi Re atau dikenal juga sebagai Maumere asal Nusa Tenggara Timur (NTT). Gerakan khasnya yang berirama "ke kiri, ke kanan, ke kiri, ke kanan, manis e! menjadi lagu yang sangat mereka sukai.

Anak-anak Next Generation yang kebanyakan dari Tzu Chi School juga menyambut anak-anak hebat dari Lesotho ini.

Melalui Tur Aula Jingsi anak-anak dari Lesotho, dapat mengenal Tzu Chi lebih dalam lagi.

Tanki Zakaria Fanana, didampingi Vivian. Tanki sangat senang dapat belajar tentang nilai-nilai kemanusiaan melalui kunjungan berdurasi dua jam di Tzu Chi Indonesia.
Artikel Terkait
BEM FIB Universitas Indonesia Kembali Kunjungi Tzu Chi Center
11 Juni 2019Tim Departemen Pengabdi Masyarakat dan Lingkungan BEM FIB Universitas Indonesia pun kembali berkunjung ke Tzu Chi PIK. Ini merupakan kedatangan mereka yang kedua kalinya. Kedatangan kali ini berbeda dari sebelumnya, sekarang Sphatika mengajak 43 teman-teman komunitas BEM dari berbagai jurusan.
Menjaga dan Merawat Rumah Insan Tzu Chi
08 Juli 2019Dengan langkah pasti, 11 relawan Tzu Chi komunitas He Qi Timur mengambil peralatan kebersihan, melakukan pembagian kerja, dan melangkah menuju setiap ruang yang akan dibersihkan, Minggu, 30 Juni 2019. Dimulai dari lantai, jendela, pintu, kamar mandi, meja-kursi, dan sekat ruang, tidak ada satupun yang luput dari perhatian mereka. Kegiatan bersih-bersih ini berlangsung pada 30 Juni 2019.
Puluhan Aktivis Muda Kristen Asia Kunjungi Tzu Chi Center
12 Juli 2017Sebanyak 51 aktivis kaum muda Kristen yang tergabung dalam Youth in Asia Training for Religious Amity (YATRA) siang tadi menyambangi kantor Tzu Chi Indonesia. Mereka berasal dari berbagai negara di Asia seperti Myanmar, Tiongkok, Jepang, India, Pakistan, Bangladesh, juga New Zealand, dan Australia.







Sitemap