Satu Orang Satu Kebajikan, Menghimpun Cinta Kasih untuk Sesama

Jurnalis : Valentina Angela, Kho Ki Ho (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Fendy, Kho Ki Ho (Tzu Chi Pekanbaru)

Pada 13 Oktober 2026, relawan Tzu Chi melaksanakan sosialisasi Gerakan 1013 (Satu Orang Satu Kebajikan) di Pasar Pemuda, Pekanbaru. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk menumbuhkan kepedulian dan berbagi kebaikan kepada sesama.

Berbuat kebajikan tidak harus menunggu kesempatan besar. Melalui tindakan sederhana, setiap orang dapat menebarkan cinta kasih dan membawa manfaat bagi sesama. Semangat inilah yang ingin disampaikan oleh relawan Tzu Chi Pekanbaru melalui kegiatan sosialisasi Gerakan Satu Orang Satu Kebajikan (一人一善 – Yī Rén Yī Shàn) yang dilaksanakan pada 4 dan 11 Oktober 2026, menjelang peringatan Gerakan Satu Orang Satu Kebajikan atau 1013 yang jatuh pada 13 Oktober 2026.

Gerakan Satu Orang Satu Kebajikan, yang dikenal dengan sebutan 1013, pertama kali dicetuskan oleh Master Cheng Yen pada 13 Oktober 2001 untuk mengenang peristiwa serangan terhadap Gedung World Trade Center (WTC) yang terjadi pada 11 September 2001 di Amerika Serikat. Melihat penderitaan dan keresahan yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut, Master Cheng Yen mengajak masyarakat untuk membangkitkan niat baik, menebarkan cinta kasih, dan bersama-sama menciptakan kedamaian.

Angka 1013, yang melambangkan tanggal 13 Oktober, dipilih karena memiliki kemiripan bunyi dengan ungkapan Yī Rén Yī Shàn dalam bahasa Mandarin, yang berarti “Satu Orang Satu Kebajikan”. Gerakan ini mengingatkan setiap orang bahwa mereka memiliki kemampuan untuk berbuat baik, sekecil apa pun tindakan yang dilakukan.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, relawan menggunakan papan bertuliskan 1013 untuk memperkenalkan makna gerakan ini kepada masyarakat. Relawan juga menyediakan celengan dan fasilitas pembayaran melalui QRIS sebagai sarana bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan dana untuk membantu warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Relawan Tzu Chi menyosialisasikan Gerakan 1013 kepada masyarakat dalam kegiatan donor darah di Citimall Dumai. Selain mengajak masyarakat untuk berdonor darah, relawan juga mengedukasi mereka tentang pentingnya melakukan satu kebajikan sebagai wujud cinta kasih kepada sesama.

Selain mengajak masyarakat berdonasi, relawan memperkenalkan berbagai kegiatan kemanusiaan Tzu Chi melalui pembagian Buletin Tzu Chi edisi September 2026. Buletin tersebut memuat berita tentang kegiatan relawan Tzu Chi dalam menyalurkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak bencana di NTT.

Masyarakat juga diajak mengambil stiker Kata Perenungan secara acak. Melalui kata-kata bijak Master Cheng Yen yang tertulis pada stiker tersebut, relawan mengajak masyarakat untuk merenungkan dan mempraktikkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menghimpun cinta kasih dan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi relawan untuk menjalin jodoh baik serta memperkenalkan Tzu Chi kepada masyarakat luas. Melalui Gerakan 1013, relawan berharap semangat kebajikan tidak berhenti pada satu hari peringatan saja, melainkan terus tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika setiap orang bersedia melakukan satu kebajikan, semakin banyak cinta kasih yang dapat dihimpun untuk menciptakan masyarakat yang lebih harmonis. Wismina menyampaikan bahwa setiap tindakan baik memiliki arti penting dalam upaya membangun kehidupan yang lebih damai.

“Yī Rén Yī Shàn” artinya satu orang satu kebajikan. Kita berharap dengan menghimpun kebajikan, setiap orang bisa menjauhkan bencana. Kita jangan meremehkan kekuatan kebajikan dari satu orang,” ungkap Wismina.

Menebarkan Kebajikan di Tengah Masyarakat
Serangkaian kegiatan sosialisasi Gerakan 1013 dilakukan oleh relawan Tzu Chi Pekanbaru di sejumlah lokasi. Kegiatan pertama berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026, melalui sosialisasi kepada para penerima bantuan Tzu Chi dalam acara ramah tamah penerima bantuan.

Pada hari yang sama, anak-anak asuh dalam Kelas Teratai juga diajak mempraktikkan kepedulian terhadap sesama. Mereka mendapat kesempatan untuk menyosialisasikan Gerakan 1013 secara langsung kepada para relawan Tzu Chi yang sedang berkegiatan. Melalui pengalaman tersebut, anak-anak tidak hanya mengenal makna kebajikan, tetapi juga belajar mengambil bagian dalam menyebarkan semangat berbagi.

Dalam kegiatan Kelas Teratai, anak-anak asuh Tzu Chi diajak mempraktikkan langsung nilai kepedulian melalui sosialisasi Gerakan 1013 kepada para relawan yang sedang berkegiatan. Pengalaman ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar berbagi kebaikan dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Selanjutnya, pada 11 Oktober 2026, relawan Tzu Chi Komunitas Dumai bersama relawan Pekanbaru memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan Gerakan 1013 kepada masyarakat yang sedang berolahraga pagi di Bukit Gelanggang dan para pendonor darah di Citimall Dumai.

Valentina menyapa warga yang sedang beraktivitas di Bukit Gelanggang. Ia menjelaskan makna Gerakan 1013 sekaligus mengajak masyarakat untuk ikut berbuat kebajikan dan membantu sesama.

“Mari ikut berbuat kebajikan, ‘Satu Orang Satu Kebajikan’, menjauhkan kita dari bencana. Seperti yang terjadi saat ini, banyak sekali terjadi bencana, kebakaran dan asap di Sumatra dan Kalimantan, dan gempa bumi di NTT. Pada kesempatan ini, kami ingin mengajak Bapak dan Ibu untuk berdonasi bagi saudara-saudara kita di NTT,” ajak Valentina.

Ajakan tersebut mendapat sambutan baik dari masyarakat. Sejumlah warga tergerak untuk berdonasi guna membantu saudara-saudara mereka yang terdampak bencana di NTT. Di antara masyarakat yang ditemui, ada pula yang turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.

Sindy, salah seorang relawan yang ikut menyosialisasikan Gerakan 1013, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme masyarakat dalam menyambut ajakan tersebut. Baginya, kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi pengalaman berharga dalam menebarkan semangat kebajikan.

“Senang karena pedagang, pengunjung, komunitas Bapas, ibu-ibu yang ikut senam di Bukit Gelanggang cukup welcome mendengarkan penjelasan kami terkait Gerakan 1013 Tzu Chi,” ujar Sindy, relawan Tzu Chi Dumai.

Stefia (kedua dari kiri) aktif mengajak warga yang berolahraga pagi di Universitas Lancang Kuning untuk mengenal Gerakan 1013. Stefia juga turut berdonasi dan berharap dana yang terkumpul dapat membantu warga Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.

Pada 11 Oktober 2026, relawan Tzu Chi Pekanbaru juga menyosialisasikan Gerakan 1013 di halaman Stadion KH. Nasution dan kawasan Kampus Universitas Lancang Kuning (UNILAK). Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat yang sedang melakukan aktivitas olahraga pada pagi hari. Melalui pendekatan langsung, relawan mengajak masyarakat untuk memahami bahwa berbuat kebajikan dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus.

Stefia, salah seorang sukarelawan yang mengikuti sosialisasi Gerakan 1013 di Kampus UNILAK, merasa terinspirasi oleh semangat para relawan Tzu Chi dalam menyebarkan kepedulian universal kepada masyarakat. Ia pun turut berdonasi karena ingin membantu orang-orang yang membutuhkan.

Bersama temannya, Tefia merasa senang ketika menghampiri masyarakat satu per satu untuk mengajak mereka berdonasi. Baginya, langkah sederhana tersebut merupakan awal dari tindakan baik yang dapat dilakukan oleh siapa saja.

“Jadi satu orang itu satu kebajikan. Setiap orang harus melakukan kebajikan, harus berdonasi, karena satu orang itu berpengaruh banget di sana,” ucap Stefia. Ia berharap warga NTT yang terdampak bencana gempa bumi dapat segera memulihkan kehidupan mereka dan kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

Pada hari pelaksanaan Gerakan 1013, 13 Oktober 2026, relawan Tzu Chi menyosialisasikan semangat Satu Orang Satu Kebajikan kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Pemuda, Dumai. Melalui ajakan sederhana ini, relawan berharap semakin banyak orang tergerak untuk berbuat baik dan bersama-sama menghimpun cinta kasih bagi sesama.

Pada 11 Oktober 2026, sosialisasi Gerakan 1013 juga menjadi bagian dari kegiatan Kelas Budi Pekerti. Dalam kelas tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai makna Gerakan 1013 sekaligus mengikuti penggalangan dana untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi.

Semangat Yī Rén Yī Shàn atau Satu Orang Satu Kebajikan terus disuarakan oleh para relawan. Mereka mengajak masyarakat untuk menjauhkan bencana melalui perbuatan baik dan bersama-sama membantu saudara-saudara di NTT yang tengah menghadapi masa sulit.

Sosialisasi juga dilakukan di Pasar Pemuda. Relawan Tzu Chi menyapa para pedagang dan masyarakat yang sedang berbelanja untuk memperkenalkan Gerakan 1013. Ajakan tersebut mendapat sambutan yang cukup baik. Sebagian besar masyarakat yang ditemui bersedia membangkitkan cinta kasih dengan berdonasi untuk membantu sesama.

Melalui rangkaian kegiatan ini, relawan Tzu Chi Pekanbaru dan Dumai mengajak masyarakat memahami bahwa kebajikan tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar. Kepedulian dapat dimulai dari kesediaan untuk berbagi, membantu orang yang membutuhkan, serta menyebarkan pesan kebaikan kepada lingkungan sekitar.

Gerakan 1013 menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berbuat baik. Ketika satu niat baik bertemu dengan niat baik lainnya, cinta kasih dapat terus meluas dan memberikan manfaat bagi lebih banyak orang. Dengan menghimpun kebajikan bersama, diharapkan tumbuh kehidupan masyarakat yang lebih harmonis, penuh kepedulian, dan damai.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Relawan Penggalang Dana: Rasa Syukur Sari

Relawan Penggalang Dana: Rasa Syukur Sari

07 Oktober 2009
Waktu itu ketika aku sedang tidur, tiba-tiba aku merasakan tanah bergerak dengan guncangan cukup kuat sehingga aku terbangun dan secepatnya menyelamatkan diri melalui tangga darurat dari lantai 15.
Galang Dana, Galang Kebajikan Hati Manusia

Galang Dana, Galang Kebajikan Hati Manusia

28 November 2013
Para relawan bersemangat menyiapkan kotak – kotak dana, brosur, dan banner. Mereka juga tulus berdoa bersama sebelum dan sesudah penggalangan dana dilakukan. Untuk mendoakan para korban bencana topan di Filipina ini.
Gempa Palu: Turut Mengalirkan Cinta Kasih

Gempa Palu: Turut Mengalirkan Cinta Kasih

02 Oktober 2018

Melihat duka para saudara di Palu banyak instansi maupun organisasi dan komunitas yang tergerak hati untuk melakukan penggalangan dana bagi korban gempa dan tsunami. Tak terkecuali Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng.

Umur kita akan terus berkurang, sedangkan jiwa kebijaksanaan kita justru akan terus bertambah seiring perjalanan waktu.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -