Sehat dengan Donor Darah

Jurnalis : Triana Putri (He Qi Pluit), Fotografer : Triana Putri (He Qi Pluit)

Para peserta donor menjalani pemeriksaan tekanan darah, berat badan, dan pemeriksaan hemoglobin darah. Kegiatan donordarah ini rutin dilakukan setiap tiga bulan sekali oleh relawan Tzu Chi.

Relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Pluit berkumpul di Perhimpunan Anxi Pluit pada 2 November 2024 untuk mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan donor darah kali ini ada 75 orang calon donor yang telah mendaftar. Dari 75 orang calon donor ini ada 57 orang yang berhasil mendonorkan darahnya melalui hasil screening.

dr. Kent Nathan sedang memeriksa Sri linawati yang baru pertama kali mendonorkan darahnya. Dr. Kent menyarankan bagi masyarakat yang ingin donor darah untuk menyiapkan dengan tidur yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi, dan rajin minum air putih.

Dr. Kent Nathan dari PMI Jakarta Pusat mengatakan donor darah sangat baik untuk kesehatan tubuh. “Dengan kita berdonor, maka darah merah di tubuh kita nanti akan memproduksi sel darah merah yang lebih fresh. Jadi tubuh kita lebih segar lebih enak dan ringan, terutama tekanan darahnya atau hemoglobinnya agak tinggi dengan rutin berdonor akan lebih terkontrol,”jelas dr. Kent.

Lebih lanjut dr. Kent juga menyarankan bagi pendonor yang perlu dipersiapkan sebelum donor seperti, tidur yang cukup, olahraga rutin, makan makanan yang bergizi, dan jangan lupa banyak minum air putih.

Relawan Tzu Chi dan PMI Jakarta Utara tengah menyiapkan enam tempat tidur lipat untuk para pendonor yang sudah disiapkan dengan bersih dan nyaman. Kegiatan donor darah ini ada 75 orang yang telah mendaftar untuk mendonorkan darah.

Sri Linawati baru pertama kali melakukan donor darah dan ia sangat senang sekali bisa berhasil mendonorkan darahnya.

Salah satu pendonor Sri Linawati yang baru kali pertama mendonorkan darahnya mengatakan ingin beramal dan ingin sehat. “Ini pertama kalinya saya ikut donor darah, saat dapat info di WA grup keluarga, saya langsung niatkan untuk donor hari ini karena ingin beramal, bersumbangsih dan ingin sehat juga,” ungkap Sri Linawati. “semoga tiga bulan lagi saya bisa ikut donor darah lagi,” harap Lina.

Relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Pluit membantu memasukkan data para pendonor darah. Pada kegiatan donor darah ini ada 14 orang relawan yang terlibat langsung pada kegiatan donor darah.

Jenny Leo koordinator kegiatan donor darah kali ini, juga yang pertama kali mengemban tugas kegiatan donor darah ini. “Saya merasa bersyukur karena diberikan kesempatan untuk mengemban tanggung jawab, serta bisa berinteraksi secara langsung dengan para pendonor. Selain itu, saya juga sangat bersyukur karena banyak dari temen-temen relawan yang mendukung saya hingga kegiatan donor darah ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Mengutip kata-kata Master Cheng Yen, mendengar dan mengerjakan sesuatu dengan penuh kesungguhan hati akan memberikan manfaat selama hidup, “ ucap Jenny.

Editor: Anand Yahya

Artikel Terkait

Wujud Cinta Kasih Kepada Sesama Melalui Donor Darah

Wujud Cinta Kasih Kepada Sesama Melalui Donor Darah

17 April 2025

Relawan Xie Li Kutai Barat mewujudkan cinta kasih untuk sesama melalui donor darah di Club House Sungai Perak Estate, Kutai Barat, Kalimantan Timur, Sabtu (12/4/25). Donor darah kali ini berhasil mengumpulkan 35 kantong darah.

Bersumbangsih Membuat Hidup Berarti

Bersumbangsih Membuat Hidup Berarti

07 Agustus 2015 “Darah, bagian dari tubuh manusia yang tidak terkira nilainya dapat kita sumbangkan kepada resipien (penerima donor -red) yang membutuhkan, sehingga hidup lebih berarti dengan berbagi.” Ujar Deddy. Lebih lanjut, Deddy mengutarakan keinginannya menjadi donor rutin ke depannya.

"Ayo Donor Darah"

19 Juni 2014
untuk kesembilan kalinya He Qi Selatan mengadakan bakti sosial donor darah yang berlokasi di  Jing Si Books & café Blok M Plaza bekerja sama dengan Rumah Sakit Fatmawati yang mana untuk kali ini berhasil mengumpulkan 51 orang donor. Para donor berasal dari kalangan masyarakat umum dan relawan Tzu Chi. Acara yan dimulai dari pukul 14.00 – 17.00 WIB itu berjalan dengan
Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -