Semangat Cinta Kasih dari Padang Halaban

Jurnalis : Heriyanto (Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas), Fotografer : Heriyanto (Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas)
 
 

foto Semangat untuk terus menjalin cinta kasih tidak hanya dirasakan oleh relawan Tzu Chi, tetapi juga oleh pasien dan keluarga mereka.

Senin, 28 Januari 2013, menjadi hari yang bahagia bagi para relawan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Perwakilan Sinar Mas Xieli Sumatera Utara. Bertempat di Medical Center Kebun Padang Halaban, sebanyak 10 pasien dari kebun Padang Halaban dan tiga pasien dari kebun Pernantian diberangkatkan ke Rumah Sakit Ibu Kartini, Kisaran. Total 13 pasien tersebut terdiri dari tujuh pasien katarak dan enam pasien hernia.

 

 

Pasien yang dioperasi pada periode kedua merupakan pasien yang direkomendasikan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Perwakilan Sinar Mas lewat program 5 KM periode pertama. Semangat untuk terus menjalin cinta kasih tidak hanya dirasakan oleh relawan Tzu Chi, tetapi juga oleh pasien dan keluarga mereka. Ruslianto Shixiong mengajak pasien periode pertama ini untuk menjadi pusat infomasi bakti sosial kesehatan Tzu Chi bagi masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. Tekad Ruslianto Shixiong untuk mengembangkan Tzu Chi sekembalinya dari pelantikan relawan biru putih tampak semakin nyata. Ia bertekad untuk meningkatkan kepedulian dan cinta kasih di Padang Halaban.

Di sisi lain, dalam rangka melanjutkan kepedulian dan cinta kasih yang telah dilaksanakan pada periode pertama, Mulyanto Shixiong selaku Ketua Xieli Sumatera Utara dan Jhon Ferry S, S.TP. selaku Camat Kecamatan Aek Kuo turut hadir dalam pemberangkatan pasien periode kedua.

Pemberian tujuh kacamata kepada pasien katarak periode pertama telah dilaksanakan. celengan bambu juga telah diberikan kepada mereka. Ruslianto Shixiong bermaksud untuk mengajarkan semangat Master Cheng Yen dalam menolong sesama. Ruslianto Shixiong berpesan bahwa dalam mengisikan uang di celengan bambu, yang terpenting adalah kita belajar tentang arti keikhlasan dan konsistensi dalam beramal serta berbuat baik.

foto   foto

Keterangan :

  • Ruslianto Shixiong mengajarkan semangat Master Cheng Yen dalam menolong sesama melalui semangat celengan bambu (kiri).
  • Para relawan juga berharap agar pasien yang akan operasi diberikan keselamatan, kesembuhan, dan dapat ikut serta menjalin cinta kasih dengan bagi sesama (kanan).

Dalam kesempatan ini, pengukuhan relawan informasi dari SMK Al-Wasliyah Merbau (Madrasa Aliyah) juga dilakukan. Relawan informasi yang bertugas menyampaikan agenda cinta kasih Tzu Chi kepada masyarakat dikukuhkan dan diberikan pembekalan. Relawan informasi ini diharapkan dapat berperan untuk mencari pasien–pasien yang mengidap penyakit katarak, hernia, dan bibir sumbing di sekitar tempat tinggal mereka.

Sosialisasi relawan ”Seribu Tangan Pelestarian Lingkungan” dari Remaja Masjid Desa Brussel (komunitas remaja muslim) tidak ketinggalan dilaksanakan. ”Mari libatkan generasi muda dalam pelestarian lingkungan. Ayo kita ajak remaja-remaja sekitar komunitas kita untuk turut aktif menjaga lingkungan seperti halnya mengelola sampah botol dan gelas plastik yang sekarang sudah mulai dikembangkan di area kebun. Semangat untuk melakukan daur ulang ini sangat bermanfaat untuk membantu menjaga kelestarian bumi kita,” ujar Ruslianto Shixiong.

Di akhir acara, langit tampak begitu cerah sembari mengiringi doa yang dipanjatkan bersama oleh para relawan dan masyarakat yang hadir. Semoga doa bersama ini menyertai pasien yang akan dioperasi. Semoga pasien yang akan operasi diberikan keselamatan, kesembuhan, dan dapat segera bergabung bersama menjalin cinta kasih dengan lebih banyak lagi keluarga dan masyarakat di sekitar kita.

  
 

Artikel Terkait

Menjadi Bodhisatwa Mandiri

Menjadi Bodhisatwa Mandiri

25 September 2012 Mengaitkan pada tema bulan lalu ‘Berbakti kepada Orang Tua’. Menjadi seorang Xiao Pu Sa yang baik, hal pertama yang harus ditanamkan adalah menjadi seorang anak yang dapat berbakti kepada kedua orang tua. Banyak hal yang dapat dilakukan sebagai wujud bakti. Antara lain, menjadi anak yang mandiri.
Ungkapan Cinta dan Hormat untuk Orang Tua

Ungkapan Cinta dan Hormat untuk Orang Tua

05 Desember 2017

Penutupan kelas budi pekerti Tzu Chi diadakan pada tanggal 26 November 2017 di Tzu Chi Center Pantai Indah Kapuk diikuti sebanyak 30 anak. Mereka juga merangkai bunga yang dipersembahkan untuk orang tua sebagai tanda kasih sayang dan ungkapan terima kasih.

Tzu Chi Biak Kembali Mengadakan Donor Darah

Tzu Chi Biak Kembali Mengadakan Donor Darah

11 Mei 2022

Tzu Chi Biak bekerja sama dengan Bank Mandiri KC Biak, Permabudhi Papua, KBI Biak, dan PMI Biak mengadakan kegiatan donor darah pada Sabtu, 7 Mei 2022

Kendala dalam mengatasi suatu permasalahan biasanya terletak pada "manusianya", bukan pada "masalahnya".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -