Seminggu Sebelum Pentas
Jurnalis : Hadi Pranoto, Fotografer : Hadi Pranoto
|
| |
Dimulai sejak pukul 9 pagi, latihan diawali dengan mempelajari lagu-lagu yang akan dibawakan dalam acara pemberkahan. Para relawan pun duduk membentuk formasi lingkaran yang rapi. Di sudut lain, 4 anggota Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) tampak sibuk menata formasi latihan untuk isyarat tangan. Setiap posisi relawan ditandai sesuai dengan urutan masing-masing. Meski sifatnya latihan, namun penyusunan formasi ini dilakukan dengan sungguh-sungguh. Setiap posisi diukur dan diatur sedemikian rupa dengan menggunakan tali dan meteran agar didapatkan suasana dan situasi sesungguhnya di saat pertunjukan nanti. Usai berlatih menyanyikan lagu, pukul 11 siang latihan isyarat tangan pun dimulai. Tanpa dikomando, setiap relawan menempati posisi masing-masing. Latihan ini memang bukan yang pertama, sehingga setiap relawan sudah tahu tugas dan di mana posisinya nanti. Menurut Elvy Kurniawan, relawan yang bertanggung jawab untuk formasi isyarat tangan, “Kita dari awal ada nyanyi dan isyarat tangan, dan itu kita memakai relawan yang sama, jadi kita minta mereka belajar nyanyi dulu untuk lagu-lagu yang tidak ada isyarat tangannya,” kata Elvy. Kesiapan untuk acara sendiri menurut Elvy sudah mencapai 70%. “Baru kali ini mereka latihan nyanyi lagu, biasanya mereka latihan lagu isyarat tangan masing-masing (di setiap he qi). Latihan ini kira-kira dah berjalan 2 bulan, dan selanjutnya yang masih belum dilatih adalah cara naik dan turun panggung serta bagaimana memposisikan diri di pangung. Untuk itu kita perlu panggung yang sebenarnya. Tanggal 10 – 12 baru bisa latihan di lapangan,” ujar Elvy.
Keterangan :
Memang bukan perkara mudah untuk mempersiapkan pertunjukan yang melibatkan sekitar 190-an pemain, terdiri dari isyarat tangan 190-an orang, pertunjukan drama (2 babak) sebanyak 24 orang, dan pemukul genderang sebanyak 15 orang. Kesulitan lain yang dihadapai adalah “sulitnya berlatih secara full tim”. “Sampai saat ini saya menganggap itu bukan suatu kendala ya, karena kalau mereka tidak bisa datang untuk latihan kan selalu ada info, jadi walaupun belum pernah lengkap latihannya, namun masing-masing dan tahu posisinya,” kata Elvy optimis, “selama setiap orang mau bekerja sama saya rasa itu bukan masalah.” Berbagai latihan untuk menyempurnakan memang masih akan dilakukan, seperti pada Minggu, 8 Januari 2012 akan dilakukan gladi kotor. Mulai tanggal 12 Januari nanti pun latihan akan mulai dilakukan di lokasi (panggung) yang sesungguhnya – Aula Jing Si. “Tanggal 12, 13, dan 14 kita akan melakukan gladi bersih, sehingga pelaksanaan pertunjukan nanti dapat berjalan lancar dan baik,” ucap Elvy. | ||
Artikel Terkait
Berita Internasional: Bantuan Keuangan untuk Puluhan Mahasiswa Yaman di Istanbul
22 Januari 2019Setelah bertahun-tahun membantu pengungsi Suriah di Turki, Tzu Chi memulai 2019 dengan memberikan bantuan keuangan kepada 40 mahasiswa Yaman di Istanbul.
Meringankan Kerisauan Hati Warga Dusun Jemblung
18 Desember 2014 Relawan Tim Tanggap Darurat dan Tim Medis Tzu Chi bertolak menuju Kota Banjarnegara, Jawa Tengah melalui jalur darat. Meskipun harus menempuh perjalanan sekitar 15 jam untuk menjangkau lokasi, relawan tak patah arang. Semangat bersumbangsih mengantarkan langkah para insan Tzu Chi dalam memberikan perhatiannya.








Sitemap