Seporsi Hidangan Vegetarian, Tumbuh Cinta Kasih untuk Semua Makhluk

Jurnalis : Suwati, Sevyna (Tzu Ching Batam), Fotografer : Chandra, Yasin (Tzu Chi Batam)

Relawan Tzu Chi Batam mengundang para relawan lainnya, juga peserta program Vegetarian 14 Hari dan keluarga mereka untuk bersama-sama menikmati masakan vegetarian.

Satu per satu hidangan vegetarian tersaji. Aroma masakan memenuhi ruangan, sementara para relawan terus bergerak memastikan setiap orang mendapatkan makanan. Tidak ada yang tahu persis berapa banyak orang yang akan datang, tetapi satu hal yang pasti, para relawan telah menyiapkan hati untuk melayani.

Pada Sabtu, 29 Agustus 2026 Dengan penuh sukacita dan rasa syukur, para relawan Tzu Chi Batam kembali mengajak keluarga, sahabat, relawan Tzu Chi lainnya, dan masyarakat Batam untuk menikmati hidangan vegetarian bersama di Aula Tzu Chi Batam. Hal itu menjadi penutup Pekan Amal Vegetarian bersama yang telah berlangsung selama 14 hari, tepatnya sejak 16 hingga 29 Agustus 2026.

Diperkirakan sebanyak 288 orang akan hadir dalam kegiatan tersebut. Karena itu, Tim Konsumsi menyiapkan lebih dari 300 porsi makanan. Namun, antusiasme masyarakat ternyata jauh melampaui perkiraan. Hingga kegiatan berlangsung, tercatat sebanyak 408 orang hadir.

Para relawan Tzu Chi Batam tampak bersemangat memasak makanan untuk hidangan selama Pekan Amal Vegetarian.

Demi mensosialisasi pola makan vegetarian sekaligus mengalang dana pembangunan Tzu Chi School, para relawan konsumsi tulus bersumbangsih di dapur Aula Jing Si Batam.

Melihat peserta yang terus berdatangan, para relawan segera mempersiapkan kembali 100 porsi makanan tambahan untuk para peserta. Di tengah keterbatasan waktu, para relawan bergerak bersama, menyiapkan bahan, memasak, menata hidangan, hingga membawa makanan ke tempat penyajian. Dalam waktu lebih kurang hanya 25 menit, makanan tambahan pun siap disajikan.

Tidak ada satu pun yang bekerja sendiri, setiap tangan yang bergerak seolah memiliki tujuan yang sama yaitu memastikan setiap orang dapat menikmati makanan dengan nyaman dan penuh kebahagiaan.

“Saya sangat bersukacita bisa menjalin jodoh dengan lebih banyak orang melalui kegiatan ini. Terlebih, seluruh dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung pembangunan Tzu Chi School Batam. Jadi, selain dapat menikmati makanan vegetarian, mereka juga bisa ikut bersumbangsih,” ungkap Neli Novita, relawan yang bertugas sebagai Koordinator Konsumsi.

Ketulusan yang Tumbuh di Dapur
Bagi para relawan, dapur bukan sekadar tempat memasak. Selama 14 hari, dapur menjadi tempat mereka belajar tentang ketekunan, kerja sama, dan cinta kasih, salah satunya dirasakan oleh Suwarti. Baginya, kesempatan memasak makanan vegetarian untuk dinikmati banyak orang merupakan sebuah berkah. “Mengikuti kegiatan ini suatu berkah bagi saya, terutama ini kegiatan yang besar dan terbuka untuk masyarakat. Kegiatan ini membuat tekad saya untuk ikut membantu agar semakin banyak orang mengetahui makanan vegetarian itu sangat enak dan sekaligus dapat membantu menyelamatkan bumi kita.” ungkapnya.

Salah satu relawan Tzu Chi, Neli Novita (kiri) merasa bersyukur dapat menjalin jodoh baik dengan banyak orang melalui kegiatan Pekan Amal Vegetarian 14 Hari.


Dalam menjalankan tanggung jawabnya, Suwarti juga menghadapi kondisi tubuhnya sempat kurang fit Namun, ia memilih tetap bertahan dan menyelesaikan tugas hingga kegiatan berakhir. Baginya, rasa lelah menjadi ringan ketika melihat makanan yang telah dipersiapkan membawa kebahagiaan bagi banyak orang.

Selain itu, semangat bersumbangsih juga terlihat dari Hui Mui, yang sempat mengalami kecelakaan kecil dari sepeda motor, ia tidak membiarkan keadaan tersebut menghentikan langkahnya. Ia kembali hadir untuk membantu di dapur setiap hari hingga hari terakhir.

Setiap relawan mungkin memiliki kondisi dan tantangan masing-masing. Namun, relawan yang hadir di dapur memiliki semangat dalam menyelesaikan tugasanya tersendiri. Dimulai dengan ada yang menyiapkan bahan, memasak, menata makanan, dan memastikan kebutujan di lapangan juga terpenuhi. Semua pekerjaan yang dilakukan itu, menjadi hal yang berarti jika dilakukan dengan bersama-sama dengan hati yang tulus.

Suwarti, salah satu relawan Tzu Chi yang merasa bersyukur dapat terlibat karena kegiatan ini dapat mensosialisasikan vegetarian sekaligus menyalamatkan bumi.

Pekan Amal Vegetarian Bersama ini bukan hanya tentang makanan, melainkan di balik setiap hidangan terdapat niat untuk mengajak lebih banyak orang mengenal pola makan vegetarian, menumbuhkan kepedulian terhadap bumi, serta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk turut beramal. Masyarakat yang datang menikmati makanan vegetarian nantinya akan mengetahui bahwa kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penggalangan dana untuk mendukung pembangunan Tzu Chi School Batam.

Cinta kasih tidak selalu hadir dalam bentuk pengorbanan besar. Terkadang, cinta kasih hadir melalui tangan yang mencuci sayuran, tangan yang mengaduk masakan, atau tangan yang dengan tulus menyajikan makanan.

Semangat bervegetarian, sumbangsih tanpa pamrih, dan peduli terhadap semua makhluk terus tumbuh selama Pekan Amal Vegetarian tersebut. Bulan Tujuh bukanlah bulan yang perlu ditakuti, melainkan kesempatan untuk menumbuhkan berkah melalui bervegetarian dan beramal. Semoga benih cinta kasih yang telah ditanam selama 14 hari itu terus tumbuh dan menyebar dari satu hati ke hati lainnya.

Editor : Nur Al Fajar Rumsari

Artikel Terkait

Suara Kasih: Bervegetarian demi Melenyapkan Bencana

Suara Kasih: Bervegetarian demi Melenyapkan Bencana

07 November 2012
Kita harus selalu dipenuhi rasa syukur karena bisa aman dan selamat. Ketahuilah bahwa pada saat ini, banyak orang di berbagai Negara tengah diliputi kekhawatiran. Para warga di Kepulauan Karabia sangat panik dan khawatir selama beberapa hari ini.
Mewariskan Nilai Vegetarian Melalui Lomba Masak

Mewariskan Nilai Vegetarian Melalui Lomba Masak

17 Januari 2025

Jelang tahun baru Imlek, Kelas Budi Pekerti He Qi Tangerang punya acara seru, yakni lomba kreasi masakan vegetarian yang diadakan pada Minggu, 11 Januari 2025. Temanya pun tentang kemeriahan Imlek.

 Semangat Pelestarian Lingkungan di Festival Tzu Chi Xie Li Kampar

Semangat Pelestarian Lingkungan di Festival Tzu Chi Xie Li Kampar

14 Agustus 2019

Festival Tzu Chi Xie Li Kampar, merupakan kegiatan perlombaan yang dibalut suasana pameran karya-karya yang terkait dengan pelestarian lingkungan. Antusiasme peserta terlihat dengan hadirnya 16 stan makanan vegetarian dan tanaman obat keluarga serta 18 stan produk daur ulang.

Tanamkan rasa syukur pada anak-anak sejak kecil, setelah dewasa ia akan tahu bersumbangsih bagi masyarakat.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -