Setetes Darah, Setetes Harapan

Jurnalis : Relawan Tzu Chi Batam, Fotografer : Relawan Tzu Chi Batam
 

fotoRelawan Tzu Chi menemani, memperhatikan dan menyelimuti para pendonor darah. Tercatat sebanyak 77 orang yang mendonorkan darahnya dalam kegiatan yang diadakan Tzu Chi Batam bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Hipenca (Himpunan Penyandang Cacat).

Dalam rangka mendukung peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dinas Sosial yang jatuh pada tanggal 19 Desember 2009, Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Perwakilan Batam bekerja sama dengan Dinas Sosial Kepulauan Riau dan Hipenca (Himpunan Penyandang Cacat) mengadakan acara donor darah di salah satu mal terbesar di Batam.


Sambutan Hangat
Sebelum acara donor darah dimulai, relawan Tzu Chi memperagakan bahasa isyarat tangan ”Satu Keluarga” yang kemudian diikuti oleh para peserta kegiatan gerak jalan yang diadakan Dinas Sosial.

Kegiatan donor darah ini mendapat sambutan antusias dari para pedonor yang rutin mendonorkan darahnya dan juga relawan Tzu Chi. Mereka berdatangan untuk mendonorkan darahnya begitu tahu ada kegiatan ini, bahkan tidak sedikit yang baru pertama kali mendonorkan darahnya. Tercatat ada 135 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor.

foto  foto

Ket : - Relawan Tzu Chi dengan menggunakan papan pengumunan mengajak para pengunjung mal untuk                mendonorkan darahnya. (kiri)
           - Para penyandang cacat pun turut berpartisipasi untuk membantu sesama dengan mendonorkan darahnya.              (kanan)

Meski baru pertama kali mendonorkan darah, tetapi tidak tampak kecemasan di wajah para pendonor ini. Apalagi para relawan Tzu Chi turut mendampingi dan menemani mereka dengan penuh sukacita.

Berbuat kebajikan bukan hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki fisik yang sempurna, tetapi juga oleh mereka yang memiliki keterbatasan. Seperti yang dilakukan para penyandang cacat yang turut mendonorkan darahnya. Walaupun memiliki kekurangan fisik, tetapi hati mereka bagaikan Bodhisatwa yang selalu ingin menolong orang lain.

Seusai mendonorkan darah, para relawan Tzu Chi segera menyajikan segelas susu yang hangat dan kue-kue yang lezat kepada para pendonor. Dengan semangat ”Setetes Darah Sejuta Harapan” akhirnya terkumpul 77 kantong darah yang dapat digunakan untuk menolong sesama.

 
 

Artikel Terkait

Suara Kasih: Melenyapkan Keakuan dan Kesombongan

Suara Kasih: Melenyapkan Keakuan dan Kesombongan

18 Juli 2013 Mereka bukan mengejar ketenaran dan keuntungan. Setiap orang membangkitkan cinta kasih yang sangat tulus untuk membantu orang lain. Berkat kontribusi penuh kesungguhan hati setiap orang, barulah kita bisa merajut jaring Bodhisatwa.
Suara Kasih: Membangkitkan Ikrar dan Praktik

Suara Kasih: Membangkitkan Ikrar dan Praktik

14 Februari 2012 Pendidikan anak-anak dimulai dari orang tua, lalu keluarga, dan masyarakat. Pendidikan dimulai dari rumah. Setelah bersekolah, anak-anak akan menerima bimbingan dari lingkungan sekolah.
Sosialisasi Pelestarian Lingkungan Bersama Guru Sekolah Putra Bangsa Berbudi

Sosialisasi Pelestarian Lingkungan Bersama Guru Sekolah Putra Bangsa Berbudi

05 Oktober 2022

Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Titikuning Medan, Minggu siang itu 25 September 2022 mendapat kunjungan dari para guru Sekolah Putra Bangsa Berbudi (PBB). 

Penyakit dalam diri manusia, 30 persen adalah rasa sakit pada fisiknya, 70 persen lainnya adalah penderitaan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -