Setetes Darah yang Bermakna

Jurnalis : Dewi Sartika Suharjo (Tzu Chi Palembang), Fotografer : Suwandi Hermawan (Tzu Chi Palembang)


Guna membantu menambah stok darah di PMI Kota Palembang, Tzu Chi Palembang mengadakan donor darah, Minggu, 11 April 2021.

Minggu, 11 April 2021 merupakan hari istimewa bagi para relawan Tzu Chi Palembang, yang mana acara pelantikan relawan Tzu Chi digelar bertepatan dengan pelaksanaan Baksos Donor Darah. Baksos kali ini diadakan di Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Taman Kenten, di Jl. Sebatok 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Saat ini PMI kekurangan donor karena situasi pandemi, akibatnya stok darah PMI pun menipis. Karena itu Tzu Chi Palembang mengadakan donor darah. Tak hanya donor darah, para donor dan relawan juga dapat memeriksa kadar gula darah dan asam urat.

Sebelum memasuki area, para calon donor terlebih dahulu dicek suhu badan dan diminta mencuci tangan hingga lengan yang telah disiapkan oleh panitia. Setelah itu baru melakukan registrasi dan penegcekan golongan darah serta tes hemoglobin.

Dari 128 calon donor yang hadir, sebanyak 89 lolos dalam pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan bisa mendonorkan darahnya.


Sebanyak 89 orang lolos dalam pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan bisa mendonorkan darahnya. 

“Bagi pendonor yang telah menerima vaksin pertama dan belum menerima vaksin kedua tidak boleh mendonorkan darahnya karena antibodi tubuh belum terbentuk sempurna. Sedangkan untuk pendonor yang telah menerima vaksin kedua, bisa donor darah minimal 2 minggu setelah vaksin diterima,” jelas Lia dari tim PMI Kota Palembang.

Ibu Maymunah yang tinggal dekat area Depo Pendidikan Pelestarian Lingkungan Taman Kenten mengaku senang dengan kegiatan ini.

“Ketika mau donor darah tadi, darahnya tidak keluar. Jadi saya tenangkan diri dan minta dokternya untuk mengulang kembali. Untungnya bisa,” katanya dengan tawa bahagia.

“Saya senang sekali, karena walaupun kegiatan donor darah yang seharusnya saya ikuti dari Gereja dibatalkan karena pandemi, saya dapat donor darah di baksos Tzu Chi ini. Jadi niat saya dapat terpenuhi. Saya berharap semoga Yayasan Buddha Tzu Chi dapat terus melaksanakan kegiatan bakti sosial seperti ini dan membantu lebih banyak orang lagi ke depannya,” tambahnya.

 

Wakil Walikota Palembang sekaligus Ketua PMI Kota Palembang, Fitrianti Agustinda turut hadir pada donor darah kali ini.

Wakil Walikota Palembang sekaligus Ketua PMI Kota Palembang, Fitrianti Agustinda S.H. berkunjung dan melihat langsung rangkaian acara donor darah serta bagaimana protokol kesehatan yang diterapkan.

“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial ini. Tak hanya di bidang kesehatan, Yayasan Buddha Tzu Chi juga aktif dalam bakti sosial pendidikan dan juga lingkungan. Maka dari itu, Pemerintah Kota Palembang sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Yayasan Buddha Tzu Chi,” ujarnya.

Kunjungan Ketua PMI Kota Palembang ini ditutup dengan penyerahan Piagam Penghargaan kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Palembang.

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

Beramal Lewat Sekantong Darah

Beramal Lewat Sekantong Darah

11 Juni 2025

Relawan Tzu Chi Medan bekerja sama dengan PMI menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap krisis stok darah yang kerap terjadi di PMI, sekaligus ajakan bagi masyarakat untuk turut serta menyumbangkan darah mereka.

Kebajikan dalam Sekantong Darah

Kebajikan dalam Sekantong Darah

11 Januari 2016

Pada tanggal 17 Desember 2015, Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak 351 kantong darah. Selain donor darah, di waktu yang sama juga diadakan penuangan celengan bambu.

Membantu Sesama Lewat Setetes Darah

Membantu Sesama Lewat Setetes Darah

02 Maret 2023

Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat (Xie Li JP1) menggelar kegiatan donor darah yang bertempat di Swiss-bell hotel Mangga Besar, Jakarta Pusat. Sebayak 89 kantog darah berhasil dihimpun dalam kegiatanini.

Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -