SMAT: Biar Kecil tapi Bisa buat Bantu Orang
Jurnalis : Teddy Lianto, Fotografer : Teddy Lianto|
|
| ||
| Dengan niat ingin bersumbangsih, para prajurit mengisi celengan bambu yang mereka terima setiap harinya. Tidak terasa hanya dalam waktu 2 bulan, nyaris separuh dari jumlah celengan yang diberikan sudah terisi penuh. Dengan penuh gembira para prajurit meminta Tzu Chi untuk mengambil celengan yang telah penuh tersebut dan meminta celengan yang baru untuk mereka isi kembali. Pada tanggal 20 September 2013 Pukul 10.00 WIB, Tzu Chi pun datang untuk mengambil celengan yang lama dan memberikan celengan yang baru kepada para prajurit tersebut. Selain itu juga ditayangkan video pengenalan Tzu Chi dan misi dan visinya, serta kisah pasien penanganan khusus yang dibantu oleh Tzu Chi, sehingga 40 orang prajurit yang hadir dalam kegiatan ini memahami tujuan diadakannya SMAT ini.
Keterangan :
Melihat penayangan video tersebut, salah seorang peserta meminta 15 buah celengan untuk ia sosialisasikan kepada para prajurit yang tidak hadir pada saat itu. Dengan penuh semangat ia mencatatkan namanya sebagai penjamin jika celengan ini benar-benar akan di isi oleh para rekan-rekannya. Ia adalah Shobirin, Letnan Dua Infanteri Dantim Intel. “Ketika melihat video tadi saya teringat pada tahun 1998, ketika ikut berpartisipasi dalam melakukan pembagian beras cinta kasih Tzu Chi,” ujar Shobirin yang turut membantu relawan Tzu Chi membagikan beras cinta kasih Tzu Chi pada warga kurang mampu saat itu. | |||
Artikel Terkait
Inilah Kehidupan yang Nyata
20 Februari 2012Pemberkahan Akhir Tahun 2023 Tzu Chi Indonesia
02 Februari 2024Bantuan Penanganan Covid-19 untuk Kota Tangerang Selatan
13 April 2020Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menerima bantuan alat medis dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Senin, 13 April 2020. Bantuan terdiri dari 504 baju isolasi, 288 kacamata pelindung, 1.000 sarung tangan medis, 1.000 shoe cover, 500 masker N95, 3.000 alat Rapid Test, 1.200 obat paru, dan 2 unit ventilator.








Sitemap