SMAT: Langkah Kecil untuk yang Besar
Jurnalis : Apriyanto , Fotografer : Apriyanto|
|
| ||
Pada kegitan itu para tenant diberikan penjelasan mengenai sejarah berdirinya Tzu Chi berikut visi dan misinya. Menurut Liliawati Rahardjo Soetjipto selaku Direktur PT Summarecon dan juga relawan Tzu Chi, ketika ia mengunjungi Tzu Chi di Hualien Taiwan, ia merasa belum banyak melakukan apa-apa untuk kebajikan. Maka dari itu Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi melalui celengan bambu ini dirasa sangat tepat sebagai penyebaran kebajikan melalui prinsip dana kecil amal besar. Melalui tekad ini Liliawati Rahardjo menginstruksikan kepada pihak manajemen di perusahaannya untuk rutin mengadakan kegiatan SMAT setiap tiga bulan sekali. Divisi khusus pun dibentuk dengan beranggotakan para staff yang bersedia menjadi relawan SMAT. Salah satu staff yang turut bergabung adalah M. Rifai yang menjabat sebagai Kepala Parkir di Mall Kelapa Gading. Menurutnya ia mengajukan diri sebagai relawan SMAT karena merasa terpanggil sejak Tzu Chi mengadakan pembagian beras pada tahun 2003 lalu. Ketika itu ia merasa bersyukur atas semua berkah yang ia dapati tatkala melihat banyak masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. “Sebenarnya saya bersyukur kepada Summarecon, karena saya diajak untuk bersumbangsih di kemanusiaan. Dan dari kegiatan inilah akhirnya saya bisa menyukuri hidup saya,” kata Rifai. Makanya saat manajemen membuka pendaftaran untuk menjadi relawan SMAT, Rifai langsung mengajukan diri dan siap menjalankan misi Tzu Chi.
Keterangan :
Selain M Rifai, Michael Rotinsuly salah seorang tenant di Mall Kelapa Gading juga merasa menerima manfaat dari kegiatan SMAT hari itu. Baginya celengan bambu yang dibagikan Tzu Chi adalah tepat sasaran. Karena dengan sebuah celengan seseorang akan teringat untuk melakukan perbuatan baik setiap hari. Meski ia belum banyak mengenal Tzu Chi, tapi ia ingin mendukukung SMAT dengan cara membagikan informasi ini kepada orang-orang terdekatnya dan para karyawannya. Menurutnya SMAT merupakan suatu langkah kecil yang berefek besar bagi masyarakat, “Sampai kapan pun saya akan dukung program ini, karena ini adalah program yang baik untuk menanamkan kebaikan,” jelas Michael. | |||
Artikel Terkait
Nasi Jing Si Hangat yang Menghangatkan Hati
16 Oktober 2018
TIMA Global Forum 2023: Memperhatikan Pasien Bagai Keluarga Sendiri
20 Juni 2023TIMA Global Forum 2023 dalam salah satu sesinya di hari ke-2 (17/6) terbagi dalam 3 kelas, yaitu kelas Physician, kelas Dentist, dan kelas Nurse & Volunteer. Di kelas Nurse & Volunteer (Perawat & Relawan), sharing dibawakan oleh Huang Ming-yue dan Chen Mei-hui yang telah berpengalaman selama 30 tahun lebih di dunia medis dan relawan.
Sumbangsih Penyintas Covid-19 Melalui Donor Plasma Konvalesen
15 April 2021Tzu Chi Sinar Mas bersama Sinar Mas dan PMI mengadakan bakti sosial donor plasma konvalesen pada 7-8 April 2021. Sebanyak 122 orang di lingkungan Sinar Mas, keluarga hingga relasi mendaftarkan diri dan menjalani proses screening. Berdasarkan syarat serta ketentuan donor plasma konvalesen, 17 orang memenuhi syarat untuk mengikuti donor plasma pada Kamis, 8 April 2021.








Sitemap