Memulai tahun ajaran baru 2026, diadakan kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2 yang ditandai dengan penarikan kain merah di gedung Tzu Chi School Early Childhood.
Suasana bahagia dan penuh sukacita memenuhi Gedung Early Childhood Lt.1, Tzu Chi School PIK 2 pada Rabu, 15 Juli 2026. Hari itu, diadakan kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2 yang dihadiri oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei, Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia, Sugianto Kusuma dan Franky O. Widjaja, jajaran BOD, relawan Komite Tzu Chi, serta pimpinan dan staf pengajar Tzu Chi School PIK 1 dan PIK 2.
Dalam kesempatan yang berbahagia ini, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang juga Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata, Franky O. Widjaja, menyampaikan pesan cinta kasih atas dibukanya Tzu Chi School PIK 2 dan dimulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.
“Saya sangat Gan En (bersyukur), hari ini kita bisa peresmian, soft opening, serta tumpengan untuk Tzu Chi School PIK 2 yang start dari taman kanak-kanak dan primary school. Tentunya ini kerja keras dari semua komponen seperti donatur, konstruksi, manajemen, dan guru ini semuanya kompak,” kata Franky O. Widjaja.
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang juga Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Wiyata, Franky O. Widjaja memberikan pesan cinta kasih dalam kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2.
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia, jajaran BOD, relawan Komite Tzu Chi, pimpinan Tzu Chi School dengan penuh semangat menarik kain merah yang disaksikan oleh staf dan pengajar Tzu Chi School PIK 1 dan PIK 2.
Lebih lanjut, Franky O. Widjaja menekankan bahwa dengan adanya Tzu Chi Education Center ini, character building dari filosofi Master Cheng Yen yakni ren wen (budaya humanis) dapat terus dikembangkan dan ditanamkan kepada para peserta didik, sehingga tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian, empati, dan karakter yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.
“Sangat penting sekali untuk terus dikembangkan (ren wen) jika kita sudah punya education center seperti ini, karena we are ready untuk jemput bola. Kita boleh dong punya cita-cita di setiap provinsi kita harus ada Tzu Chi School, jadi kita bisa turut serta mendidik anak-anak dimana pun, di Indonesia,” ungkapnya.
Dengan diiringi tabuhan genderang, kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2 ditandai dengan penarikan kain merah oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Wakil Ketua Tzu Chi Indonesia, jajaran Board of Directors (BOD), relawan Komite Tzu Chi, serta pimpinan Tzu Chi School, yang disaksikan oleh staf dan para pengajar Tzu Chi School PIK 1 dan PIK 2. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur.
Sebagai wujud syukur, dalam kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2 juga diadakan pemotongan tumpeng oleh Ketua dan Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Guru, relawan Tzu Chi, dan tamu undangan menyaksikan video proses pembangunan Tzu Chi Education Center di PIK 2 dalam kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2.
Suasana penuh sukacita dan harapan mewarnai setiap rangkaian acara, mencerminkan semangat bersama dalam menyambut langkah baru Tzu Chi School PIK 2 sebagai tempat bertumbuhnya generasi penerus yang berkarakter.
Sukacita begitu dirasakan oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei, yang hari itu tampak bersemangat mengikuti prosesi penarikan kain merah. Di sela-sela kegiatan Opening Day Tzu Chi School PIK 2, ia kembali mengingatkan pesan Pendiri Tzu Chi, Master Cheng Yen, tentang pentingnya pendidikan sebagai bekal membangun masa depan.
“Master Cheng Yen mengatakan bahwa pendidikan adalah proyek harapan. Oleh karena itu, kami berharap semua orang hadir dengan hati penuh sukacita dan bersama-sama memberikan doa serta harapan baik. Semoga kegiatan pendidikan di sini dapat segera berjalan dengan stabil dan terus berkembang dengan pesat,” tutur Liu Su Mei.
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei bersama Board of Governance Tzu Chi School, Baihua Shijie melihat ruangan-ruangan yang akan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar didampingi Tzu Chi School Early Childhood Executive Principal, Iing Felicia Joe.
Salah satu ruangan kelas di Tzu Chi School Early Childhood yang dilengkapi dengan AC, kamar mandi, air purifier, dan fasilitas lainnya untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar siswa.
Kegiatan ini juga menjadi penanda dimulainya kegiatan belajar mengajar di Tzu Chi School PIK 2 yang akan berlangsung mulai Senin, 20 Juli 2026. Pada tahun ajaran perdana ini, Tzu Chi School PIK 2, khususnya Tzu Chi School Early Childhood, membuka jenjang pendidikan taman kanak-kanak serta kelas satu dan kelas dua sekolah dasar dengan total 224 siswa.
“Tentu kita sangat excited, kita sudah mempersiapkan guru-guru dari awal. Untuk hari Senin lebih mengarah ke kelas orientasi, orang tua dan siswa akan datang sekaligus perkenalan lingkungan sekolah dan guru-guru. Baru hari Selasa kita mulai kegiatan belajar mengajar. Jadi kita sudah prepare semuanya,” ungkap Tzu Chi School Early Childhood Executive Principal, Iing Felicia Joe.
Ia juga berharap pendidikan yang diberikan kepada para siswa Tzu Chi School Early Childhood dapat membentuk anak-anak yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya humanis.
“Jadi kami sangat berharap mereka bisa menjadi generasi yang kita dambakan, dalam artian bukan hanya pandai secara akademis, tetapi juga memiliki budi pekerti dan karakter yang sesuai dengan filosofi Tzu Chi,” jelas Iing Felicia Joe.
Editor: Metta Wulandari