Sushi Vegetarian untuk Orang Tua Tercinta

Jurnalis : Lina Lecin (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Kho Ki Ho, Lina Lecin, Ace, Linda (Tzu Chi Pekanbaru)
Murid-murid belajar membuat sushi vegetarian yang lezat dan juga sehat.

Kelas Budi Pekerti di Tzu Chi Pekanbaru selalu menghadirkan materi-materi yang tak membosankan. Seperti pada Minggu 8 Desember 2024, para murid diajak untuk berkreasi membuat Sushi Vegetarian yang akan dipersembahkan kepada orang tua tercinta. Dibimbing oleh Duifu, mereka mulai berkreasi membuat Sushi Vegetarian dengan bahan-bahan yang telah disiapkan tim relawan konsumsi.

"Kelas hari ini seru, bisa membuat makanan untuk mama tercinta," ungkap Yunita Berlian sambil tersenyum bahagia.

Dengan tulus, murid-murid menyajikan hasil masakan mereka kepada orang tua masing-masing.

Mei Chen sangat terkesan dengan hidangan sushi vegetarian yang dibuat sang anak. Baginya perayaan Hari Ibu di kelas budi pekerti sangatlah menyentuh.

Selesai membuat Sushi Vegetarian, murud-murid ini kemudian mempersembahkan sushi tersebut kepada orang tua tercinta disertai pelukan penuh kehangatan. Mei Chen, ibu dari Yunita Berlian sangat  terkesan dengan kelas hari itu.

“Sangat bahagia, karena kelas hari ini bisa membuat anak-anak bisa gan en (bersyukur dan berterima kasih) kepada orang tua mereka, agar anak-anak bisa tahu membalas budi luhur orang tua yang telah merawatnya." Kata Yunita Berlian.

Orang tua dan anak saling berpelukan. Anak-anak mengucapkan “Gan En" atas budi luhur orang tua yang telah membesarkan mereka.

Seperti Kata Perenungan Master Cheng Yen, mampu berbakti kepada kedua orang tua merupakan berkah terbesar dalam kehidupan. Ace, relawan Duifu Mama mengatakan, tema belajar di bulan Desember ini adalah tentang berbakti. 

"Setiap hari orang tua bekerja keras untuk kita, dengan bimbingan dan perawatan orang tua, kita dapat tumbuh dengan baik. Berbakti kepada orang tua harus kita lakukan, dan ini merupakan suatu berkah. Karena itu kita harus memanfaatkan kesempatan yang ada untuk membuat orang tua bahagia." Terang Ace.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Tidak Mudah Menyerah

Tidak Mudah Menyerah

26 Oktober 2016

Kelas budi pekerti yang diadakan sebulan sekali dibagi menjadi dua kelas sesuai dengan rentang usia mereka. Kelas kecil belajar tentang tidak mudah menyerah sementara kelas besar bagaimana membangun kepedulian terhadap sesama. Kelas budi pekerti yang diadakan pada tanggal 23 Oktober 2016 diikuti sebanyak 61 anak.

Mengenal Rasa Puas

Mengenal Rasa Puas

25 Januari 2016
Agar para murid dapat memahami materi pembelajaran, relawan menceritakan sebuah cerita yang berjudul “Sebuah Pensil Berukuran 1 cm” yang mengisahkan tentang keluarga Xiao Ding Zi yang tinggal di sebuah desa kecil di dataran tinggi di Tiongkok.
Belajar Tentang Berpengertian dan Bertoleransi

Belajar Tentang Berpengertian dan Bertoleransi

20 Februari 2025

Murid-murid Kelas Budi Pekerti Qin Zi Ban Besar di Tzu Chi Pekanbaru kali ini belajar tentang sikap berpengertian dan bertoleransi. Bertempat di Kantor Tzu Chi Pekanbaru, kegiatan dihadiri sebanyak 80 peserta.

Kehidupan masa lampau seseorang tidak perlu dipermasalahkan, yang terpenting adalah bagaimana ia menjalankan kehidupannya saat ini.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -