Tetesan Welas Asih
Jurnalis : Budi Handoyo (Tzu Chi Singkawang), Fotografer : David Ang (Tzu Chi Singkawang)|
|
|
||
|
Tim medis dari PMI yang terdiri dari seorang dokter utama dan 4 staf medis juga terlihat sibuk melakukan pemeriksaan kesehatan satu per satu calon pendonor, seperti tekanan darah, golongan darah, hingga kondisi fisik dan psikologis mereka. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengetahui terpenuhi atau tidaknya syarat untuk melakukan pendonoran. Kegiatan donor darah kali ini tidak semata-mata untuk pelaksanaan misi kesehatan saja, tetapi juga untuk menjalin jodoh baik dengan para pendonor dan masyarakat yang hadir. Oleh karena itu, dalam kegiatan ini juga dilakukan sosialisasi pengenalan filosofi ‘celengan bambu’, untuk mengajak orang lain menjadi donatur Tzu Chi melalui ‘celengan bambu’ yang kini dikemas dengan bahan logam. Diharapkan dengan demikian, masyarakat Singkawang tergerak hatinya untuk turut bersumbangsih dalam misi amal Tzu Chi. Sosialisasi Misi Amal Tzu Chi melalui celengan ini mendapatkan respon yang baik. Tercatat berapa orang yang berminat membawa pulang celengan tersebut untuk diisi dengan tetesan welas asih.
Keterangan :
Demikian kegiatan donor darah pada hari Minggu ini. Kata Gan En (bersyukur) tidak lupa diucapkan dari bibir para relawan kepada pendonor darah sebagai ungkapan terima kasih dan syukur atas niat mulia dalam hati mereka bagi sesama. Mengingat sebuah pepatah air sungai yang tidak mengalir akan mengeluarkan aroma tidak sedap, begitu pula dengan darah yang terdapat tubuh manusia. Dari 80 orang yang mendaftarkan diri, tercatat hanya 70 orang yang diperbolehkan untuk melakukan pendonoran. Pundi-pundi darah ini selanjutnya dibawa ke kantor PMI Singkawang sebagai persediaan karena merupakan nyawa bagi mereka yang membutuhkan. |
|||
Artikel Terkait
Cinta Kasih untuk Ibu Wida
15 Juni 2017Yayasan Buddha Tzu Chi membagikan paket lebaran kepada warga Rusun Cinta Kasih Tzu Chi Muara Angke, Jakarta Utara. Ibu Wida, salah satu warga rusun menerima paket lebaran berupa 10 kg beras, 2 botol sirup, dan 1 kaleng biskuit.
Menggapai Keindahan Hati
19 Desember 2011 Alasan terpilihnya Kelurahan Jamika karena daerah tersebut masih banyak warga yang berpenghasilan tidak menentu dan beberapa warga yang masih mengandalkan pemberian dari warga atau tetangga setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 2011, dan berlangsung dari pukul 08.00-12.00 WIB.
Waisak 2024: Sukacita Membawa Kebahagiaan untuk Semua Makhluk
17 Mei 2024Aula Jing Si Bandung kembali menyambut masyarakat untuk hadir dalam rangka doa bersama Waisak pada Minggu, 12 Mei 2024. Sebanyak 570 tamu undangan, serta tujuh Sangha hadir dalam acara yang istimewa ini.








Sitemap