Tzu Chi Bandung mengadakan baksos kesehatan umum dan gigi di SDN Cinta Kasih Pangalengan. Kegiatan ini berhasil melayani 880 pasien yang terdiri dari murid, guru, dan masyarakat sekitar.
Sebagai wujud kepedulian bagi warga, Tzu Chi Bandung dan Tzu Chi International Medical Association (TIMA) Bandung mengadakan baksos kesehatan umum dan gigi yang bertempat di SDN Cinta Kasih Pengalengan pada Minggu, 18 Oktober 2026. Sekolah ini merupakan hasil renovasi total SD Negeri 1 dan 3 yang dilakukan Tzu Chi Bandung karena hancur pascagempa bumi yang terjadi pada 2 September 2009. Baksos kesehatan ini bukan hanya sekedar melakukan pelayanan kesehatan gratis dan menjaga jalinan jodoh baik, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kesehatan kepada masyarakat.
Kegiatan ini bukan hanya menyasar kepada murid dan guru, tetapi masyarakat sekitar yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan juga ikut menjadi bagiannya. Dalam kegiatan ini, sebanyak 880 warga, murid, dan guru mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Kita melihat warga-warga sekitar disini juga memang membutuhkan pelayanan kesehatan, karena disini juga jauh sekali dari rumah sakit, apalagi dokter gigi. Jadi selain layanan kesehatan umum, disini kita juga memberikan pelayanan kesehatan gigi,” ucap Megawati, salah satu relawan Tzu Chi Bandung.
Megawati, relawan yang menjadi PIC kegiatan baksos kesehatan umum dan gigi di SDN Cinta Kasih Pangalengan sedang memeriksa kelengkapan data warga yang berbaris untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis dari Tzu Chi.
Relawan Tzu Chi dan Tzu Ching Bandung mendata warga yang hadir dan memberikan nomor pemeriksaan kesehatan.
Baksos kesehatan ini bukan sekedar pelayan medis, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian dan cinta kepada sesama. “Baksos ini bukan hanya cek kesehatan saja, kita juga memberikan pengetahuan melalui penyuluhan bagaimana cara menjaga kesehatan dan juga perhatian kepada mereka,” tambah Megawati.
Dukungan juga datang dari pihak SDN Cinta Kasih Pengalengan karena kegiatan baksos kesehatan ini merupakan bentuk silaturahmi sekolah, masyarakat dengan Tzu Chi. “Senang sekali, kegiatan ini bukan hanya bakti sosial yang diadakan Tzu Chi tapi juga sebagai bentuk mempererat silaturahmi sekolah, Tzu Chi, dan masyarakat setempat yang mendapatkan pelayanan kesehatan ini,” ucap Kepala Sekolah SDN Cinta Kasih Pengalengan, Asep Darmawan.
Tidak hanya itu, baksos kesehatan ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat. Camat Pengalengan, Vena Andriawan begitu mendukung terselenggaranya baksos kesehatan ini. Ia juga mengungkapkan menjadi salah satu bagian yang terlibat saat peresmian SDN Cinta Kasih Pangalengan 16 tahun yang lalu.
“16 tahun lalu saya menjadi salah satu saksi peresmian sekolah ini. Saya tau bagaimana Tzu Chi begitu peduli terhadap masyarakat khususnya Pangalengan ini. Sekarang dengan diadakannya baksos kesehatan ini, sugguh luar biasa cinta kasih yang terus disebarkan Tzu Chi untuk kebaikan,” kata Vena Andriawan.
Camat Pangalengan, Vena Adriawan (Rompi) bersama Ketua TIMA Bandung, dr. Subekti dan relawan Tzu Chi meninjau langung baksos kesehatan umum dan gigi.
Bagi masyarakat yang ikut dalam kegiatan ini, bakti sosial kesehatan merupakan kesempatan dan sarana untuk mendapatkan layanan kesehatan. Terlebih lagi akses terhadap fasilitas dan pemeriksaan kesehatan tertentu masih menjadi tantangan bagi sebagian warga. Selain pemeriksaan kesehatan, edukasi untuk pentingnya kesehatan juga turut menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.
Dini Pujiyani (45), salah satu warga yang pendapatkan pelayanan kesehatan mengaku sangat terbantu. Ia yang datang bersama ibunya merasa dengan adanya kegiatan dari Tzu Chi ini memudahkan untuk mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya.
“Sangat membantu sekali ya, karena kalau ke rumah sakit jauh juga apa lagi ibu saya juga sudah susah bepergian jarak jauh. Tadi kita juga dapat pemahaman bagaimana menjaga kesehatan dari penyuluhan serta bisa konsultasi langsung sama dokter jadi lebih enak,” ucap Dini.
Salah satu anak-anak sedang mendapatkan layanan kesehatan gigi dalam baksos kesehatan umum dan gigi di SDN Cinta Kasih Pangalengan yang diadakan Tzu Chi Bandung.
Warga lainnya, Ulfi Munawaroh juga mengungkapkan hal serupa. Dengan adanya baksos kesehatan ini memudahkan mereka mendapatkan akses kesehatan apalagi pelayanan kesehatan untuk gigi. Jauhnya jarak dengan fasilitas kesehatan terkadang mengurungkan niat mereka untuk memperhatikan kondisi kesehatannya. “Saya tadi cek kesehatan gigi anak saya yang baru lima tahun. Kalau ke rumah sakit kan jauh ya, jadi dengar adanya baksos kesehatan ini kami sangat terbantu dan anak saya juga senang, terima kasih,” ucapnya.
Melalui baksos kesehatan umum dan gigi ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar akan kesehatan dan menjalani kehidupan dengan lebih baik lagi. Bagi Tzu Chi, setiap pelayanan kesehatan yang diberikan merupakan kesempatan untuk menebar cinta kasih dengan semangat menghargai kehidupan, bersyukur, dan bersumbangsih untuk sesama.
Editor: Arimami Suryo A