Tzu Chi Padang Gelar Baksos Khitan di HUT Bhayangkara

Jurnalis : Pipi (Tzu Chi Padang), Fotografer : Monica, Pipi (Tzu Chi Padang)
Ketua Tzu Chi Padang Widya Kasuma Laurensi memberikan suvenir kepada anak-anak setelah selesai proses khitan. Pada baksos khitan ini, sebanyak 549 peserta ikut menjalani khitan gratis.

Menyambut HUT Bhayangkara dan HUT Dokkes Polri Sumbar ke-77, Polda Sumbar bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Padang dan Pemerintah Kota Padang mengadakan bakti sosial kesehatan berupa khitan gratis pada Selasa, 20 Juni 2023 di Gedung Youth Center Jln. Bagindo Aziz Chan Padang. Pada baksos ini, sebanyak 549 peserta ikut menjalani khitan gratis.

Untuk pelaksanaan khitan, Tzu Chi dibantu oleh personel ASN Polda Sumbar, Staff Biddokkes Polda Sumbar, Staf RS. Bhayangkara TK.III Padang, Ditsabara Polda Sumbar, Brimob Polda Sumbar, Het FK Unand, serta Aem-Team FK Unbrah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Suharyono, S.IK.SH, Walikota Padang Hendri Septa, B.Bus (Acc), MIB, dan Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang Widya Kasuma Laurensi beserta dengan 14 relawan.

Kristina bersama anak dan keponakan didampinggi oleh 2 orang relawan sambil menunggu 1 orang lagi keponakan yang masih dalalm proses khitan.

Kapolda Sumatra Barat Irjen Pol Suharyono, S.IK.SH menyerahkan plakat kepada Ketua Tzu Chi Padang Widya Kasuma Laurensi didampingi oleh Walikota Padang Hendri Septa, B.Bus (Acc), MIB.

“Kegiatan Baksos yang diadakan ini sangat luar biasa. Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Pak Kapolda dan Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah bersedia memakai gedung ini dalam rangka HUT Bhayangkara dan HUT Biddokkes,” ungkap Walikota Padang Hendri Septa, “ini benar-benar kegiatan Baksos kesehatan yang yang sangat dibutuhkan dan membantu masyarakat yang tidak mampu.”

Kegiatan Baksos khitanan ini bukan hanya diikuti oleh masyarakat Muslim saja, tatapi juga diikuti oleh semua agama seperti keluarga Kristina yang beragama Kristen yang ikut serta mengkhitankan 1 orang anaknya serta 2 orang keponakan. “Ini pertama kali saya bawa anak untuk khitan, dulu pernah diajak saudara untuk khitan, tapi saya belum mau jadi saya lihat-lihat saja dulu waktu itu. Setelah saya lihat, ternyata khitan ini bagus dan bersih, jadinya saya sekarang di sini bawa anak dan keponakan. Apa lagi setelah anak dikhitan mereka dikasih souvenir, mereka sangat senang,” ungkap Kristina yang sangat senang dan terbantu dengan adanya baksos ini.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Cerita Mbah Giyem: Wis Ora Remeng-remeng

Cerita Mbah Giyem: Wis Ora Remeng-remeng

27 Juli 2023

Kebahagiaan dirasakan Giyem (69) setelah mengikuti bakti sosial operasi katarak di RSUD dr. Abdul Rivai Berau. Bahagia dan suka cita ia sampaikan untuk dokter dan semua relawan yang telah membantu operasi mata sebelah kirinya.

Screening Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-111: Bersatu Tekad Menjalankan Misi

Screening Baksos Kesehatan Tzu Chi Ke-111: Bersatu Tekad Menjalankan Misi

28 Maret 2016
Dalam baksos kesehatan ini banyak pihak yang menjadi relawan, salah satunya adalah Jesica. Relawan ini tampak tak lelah mondar-mandir memanggil nomor calon pasien untuk diperiksa dan ia tak ragu untuk menuntun calon pasien yang sudah tua maupun yang kesulitan berjalan.
Program Bakti Sosial 5 KM di Jayapura: Bahagianya Ham Masita Bisa Melihat Kembali

Program Bakti Sosial 5 KM di Jayapura: Bahagianya Ham Masita Bisa Melihat Kembali

18 Juli 2024

Ham Masita (90) salah satu peserta operasi katarak yang dilakukan relawan Xie Li Papua. Ini bagian dari Program Bakti Sosial 5 KM, untuk membebaskan masyarakat dari katarak, hernia, dan bibir sumbing.

Kekuatan akan menjadi besar bila kebajikan dilakukan bersama-sama; berkah yang diperoleh akan menjadi besar pula.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -