Tzu Chi Selatpanjang Meramaikan Festival Kue Bulan

Jurnalis : Candera (Tzu Chi Selatpanjang), Fotografer : Candera, Hardy (Tzu Chi Selatpanjang)

Para relawan melipat dan menempel stiker pada kotak kemasan kue bulan cinta kasih hingga larut malam.

Relawan Tzu Chi Selatpanjang turut memeriahkan festival kue bulan dengan menggelar Pekan Amal Kue Bulan Cinta Kasih. Tahun ini, relawan sudah mendapatkan pesanan sebanyak 106 kotak dimana per kotaknya berisi 6 buah kue.

Untuk membuat seluruh pesanan tersebut, relawan dengan sepenuh hati mengerjakan semua proses sejak awal. Bahkan mereka juga melipat kotak kuenya sendiri. Pembuatannya dilakukan oleh 13 relawan, pada Senin 16 September 2024. Sementara itu pada 14 dan 15 September, relawan terlebih dahulu meluangkan waktu untuk melipat seluruh kotak kemasan kue bulan bersama-sama hingga pukul 23.30 malam.

Para relawan sedang menimbang dan menyediakan bahan yang akan digunakan untuk pembuatan kue bulan

“Saya sangat bahagia karena merasa masih mampu ikut kegiatan ini. Saya hanya bisa membantu yang ringan-ringan seperti menempel stiker kotak kue bulan dan menggunting kotak. Tahun ini pembuatannya lebih rumit tetapi merasa puas setelah melihat hasil pembuatan kotaknya,” ungkap Aciu, relawan.

Tahun ini kue bulan Tzu Chi Selatpanjang mendapat pesanan yang lebih dari tahun sebelumnya. Semua ini adalah berkah dari semua relawan yang berusaha menawarkan ke pembeli. “Sangat gan en sudah memberi kesempatan untuk bergabung di kegiatan Pembuatan Kue Bulan Tzu Chi,” Ungkap Siu Hwe, relawan.

Sio Hui mencetak kue bulan dengan cetakan tulisan Tzu Chi (??). Tahun ini, relawan Tzu Chi Selatpanjang mendapatkan pesanan sebanyak 106 kotak dimana per kotaknya berisi 6 buah kue.

Seorang pembeli yang rutin memesan kue bulan ini adalah Alan. Ia memilih membeli kue dari Tzu Chi karena Tzu Chi menyediakan varian kue bulan vegetarian. “selain itu Tzu Chi selama ini tidak diragukan lagi dalam berbuat amal, jadi otomatis kita beli mooncake (kue bulan), profitnya akan dialokasikan untuk berbuat amal. Jadi kita bisa makan mooncake sekaligus beramal,” tutur Alan senang.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

"Kue Bulan"

22 September 2015 Bersumbangsih dapat dilakukan dengan berbagai cara, baik melalui dana, tenaga, maupun pikiran. Apapun yang dilakukan tentunya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
Cinta Kasih Melalui Kue Bulan

Cinta Kasih Melalui Kue Bulan

24 September 2018
Tzu Chi Pekanbaru mengadakan Bazar Kue Bulan di Mal Ciputra Seraya pada 15 dan 16 September 2018. Terlihat stan Bazar Kue Bulan Tzu Chi yang dipenuhi aneka kue bulan, pajangan gantungan kata perenungan Master Cheng Yen, Buletin Tzu Chi, dan pajangan kue bulan besar berbentuk hati. Tzu Chi juga menggunakan maskot Tzu Ching untuk menarik perhatian pengunjung mal.
  Berbagi Kebahagiaan dengan Opa-Oma di Panti Guna Budi Bakti

Berbagi Kebahagiaan dengan Opa-Oma di Panti Guna Budi Bakti

10 Oktober 2024

Relawan Muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) Medan memperingati Festival Kue Kulan bersama Opa dan Oma di Panti Jompo Yayasan Guna Budi Bakti di Medan, Sumatera Utara. Perhatian sederhana yang mampu menghangatkan batin.  

Mengonsumsi minuman keras, dapat melukai orang lain dan mengganggu kesehatan, juga merusak citra diri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -