Ceramah Master Cheng Yen: Berpegang Teguh pada Tekad Menuju Keabadian


“Saya merasa sangat terhormat karena tahun lalu dapat datang ke Taiwan untuk mengikuti konferensi. Setelah konferensi tersebut berakhir, kami memutuskan untuk menyediakan satu ruang praktik di klinik saya di Amman khusus untuk Yayasan Tzu Chi. Ruangan ini digunakan untuk merawat para pengungsi Gaza yang terluka dan sedang mengalami penderitaan,” kata Amjad, Dokter TIMA Yordania.

“Pada tanggal 26 April tahun ini, beliau kembali menyediakan satu ruangan di klinik barunya. Seluruh peralatan juga telah disiapkan dan ditempeli nama ‘Tzu Chi’. Kami sangat berterima kasih kepada Ketua Tzu Chi yang telah mendukung rencana ini,” kata Chen Ji Hui, Ketua Tzu Chi Yordania.

“Kini, Tzu Chi memiliki tempat untuk memberikan pelayanan bagi para pengungsi dari kamp pengungsian Gaza, Palestina, dan Suriah. Tempat ini juga digunakan untuk menindaklanjuti kondisi pasien setelah baksos karena banyak pasien yang masih membutuhkan perawatan gigi lanjutan. Mereka dapat datang ke sana untuk mendapatkan perawatan secara gratis,” pungkas Chen Ji Hui.

Selama 60 tahun perjalanan Tzu Chi, setiap kali hendak melakukan sesuatu, kita selalu berusaha memahami keadaan dengan tulus dan melakukan apa yang memang seharusnya dilakukan. Selama 60 tahun ini, hati insan Tzu Chi tetap murni. Kita hanya berpegang pada arah misi amal dan langsung menjangkau orang-orang yang menderita. Ketulusan merupakan hal yang sangat penting bagi kita. Hingga saat ini, kita tetap mempertahankan hakikat Tzu Chi.

Kita harus selalu melakukan segala sesuatu sesuai dengan ajaran, tanpa melanggar aturan. Kita bukan melakukan sesuatu hanya untuk memenuhi tuntutan. Bukan demikian. Kita senantiasa bertindak dengan ketulusan. Saya berharap kita semua memiliki arah yang sama agar dapat terus berjalan bersama dan mempertahankan kesinambungan ini untuk selamanya. Kita harus memiliki hati, tekad, dan arah yang sama agar dapat terus melangkah.

Terlebih lagi, sekarang usia saya sudah lanjut. Sejak dahulu, saya selalu memegang prinsip yang sama. Saya tidak ingin setelah usia bertambah, prinsip yang selama ini dijalankan justru berubah. Aturan dan prinsip yang telah kita pegang sejak dahulu harus tetap dijalankan sesuai ketentuan. Saya juga berharap Ji Hui di Yordania dapat menjalankan tugas dengan prinsip yang sama seperti yang saya pegang.


Meski jumlah insan Tzu Chi makin bertambah dan pintu pelayanan makin terbuka lebar, prinsip dalam menjalankan setiap hal harus tetap sama. Prinsipnya tidak berubah sejak kalian bergabung, yakni 20 hingga 30 tahun yang lalu. Singkat kata, dengan adanya Dokter Lintas Negara, saya berharap semuanya dapat bekerja sama dengan baik. Para dokter ini sangat bersungguh hati dan murni. Kita sangat membutuhkan para dokter ini.

Berhubung mereka baru mulai mengenal Tzu Chi, kita perlu memperkenalkan kepada mereka bagaimana Tzu Chi bermula. Apa yang telah kalian ketahui hendaknya dibagikan kepada mereka. Kalian juga perlu menjelaskan bagaimana Tzu Chi selama ini berpegang teguh pada prinsip dan semangat yang telah dibangun sejak awal. Para dokter juga perlu memahami nilai-nilai tersebut.

Saya berharap arah kalian tidak berubah. Kita harus tetap menjalankan apa yang sejak awal memang menjadi arah tujuan kita. Dengan begitu, barulah kita dapat mempertahankan misi ini untuk jangka panjang. Sesungguhnya, saya juga sangat mengagumi pangeran di Yordania yang sejak awal telah mendukung kalian. Arah yang dipegang oleh pangeran juga sangat tepat sehingga prinsip ini dapat terus dipertahankan.

Saya sangat bersukacita karena arah kalian tidak pernah berubah. Singkat kata, saya memang sangat teguh dalam memegang prinsip ini. Meski saya mendukung berbagai hal baik dan berharap makin banyak kebaikan dapat dilakukan, orang-orang yang bekerja bersama saya juga harus memiliki prinsip yang sama. Apa pun yang dilakukan, prinsip dasarnya harus tetap dijaga. Apakah Anda mengerti? (Ya. Terima kasih, Master.)
 

Tahun ini merupakan peringatan 60 tahun Tzu Chi sekaligus awal dari perjalanan yang baru. Sejak awal berdirinya Tzu Chi hingga mencapai usia 60 tahun sekarang, prinsip yang saya pegang tidak pernah berubah. Saya berharap dalam perjalanan 60 tahun berikutnya, kita dapat memulainya dengan lebih berhati-hati. Sejak dahulu, saya selalu memperlakukan orang dengan tulus. Prinsip ketulusan, kebenaran, keyakinan, dan kesungguhan tidak boleh berubah.

Untuk pekerjaan yang akan kita jalankan sekarang dan pada masa mendatang, kita harus makin memantapkan keyakinan. Ini sangatlah sederhana. Saya sangat berterima kasih karena para dokter yang kini dibina merupakan dokter-dokter yang baik. Selama beberapa tahun ini, kita telah menjalin interaksi dan kerja sama yang baik. Saya sangat bersyukur atas hal tersebut.

Rasa syukur yang saya ungkapkan sekarang sama seperti pada masa lalu ketika melihat perjalanan kalian selangkah demi selangkah. Hanya saja, keyakinan itu kini makin besar dan mendalam. Kita harus berpegang pada prinsip yang sama. Itulah yang benar. Saya merasa sangat bersyukur. Jadi, dalam menjalankan tugas di sana, kalian harus benar-benar berpegang pada ketulusan dan kebenaran.

Hingga saat ini, saya selalu berterima kasih kepada diri sendiri karena telah menjalankan setiap hal dengan tulus dan benar. Meski dahulu saya sangat tulus, jika ke depannya muncul satu niat yang keliru, langkah-langkah berikutnya pun bisa ikut menyimpang. Sekarang, ada begitu banyak orang yang mengawasi saya. Saya merasa usia saya sudah lanjut dan makin banyak orang yang memperhatikan saya.


Saya terus mengatakan bahwa ini berkat jalinan jodoh. Sesungguhnya, jalinan jodoh hanyalah salah satu faktor. Kini, makin banyak orang yang mengamati perbuatan saya. Jadi, saya sangat bersyukur karena ada banyak orang yang memperhatikan bagaimana saya bertindak. Saya pun harus terus mawas diri karena ada banyak orang yang memperhatikan dan mengawasi saya. Jadi, saya tidak boleh melakukan hal yang menyimpang.

Ji Hui juga demikian. Pangeran sangat menaruh kepercayaan kepada Anda. Begitu pula saya. Karena kalian telah membuat kami yakin, kalian harus mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Hendaknya kalian lebih mawas diri. (Baik.) Seperti itulah saya. Saya yakin kalian juga demikian.

Kita harus membuat orang lain percaya dan mendapatkan pengakuan dari semua orang. Ketika seseorang mendapatkan pengakuan dari orang lain, itulah nilai dirinya. Sebaliknya, jika tidak mendapatkan pengakuan, berarti nilai dirinya belum terlihat. Kita harus berusaha agar dapat memperoleh pengakuan dari semua orang. Itulah nilai dari kehidupan kita.

Jadi, saya berharap semua yang hadir di sini dapat menjalankan hal tersebut. Ketika karakter seseorang mendapatkan pengakuan, itulah yang menjadi sumber kebajikan dan pahala. Sejak awal, kita mulai menaruh keyakinan karena melihat bahwa Tzu Chi layak dipercaya. Kita pun terjun untuk menjalankan misi Tzu Chi hingga sekarang tanpa pernah mengubah arah. Itulah nilai yang kita miliki.

Itulah sebabnya kita layak mendapatkan kepercayaan. Jadi, hendaknya kita makin bersungguh-sungguh. Kita harus mengerahkan segenap hati dan tenaga untuk mempertahankan arah yang benar tanpa penyimpangan. Dengan begitu, kehidupan kita akan bernilai.

Melindungi mereka yang menderita selama 60 tahun
Memegang teguh aturan dan menjalankan tekad
Membangkitkan ketulusan, kebenaran, keyakinan, dan kesungguhan tanpa penyimpangan
Mengerahkan segenap hati dan tenaga menuju keabadian

Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 01 November 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta
Ditayangkan Tanggal 03 November 2026
Hakikat terpenting dari pendidikan adalah mewariskan cinta kasih dan hati yang penuh rasa syukur dari satu generasi ke generasi berikutnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -